Pepaya adalah salah satu buah yang sering kita temui dalam kehdupan sehari-hari. Tanaman yang hidup di daerah tropis ini kaya akan vitamin A.

Tanaman pepaya memiliki buah yang manis ketika masak. Buahnya terasa segar dan lembut. Tak heran jika kebanyakan ibu yang memiliki anak balita sering memberikan buah pepaya sebagai makanan tambahan yang menyehatkan.

Selain itu, menurut Pepaya Medicine Tree mengungkapkan bahwa seluruh bagian pepaya baik akar, daun, dan buah pepaya menawarkan nilai obat.

Apakah kamu suka makan daun pepaya? Kebanyakan orang mengenal bahwa daun pepaya terkenal dengan rasa pahitnya.

Biasanya daun pepaya muda diolah untuk dijadikan sayur dalam beberapa masakan khas indonesia, seperti oseng-oseng, lalap bebek goreng atupun sayur bumbu rujak.

Tapi tahukah kamu, dibalik rasanya yang pahit banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan untuk kesehatan tubuh. Eits, jika kita dapat mengolah daun pepaya dengan benar, maka rasa pahit tersebut akan sedikit hilang.

Terdapat beberapa kandungan gizi yang ada di dalam daun pepaya antara lain vitamin B, A, C, D, dan Kalsium. Air rebusan daun pepaya juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan.

Nah, bagi kamu yang tidak suka dengan daun pepaya, mungkin kamu perlu berpikir ulang untuk tidak ‘membenci’ nya. Berikut manfaat daun pepaya.

1Sebagai Obat Jerawat

kulitputihdansehatglucogen.com

Mungkin kamu baru mendengar bahwa ternyata daun pepaya dapat digunakan untuk obat jerawat. Caranya tidak terlalu rumit. Ambil dua sampai tiga lembar daun pepaya tua.

Kemudian jemurlah sebentar dan tumbuk hingga halus atau kamu dapat memblendernya dengan sedikit air (satu setengah sendok air).

Lalu oleskan ramuan daun pepaya tadi pada bagian wajah yang berjerawat, aplikasikan seperti kamu menggunakan masker. Diamkan beberapa menit lalu bilas sampai bersih.

2Sebagai Obat Anti Kanker

obat-kankerherbal.com

Hasil penelitian Jurnal Ethnopharmacology, jus daun pepaya mengandung enzim tertentu yang memiliki sifat anti kanker terhadap berbagai tumor seperti kanker leher rahim, kanker payudara, kanker paru-paru, dll.

Maka dari itu ekstrak daun pepaya sering direkomendasikan untuk bagian kemoterapi di beberapa bagian penduduk dunia.

Tahukah kamu di dalam daun pepaya mengandung white milky atau biasa dikenal dengan getah putih berpeluang dikembangkan sebagai anti kanker.

Sehingga dengan mengkonsumsi daun pepaya baik dimasak dengan cara apapun kita bisa mendapatkan manfaat dari getah putuh tersebut. Oleh sebab itu, kamu bisa mencoba dan pepaya untuk dikonsumsi.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh jurnal Ethnopharmacology, jus daun pepaya mengandung enzim tertentu yang memiliki sifat melawan kanker terhadap berbagai tumor.

 

3Meningkatkan Trombosit

i0.wp.com

Beberapa penelitian ilmiah dan studi kasus telah membuktikan bahwa ekstrak daun pepaya mengandung enzim papain yang dapat meningkatkan trombosit.

Penyakit demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes. Kita tahu bahwa penyakit ini mematikan jika tidak segera diobati.

Kurangnya trombosit bisa menyebabkan sakit demam berdarah. Maka dari itu kamu bisa mengaplikasikan ramuan daun pepaya untuk meningkatkan trombosit.

Kamu dapat mengkonsumsi 20 sampai 25 ml jus daun pepaya dua kali sehari selama seminggu untuk hasil yang lebih cepat.

