Manajemen keuangan keluarga merupakan langkah awal dalam membangun program keluarga yang berkesinambungan di masa depan.

Sebagaimana manajemen keuangan lainnya, pada aspek keluarga, dua faktor utama yang menjadi kuncinya adalah pemasukan dan pengeluaran.

Pada aspek pemasukan, kamu harus teliti dengan dua hal, yaitu penghasilan dan hutang. Sedangkan pada aspek pengeluaran, kamu harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Berikut ini beberapa tips yang dapat kamu jalankan ketika memulai mengelola manajemen keuangan keluarga.

1Menentukan Target

roempibuku.blogspot.com

Menentukan suatu target tertentu merupakan hal pertama yang harus kamu lakukan. Contohnya seperti memiliki rumah, pensiun dini, biaya pendidikan anak hingga perguruan tinggi dan lain sebagainya.

Setelah itu, kamu bisa mengkelompokkan target-target tersebut menjadi beberapa kategori, yaitu kategori untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Untuk menentukannya, ajaklah pasanganmu untuk mengambil keputusan tersebut secara bersama-sama.

2Kumpulkan Informasi

blog.digishelf.co.id

Kamu  perlu mengumpulkan informasi terkait dengan detail pengeluaran yang akan kamu belanjakan. Kamu dituntut untuk lebih teliti dalam hal ini.

Usahakan anggaran yang kamu buat bisa menjadi sebuah gambaran akurat. Inilah yang nantinya menjadi pedoman belanja keluargamu.

3Pahami Posisi Keuangan

iniblogku.com

Setelah semua informasi terkumpul, mulailah menghitung antara pendapatan dan pengeluarannya serinci mungkin.

Memang butuh waktu untuk memahami posisi keuangan keluarga. Sehingga, dengan informasi tadi, dapat memberi gambaran perilaku belanja yang baik dan benar.

4Membuat Prioritas dan Anggaran Pengeluaran

futuready.com

Umum ditemukan dalam setiap keluarga, adanya keterbatasan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan. Karena itu, perlu adanya penentuan skala prioritas untuk belanja. Mana yang harus didahulukan dan mana yang harus ditunda. Bahkan sebagian harus ada yang dihapus.

5Bijak Mengelola Pengeluaran

ummi-online.com

Metode ini hanya bisa dijalankan ketika suami istri yang menerapkan anggaran dapat bertindak jujur dan amanah saat mengelola  keuangan keluarganya.

Baik perihal pemasukan maupun pengeluaran. Mulailah mencatat pengeluaran bulanan sehingga nantinya kamu bisa tahu posisi keuanganmu.

6Minimalkan Belanja Konsumtif

skaladunia.blogspot.com

Belanja konsumtif memang sering membuat orang mengeluarkan banyak dana tanpa diperhitungkan terlebih dulu. Akibatnya bisa fatal dan merembet pada tertunda atau gagalnya program yang telah disepakati bersama sebelumnya.

7Menabung

bprdbl.co.id

Cara ini sering dianggap sepele padahal bisa sangat berpengaruh di kemudian hari. Cobalah untuk menyisihkan sebagian gaji untuk ditabung sesaat setelah menerimanya. Jadikan tabungan itu sebagai dana simpanan meraih program yang telah direncanakan sebelumnya,

Sebaiknya, kamu juga memiliki rekening yang terpisah dengan yang digunakan untuk keperluan belanja sehari-hari.

8Berinvestasi

mimbarhadits.wordpress.com

Investasi dapat bermanfaat sebagai dana alokasi yang menjamin keberlangsungan hidup keluarga. Banyak program yang dapat memanfaatkan investasi sebagai solusinya seperti dana pendidikan, kesehatan, pensiun, dan lain sebagainya.