Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan umat Muslim adalah sebuah ikatan yang Allah karuniakan kepada hamba-hambaNya dan hanya bisa dikuatkan dengan adanya tali do’a dan iman yang kokoh.

Dahsyatnya ukhuwah islamiyah mampu menyatukan umat Muslim untuk melawan musuh-musuh Islam yang hendak menghancurkan aqidah dan agama kita ini.

Untuk itulah seharusnya memang semua umat Muslim di seluruh dunia memahami makna saling mendo’akan dan menjaga keimanan demi mengokohkan tali ukhuwah islamiyah ini.

Karena ibarat sapu lidi, jika tiap lidinya tercerai-berai maka tak akan mampu digunakan untuk menyapu bersih kotoran-kotoran di tanah. Namun jika disatukan lidi-lidi tersebut, kotoran sebanyak apapun pasti akan bisa dibersihkan.

Nah, dengan hadirnya bulan suci Ramadhan di tengah-tengah umat Muslim, hal tersebut merupakan karunia Allah yang tak ternilai harganya.

Karena dalam bulan yang teramat suci ini, terkandung makna yang sangat dalam tentang ukhuwah islamiyah yang seharusnya menjadi pengokoh bagi umat Muslim di seluruh dunia ini.

1Suasana Keakraban yang Hangat Harusnya Tercipta di Setiap Momen Sahur dan Berbuka Puasa

aswadmansur.wordpress.com

Suasana yang sudah akrab sekali bagi kita semua pastinya adalah suasana hangat baik bersama keluarga, sanak saudara, orangtua, pasangan, anak, sahabat, maupun teman, saat berkumpul makan bersama.

Suasana makan bersama, sambil menikmati hidangan dan saling bercerita serta bertukar kabar memang momen yang sangat pas sekali untuk menjaga tali silaturahim.

Nah, seharusnya memang suasana saat makan sahur dan berbuka bisa menjadi momen tepat untuk menguatkan ukhuwah islamiyah tersebut. Karena memang momennya sangat tepat sekali.

Dan walau memang suasana akrab telah banyak tercipta dari momen makan sahur dan berbuka puasa bersama, namun yang sering dilupakan orang-orang adalah saling mendo’akan. Padahal salah satu pengokoh ukhuwah islamiyah adalah do’a.

2Semangat Beribadah Secara Berjamaah di Masjid Harusnya Mengokohkan Silaturahim

kaltim.kemenag.go.id

Berbeda dari bulan biasanya, pasti banyak umat Muslim yang begitu semangat menjalankan ibadah serta menghidupkan masjid di saat bulan suci Ramadhan. Mereka tak mau ketinggalan bagian berkah yang berlipat-lipat dari Allah SWT.

Nah, seharusnya dengan semangat menghidupkan masjid, baik melakukan sholat wajib maupun sunnah tarawih dengan berjamaah, I’tikaf, maupun tadarus Qur’an di masjid bisa membuat silaturahim kita dengan saudara sesama Muslim makin kuat ya?

Bagaimana tidak, bukankah sehari bisa bertemu lebih dari lima kali? Bahkan jika melakukan tadarus Qur’an atau I’tikaf juga akan bermalam bersama di dalam masjid?

Maka jangan sampai kesempatan mengokohkan ukhuwah islamiyah dengan hal-hal luar biasa demikian kita abaikan begitu saja. Perkuat dengan do’a dan perkokoh dengan iman.