4Mengurangi Nyeri Haid

www.rumahkeluargaindonesia.com

Jus daun pepaya dipercaya sangat efektif untuk mengurangi rasa nyeri saat haid. Caranya ambil sehelai daun pepaya segar.

Rebuslah dengan segelas air hingga mendidih, berilah asam jawa dan garam secukupnya. Setelah dingin, minumlah ramuan tersebut.

5Menghambat Pertumbuhan Bakteri

assets.kompas.com

Jus daun pepaya mengandung lebih dari 50 bahan aktif, salah satunya senyawa karpain yang berguna menghambat pertumbuhan mikroorganisme.

Mikoorganisme yang dimaksud seperti cacing, parasit, bakteri, dan berbagai bentuk sel kanker. Nah, dengan mengkonsumsi jus daun pepaya ini akan menghilangkan cacing di usus.

Kandungan tanin yang ada pada daun ini akan melindungi usus dari infeksi pada dinding usus sehingga cacing tidak dapat menempel.

Zat tannin ini akan melindungi usus dari infeksi ulang pada lapisan dinding usus, sehingga cacing di usus tidak dapat menempel. Dengan demikian, daun pepaya secara efektif akan menekan penyebab terjadinya sakit tifus.

6Menghilangkan Ketombe

jurnalpost.com

Kamu mungkin pernah menjumpai beberapa produk shampo yang menggunakan ekstrak daun pepaya. Yup, ekstrak daun pepaya dapat digunakan sebagai bahan pembuatan sampo anti ketombe.

Kandungan karpain yang ada di dalamnya efektif menghilangkan kotoran dan minyak pada rambut.

Mungkin masih banyak orang yang tidak menyukai daun pepaya karena rasa pahitnya. Akan tetapi setelah tahu beberapa manfaat daun pepaya di atas semoga ‘ketakutan’ itu bisa terminimalisir.

7Kandungan Gizi Daun Pepaya

royco.co.id

Vitamin B, A, C, D, E. Di dalamnya juga mengandung kalsium. Kandungan vitamin ini sangat penting untuk kesehatan kardiovaskular, mencegah terjadinya kanker, dan sebagai antioksidan yang membantu mencegah radikal bebas.

Daun pepaya memiliki kandungan zat baik yang berlimpah. Maka dari itu, bagi yang kurang menyukai rasanya dapat mempertimbangkan manfaat daun pepaya bagi tubuh pada ulasan ini,

8Meningkatkan Imunitas Tubuh

detoxyourbody.co

Manfaat lain yang menakjubkan dari jus daun pepaya adalah kemampuannya untuk melawan infeksi virus seperti virus flu biasa. Daun pepaya akan secara alami melakukan regenerasi sel darah putih dan trombosit.

Daun pepaya mengandung lebih dari 50 bahan termasuk vitamin A, C dan E yang mendukung sistem kekebalan tubuh.

9Anti Malaria

flickr.com

Daun Pepaya telah ditemukan memiliki sifat anti malaria juga. Dengan demikian, jus daun pepaya sering digunakan di beberapa bagian dunia sebagai profilaksis untuk mencegah malaria di daerah endemis tertentu.

10Pencegahan Demam Berdarah

produkwish.com

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes.

Penyakit ini bisa berakibat fatal, namun sejauh ini tidak ada obat khusus telah dirumuskan untuk penyakit ini. Penghilang rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen memiliki efek samping tersendiri.

Jus daun pepaya adalah metode tradisional untuk menyembuhkan demam berdarah tanpa masalah efek samping.

Penelitian ilmiah dan beberapa studi kasus telah menunjukkan bahwa ekstra daun pepaya mengandung enzim papain meningkatkan trombosit.

Perusahaan farmasi sudah menggunakan persiapan ekstrak daun pepaya dalam bentuk kapsul dan formula cair. Para dokter merekomendasikan mengambil 20 sampai 25 ml jus ini dua kali sehari selama seminggu untuk hasil yang cepat.

