Masih ingat apa saja permainan yang dulu sering kamu mainkan ketika masih kecil?

Mungkin untuk kamu anak anak generasi tahun ‘90an akan ingat dengan beberapa permainan berikut ini. Sembari mengingatnya, mungkin kamu akan merasa kangen untuk mencobanya lagi.

1Sepak Bola Plastik

puricirendeuindah.wordpress.com

Jika di sekitar tempat tinggalmu dulu terdapat sebuah lahan kosong yang dibiarkan begitu saja oleh pemiliknya, hampir dipastikan tempat itu akan dijadikan tempat bermainmu bersama teman-teman. Benar tidak?

Khususnya buat kamu yang cowok. Salah satu permainan favorit yang sering kamu mainkan adalah sepak bola.

Uniknya dalam permainan ini, bola yang biasanya digunakan yaitu bola berbahan plastik. Bola ini akan digunakan hanya beberapa hari saja karena setelah itu akan kempes,bahkan pecah.

Dalam permainan ini jarang ditentukan berapa orang pemainnya. Asal imbang jumlah orangnya, permainan pun dimulai. Selain itu, peran wasit juga tidak ada. Semua menjadi pemain sekaligus wasit.

Tidak ada batasan waktu dalam permainan ini. Namun, biasanya permainan akan berhenti jika sudah banyak yang merasa kelelahan atau bertengkar.

2Panjat Pohon

2bbettermom.wordpress.com

Permainan berikut ini tidak kalah serunya. Tidak hanya digemari anak cowok saja, sebagian anak cewek pun menyukainya. Kegiatan yang selalu memicu adrenalin ini biasanya dilakukan secara bebarengan. Semakin banyak yang ikut dalam aktivitas memanjat, semakin seru.

Biasanya pohon yang dipilih adalah pohon dengan cabang banyak.  Pohon yang banyak buahnya juga dapat menambah keseruan permainan ini.

Biasanya anak yang berhasil memanjat pada jarak tertinggi akan dikenal dengan anak yang pemberani. Sebagian dari kamu mungkin pernah terjatuh dari pohon, bahkan hingga patah tulang.

Karena itu, resiko permainan ini cukup besar. Buat kamu yang merasa tidak cekatan seperti dulu, lebih baik tidak mencobanya.

3Layangan

simomot.com

Kuambil buluh sebatang,

Kupotong sama panjang,

Kuraut dan kutimbang dengan benang,

Kujadikan laying-layang

Masih ingat dengan lagu itu?

Itulah sepenggal lagu yang dulu sering kamu nyanyikan saat masih kecil. Lagu itu menggambarkan cara membuat layang-layang dari sebatang bambu menjadi sebuah layang-layang.

Pada masa itu, sebagian anak-anak masih suka membuat layang-layang mereka sendiri. Cukup dengan tambahan kertas minyak atau kertas koran dan lem. Sebuah layang-layang siap untuk diterbangkan.

Selain layang-layang berbentuk standar, layang-layang raksasa yang di sebagian daerah disebut juga sawangan menjadi permainan para remaja dan dewasa. Dengan ukuran rata-rata setinggi orang dewasa, permainan ini menjadi daya tarik bagi warga sekitar.

Layang-layang raksasa memiliki bentuk yang bermacam-macam. Disertai pula adanya tambahan komponen untuk menghasilkan suara tertentu saat bergesekan dengan angin.

Pada beberapa daerah di Indonesia, permainan ini bahkan dijadikan suatu kompetisi yang menarik dan mengasyikkan.

4Petak Umpet

hipwee.com

Kamu bisa melakukan permainan ini di dalam atau pun di luar rumah. Petak umpet membutuhkan minimal 2 orang untuk dapat melakukannya.  Semakin banyak pesertanya, semakin seru.

Biasanya permainan ini diawali dengan hom-pim-pa dan suit untuk menentukan satu orang penjaga. Setelah ketemu siapa yang menjadi penjaganya, kemudian penjaga akan menutup matanya sembari menghitung antara 1 sampai 20.

Seusai menghitung, penjaga akan membuka matanya dan melanjutkan mencari seluruh rekannya yang bersembunyi. Semakin sulit kamu ditemukan, permainan ini akan semakin mengasyikkan.

Untuk kamu yang sering melakukan permainan ini, pastinya memiliki tempat persembunyian favorit. Masih ingat dimana tempatnya?

5Berpetualang

satujam.com

Jalan-jalan bersama teman sepermainan melewati tempat-tempat baru memiliki keseruan tersendiri.

Menyusuri pematang sawah hingga sampai perkampungan sebelah. Masuk ke kebun atau hutan kecil di dekat rumah. Merupakan cara anak-anak yang berada di pedesaan berpetualang.

Berbeda halnya dengan anak-anak di perkotaan. Melewati gang dan jalan baru sampai tersesat. Mencari jalan untuk kembali pulang ke rumah memang sangat mengasyikkan.