Anak merupakan amanah sekaligus anugerah dari Allah. Oleh karena itu, kita harus menjaga amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Tapi, tentu saja tidak asal jaga, kita pun perlu memberi stimulus kepada anak.

Stimulus kepada anak bisa diberikan dengan berbagai bentuk, hal ini disesuaikan dengan usia dan kebutuhan perkembangannya. Nah, di artikel ini pembicaraan lebih akan kita fokuskan pada anak di bawah usia tiga tahun.

ourkiddyshop.com
ourkiddyshop.com

Untuk anak di bawah usia tiga tahun, maka ia memerlukan stimulus berupa mainan yang akan membantu mereka melatih sensori motornya, misalnya saja di usia tersebut mereka masih berlatih meraba, ataupun memakan sesuatu.

Wah, agak bahaya juga ya kalau anak bayi suka memasukkan sesuatu ke mulutnya. Makanya ada kriteria sebuah mainan bisa diberikan untuk bayi atukah tidak boleh diberikan.

Mainan yang sebaiknya dihindarkan dari anak salah satunya adalah mainan yang berukuran sangat kecil sekali. Mainan seperti ini jika kita berikan ke bayi, khawatir tertelan oleh bayi tersebut.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas, sebaiknya kita perlu melihat tips memilih mainan bayi berikut ini. Kita lihat bersama yuk!

1Pilih Mainan yang Berwarna Mencolok

id.aliexpress.com

Jenis Permainan yang berwarna mencolok kita pilih agar bayi tertarik untuk memainkannya. Kenapa begitu? Karena bayi lebih suka dengan warna-warna yang mencolok. Kalau nggak percaya kamu buktikan saja sendiri.

Kamu bisa berikan mainan berwarna mencolok bersamaan dengan mainan yang warnanya lebih pudar. Si Bayi pasti akan mengambil mainan yang warnanya lebih mencolok tersebut.

2Warna Tidak Luntur

plasamainananak.com

Saat kamu memberikan mainan ke bayi, maka bisa dipastikan si bayi akan memasukkan mainan ke dalam mulutnya. Oleh karena itu, mainan bayi harus aman untuk anak.

Salah satu indikator keamanan adalah warna mainan yang kita berikan ke bayi tidak luntur. Kalau luntur kan bisa ke telan oleh bayi kita. Tentunya cat mainan tersebut merupakan benda asing yang cukup berbahaya bukan?

3Berkualitas Baik

blibli.com

Kita perlu menghindari membeli mainan buat anak kita dengan dalih yang penting murah. Ingat, bukan mainan yang murah yang kita cari, kita perlu mencari mainan yang berkualitas baik.

Kualitas mainan bisa kita lihat dari kualitas bahannya, apakah bahannya mudah patah, warnanya mudah luntur atau kalau mainan itu ada jahitannya, apakah jahitannya kuat atau tidak.

Memastikan kualitas mainan yang kita beli, berfungsi untuk memberi keyakinan kepada kita, bahwa mainan yang kita berikan kepada bayi kita aman untuk dimainkan.

4Tidak Ada Komponen Kecil yang Mudah Lepas

tokopelangi.com

Coba sekali waktu kamu perhatikan saat anak bayi main. Anak bayi itu kalau sedang bermain pasti menarik-narik mainannya kalau nggak memasukkan mainan ke mulutnya, membanting mainan dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, kita tidak boleh memberikan mainan yang memiliki bagian-bagian kecil yang mudah lepas, misalnya saja kancing atau bagian-bagian lain yang berukuran kecil. Sekali lagi, khawatir ditelan atau di masukkan ke lubang hidung, telinga ataupun mata.

5Dapat Mengeluarkan Bunyi

boredpanda.com

Tips terakhir dalam memilih mainan bayi adalah pilih mainan yang mengeluarkan bunyi. Anak bayi sangat suka sekali dengan mainan yang mengeluarkan bunyi.

Saat diberikan mainan yang mengeluarkan bunyi, maka si bayi pun akan mengeksplorasi mainan tersebut. Ia akan memencetnya, memukul-mukul, atau menggigitnya. Hal itu ia lakukan untuk menemukan sumber suara.