11Membantu Melancarkan Pencernaan

dedaunan.com

Enzim papain dalam daun pepaya membantu dalam pencernaan protein dan berguna untuk mengobati gangguan pencernaan, menurut buku “The Complete Herbal Panduan: A Natural Approach to Healing the Body.”

Rebusan daun pepaya dapat mengurangi mulas dan perangsang nafsu makan. Daun pepaya juga dapat membantu mencerna gluten protein gandum, yang terjadi bagi sebagian orang, yang dikenal sebagai penyakit celiac.

12Membantu Penyakit Pembesaran Prostat

4muda.com

Daun pepaya dapat membantumu yang mengalami permasalahan pembesaran prostat jinak, selain itu daun ini juga dapat membantu menggurangi berbagai masalah terkait pembesaran prostat seperti masalah lesi dubur.

13Emfisema

flickr.com

Daun pepaya banyak mengandung vitamin D yang dapat mencegah terjadinya penyakit emfisema yang berhubungan dengan paru paru.

14Memudahkan Proses BAB

tempo.co

Melalui penelitian yang telah berkembang, diketahui bahwa daun dari tanaman papaya ternyata memiliki suatu zat yang disebut sebagai Karpain. Zat inilah yang akan membantu untuk melancarkan pembuangan kotoran dari perut manusia.

Caranya, membunuh semua bakteri-bakteri jahat yang ada di dalam system pencernaan. Atau perut manusia, yang nama bakteri-bakteri jahat tersebut dianggap sebagai suatu parasite oleh zat karpain.

Tentu jika bakteri jahat tersebut sudah disingkirkan, maka system pencernaan di dalam perut pun akan semakin lancar sehingga akan memudahkan pembuangan kotoran dari dalam perut manusia yang akan menghindarkan kita dari sembelit ataupun diare.

15Daun Pepaya Untuk Kecantikan

tipkecantikan.com

Khasiat buah pepaya memang diketahui sangat bagus untuk kulit dan telah tergabung dalam produk perawatan kulit untuk memberikan kulit yang sehat dan bercahaya.

Selain itu pepaya sering digunakan dalam sejumlah formulasi perawatan rambut untuk shamp atau kondisioner, berikut ini beberapa diantaranya sebagai agen pembersih kulit.

Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya senyawa karpain yang menghambat mikroorganisme dan racun lainnya. Sehingga membuat kulit lebih bersih dan memberikan perlindungan terhadap masalah kulit seperti jerawat, bintik-bintik dan noda.

Kondisioner Alami. ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai  kondisioner bersama dengan bahan lain seperti santan dan manfaat madu untuk rambut yang berkilau.

Kondisioner alami ini akan mmebuat rambut lebih bernyawa dan melembutkan rambut kasar yang sulit diatur.

16Tips Menghilangkan Rasa Pahit Daun Pepaya

jagoanmasak.com

Masih banyak orang yang memang tidak menyukai dengan rasa pahit daun pepaya, namun dengan tips berikut ini manfaat daun pepaya dapat diperoleh dengan menghilangkan rasa pahit yang terkandung pada daun pepaya.

Daun pepaya yang sudah dibersihkan direbus dengan beberapa lembar daun jambu biji, kemudian setelah direbus dapat dibilas denga air dan diolah sesuai resep.

Dengan cari lain yang lebih simpel, dapat direbus saja dengan garam sampai layu dan kemudian di bilas lagi dengan air dan rebus lagi sampai matang untuk dapat diolah untuk berbagai masakan.

Daun pepaya memang rasanya pahit karena kandungan getahnya yang cukup banyak.

Jika tidak dapat mengolahnya dengan benar, rasa pahit ini akan tetap bertahan dan beberapa orang mungkin merasa terngganggu, bahkan terkadang menghilangkan selera untuk mengkonsumsinya.

