Bagi anak-anak dan remaja, Jepang identik dengan film kartun (anime) yang keren. Dari kartun legendaris Doraemon, sampai sekarang Naruto yang tidak kalah digemari.

Film-film anime seringkali menayangkan nama-nama makanan yang biasa dimakan masyarakat Jepang, seperti dorayaki, mochi, ramen, onigiri, dan juga sushi. Maka wajar jika makanan itu jadi terkenal di Indonesia.

Populernya kuliner Jepang juga dimanfaatkan pegiat bisnis untuk membuka berbagai restoran yang menjual makanan Jepang. Salah satu yang banyak dikenal dan laris manis di Indonesia adalah sushi.

Selain karena dipopulerkan dalam film-film Jepang, sushi banyak disukai karena cita rasanya yang sesuai dengan kebiasaan orang Indonesia. Sushi sebenarnya adalah nasi yang dibentuk/dibungkus bersama lauk.

Lauk bisa beragam, biasanya yang dipilih makanan laut, daging, dan sayuran mentah atau matang. Nasi sushi mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka, beras, garam, dan gula.

Uniknya kini sushi tidak hanya disajikan di restoran, tapi juga menjadi makanan cepat saji di swalayan atau di pinggir jalan. Tentu saja fenomena ini menjadi perhatian, terutama pada aspek kesehatannya.

Disinyalir sushi yang banyak berkembang ini mengandung bahan yang tidak sehat seperti pengawet, lalu krim keju, yang intinya sudah tidak original lagi.

Nah, untuk lebih jelasnya seperti apa bukti ketidaksehatan makanan sushi yang cepat saji, berikut uraiannya yang dilansir dari lifehack.org.

1Jejak Merkuri dalam Sushi

indooseanografi.net

Merkuri adalah bahan yang sangat berbahaya jika masuk dalam tubuh manusia melebihi batas. Merkuri merupakan racun saraf yang mempengaruhi sistem endokrin dan sistem saraf pada makhluk hidup.

Keracunan merkuri juga dapat menyebabkan gangguan penglihatan, kesemutan tubuh, kurangnya koordinasi tubuh, kesulitan berbicara, dan kelemahan otot.

balihealthdigest.com
balihealthdigest.com

Ikan Tuna di Indonesia ditemukan mempunyai paparan merkuri yang tinggi. Dan sushi di negeri kita juga sering menggunakan ikan tuna sebagai isiannya.

Maka dari itu lebih baik untuk menggunakan isian lain pada sushi, atau membeli sushi dari restoran terpercaya.

2Sushi Terlalu Asin

sukamart.com

Rasa asin sushi berasal dari kandungan natrium sushi yang tinggi, dan rasa asin dari sushi inilah yang membuatnya disukai. Satu pak sushi biasanya berisi 4,5 gram garam.

Bagaimana jika makan lebih dari satu pak? Itu artinya bisa melebihi batas maksimum garam per hari, yaitu 6 gram saja. Beras biasanya dimasak pakai garam dan kecap. Begitu juga pada ikan dan sayuran acar.

Belum lagi kalau kamu mencelupkan sushi ke kecap yang satu sendok makan mengandung 1.006 miligram natrium. Itu artinya kandungan rasa asin sushi memang berlebihan. Mungkin kamu bisa memodifikasi rasa sushi dengan mengurangi keasinannya.

3Ada Parasit di Sushi?

en.wikipedia.org

Walau belum tentu juga, tapi banyak kasus yang terjadi pada makanan sushi, terutama pada sushi berisi seafood. Parasit ini berasal dari ikan laut mentah yang jika belum dimasak bisa mengandung bakteri, virus, dan juga parasit.

Bahkan pada restoran sushi ikan mentah yang penyajiaannya mengikuti standar juga ditemukan parasit di dalamnya. Hal tersebut bisa menyebabkan muntah, diare, mual, dan sakit perut.

Dalam beberapa kasus, parasit juga dapat menghancurkan lapisan saluran pencernaan dan perut. So, kamu memakan ikan matang tentu lebih baik bukan?

4Memiliki Kalori Berlebihan

belmontmarket.com

Khususnya kamu yang menjaga diri dari kegemukan, makan sushi sangat tidak danjurkan. Satu gulungan sushi punya 300-350 kalori. Bisa bayangkan jika kamu makan 6 gulungan sushi?

Apalagi jika sushi ini dianggap sebagai cemilan diluar makanan utama. Wah, bisa dibayangkan efeknya buat kamu. Jadi janggan anggap remeh makanan ini walaupun tampak kecil-kecil setelah dipotong.

5Sedikit Protein

tokomesin.com

Banyak yang mengira makan sushi akan meningkatkan protein dalam tubuh karena kandungan ikannya. Padahal, protein yang terkandung dalam sushi sangat sedikit.

Satu ekor ikan terkandung sekitar 140 gram, sedangkan ikan yang dalam sushi roll hanya sekitar lima gram. Berarti untuk asupan satu ekor ikan, kamu harus makan sampai 28 gulung sushi. Bukannya protein didapat malah kelebihan kalori jadinya.