Tanah Liat. Cara ini adalah cara konvesional yang umum dilakukan ibu-ibu sejak jaman dahulu. Caranya dengan mencampur rebusan daun pepaya bersama tanah liat yang dapat peroleh dari tegalan atau kebun.

Setelah empuk, cuci kembali daun pepaya tersebut hingga bersih dan sisa-sisa tanah liat hilang.

Daun Jambu Biji. Siapkan beberapa lembar daun jambu biji, rebus bersama daun pepaya hingga mendidih. Tiriskan dan ulangi rebusan sekali lagi. Meski kurang praktis, cara ini dapat mengurangi rasa pahit pada daun pepaya.

Daun Jambu Mete. Caranya dengan mencampur dan merebus kedua jenis daun tersebut secara bersamaan. Tunggu sampai mendidih, lalu tiriskan, dan pisahkan kedua daun tersebut.

Daun Singkong. Caranya campur daun pepaya dan daun singkong. Direbus bersama sampai mendidih. Tiriskan dan pisahkan antara daun pepaya dan daun singkong.

Namun, ada juga yang mengonsumsinya bersamaan, yakni dengan tanpa dipisahkan atau membiarkan daun singkong menyatu dengan daun pepaya.

Rasanya pun unik, gabungan antara daun pepaya yang tekstur seratnya lebih kasar, dan daun singkong tekstur seratnya lebih lembut.

Garam Kasar. Ambil segenggam garam kasar, remas -remas daun pepaya hingga layu bersama air garam.  Lalu  cuci bersih daun pepaya yang akan diolah.

Rebus hingga mendidih dan tiriskan, maka Sista akan memperoleh daun pepaya yang berkurang rasa pahitnya. Cara ini sama halnya untuk menghilangkan pahit pada pare.

Meremas dan Mencuci Ulang. Cara lain yang lebih praktis yaitu dengan remas-remas daun pepaya hingga getahnya keluar.

Setelah itu, siram dengan air kran (air mengalir kecil) sambil terus diremas hingga air remasannya tidak berwarna hijau lagi, dan daun menjadi layu.

Daun pepaya pun siap untuk diolah menjadi masakan favorit. Jika diolah dengan benar, daun pepaya dapat menjadi masakan favorit keluarga yang membangkitkan selera makan. Selain itu, manfaat gizinya untuk kesehatan juga tak perlu diragukan lagi.

17Senyawa Penyusun Daun Pepaya

solopos.com

Berdasarkan penelitian para ahli, daun pepaya diketahui mengandung 35 mg/100 mg. Tocophenol. Sementara itu, daun pepaya muda juga diketahui banyak mengandung zat bernama alkaloid juga enzim papain. Enzim ini identik dengan getah berwarna putih kental.

Fungsi dari enzim ini sendiri adalah untuk memecah protein sebab ia bersifat proteolitik. Sementara itu, pada daun pepaya yang sudah tua, senyawa yang dominan justru Fenolik.

Seorang ahli bernama Suhartono, secara umum menyimpulkan bahwa, daun pepaya mengandung 3 varian enzim yakni papain sebanyak 10%, Khimoprotein sebanyak 45% dan juga Lisozim sebanyak 20% per 100%.

Enzim khimoprotein sendiri berfungsi sebagai katalisator dalam reaksi hidrolisis antara protein dengan poplipetida. Sementara itu enzim lisozim berperan sebagai anti-bakteri dan bekerja dengan cara memecah dinding sel pada bakteri.

Mencermati kandungan daun pepaya yang kompleks ini, tidak mengherankan jika kemudian banyak testimoni kesehatan yang menyatakan keampuhan daun pepaya dalam menyembuhkan beberapa penyakit.

Rasa pahit pada daun pepaya disebabkan oleh kandungan senyawa alkaloid karpainnya (C14H25NO2). Zat ini sangat ampuh digunakan sebagai penurun deman, mereduksi tekanan darah dan membunuh mikroba seperti amuba.

Daun pepaya juga kabarnya ampuh untuk mengobati penyakit semacam disentri, sipilis, beri-beri, asma, bisul dan penghilang noda.

Sementara itu, kandungan enzim papain pada daun pepaya khususnya yang masih muda bisa melembutkan daging dab ampuh digunakan sebagai pemulih jaringan kulit yang luka karena jerawat ataupun luka bakar.

Hati-hati, meski dikenal menyimpan beragam manfaat, namun bagaimanapun, penggunaan daun pepaya untuk pengobatan harus senantiasa berhati-hati. Sebab, selain memiliki sifat anti-mikroba, daun pepaya juga memiliki sifat toksitas.

Getah pada pepaya bersifat irritant, vesicant dan dermatogenic terhadap kulit sehingga bagi sebagian orang yang sensitif, hal ini tentu akan mengganggu bahkan bisa menyebabkan kerusakan jaringan dan melukai komponen kulit.

Sementara itu, bagi sistem pencernaan, kandungan senyawa pepaya terutama pada getah bisa merangsang terhadinya gastritis berat dan memicu asma juga rhinitis. Jadi tetap berhati-hati.

18Fakta Menarik Tentang Tanaman Pepaya

kawalitv.com

Sebagai buah yang tumbuh di daerah tropis, Pepaya sangat mudah dijumpai di berbagai tempat. Tanaman pepaya dapat tumbuh baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Buahnya bercita rasa manis dengan daging yang halus, dan tebal.

Meski demikian ada banyak fakta unik yang belum banyak diketahui orang. Di Australia buah pepaya disebut dengan kata “Papaw” atau “Paw Paw”

Buah ini berasal dari Meksiko serta Amerika Tengah. Namun kini telah semakin berkembang dan dibudidayakan di daerah tropis

Buah pepaya dikenal di Hawai awal tahun 1800-an. Hari ini, Hawai merupakan negara bagian AS yang membudidayakannya dengan komersial

Saat ini terdapat dua jenis buah ini di dunia yaitu Hawai dan Meksiko. Betik Meksiko dapat mencapai berat 10 pon sementara Betik Hawai beratnya hanya berkisaran 1 pon

Enzim Papain dapat diterapkan pada tubuh manusia. Suntikan enzim buah ini diberikan untuk mengobati Hernia. Harrison Ford, tokoh utama film Indiana Jones dan The Temple of Doom, terkena Hernia saat syuting dan disuntik menggunakan  papain

Buah ini yang muda mengandung Enzim “Papain”. Papain digunakan sebagai pelunak daging secara alami selama ribuan tahun lalu

Selain itu, penelitian menemukan bahwa biji pepaya mempunyai efek kontrasepsi bagi monyet jantan. Di belahan dunia lain, buah yang masih muda digunakan selama berabad-abad oleh wanita sebagai alat kontrasepsi alami.

Biji pepaya yang seperti merica  dapat dimakan. Mereka dapat ditumbuk dan dipakai sebagai pengganti lada hitam

Teh yang dibuat dari daun pepaya yang dikonsumsi di negara-negara bagian digunakan untuk perlindungan dari malaria. Kulit pohon pepaya digunakan untuk membuat tali-temali. Daunnya biasa dikukus lalu dimakan di negara bagian Asia

Makan terlalu banyak bisa menyebabkan Carotenemia yaitu: telapak kaki dan telapak tangan menguning. Ini bersifat sementara akan hilang sendirinya.

Pepaya mengandung Lateks yang bisa menyebabkan alergi pada orang yang alergi pada zat tersebut. Buah ini yang kecil mengandung sekitar 300 % Vitamin C yang disarankan untuk dikonsusi setiap harinya.

19Efek Samping Daun Pepaya

id.wikipedia.org

Daun pepaya tak hanya digunakan sebagai bahan pangan, namun juga dapat dimanfaatkan sebagai obat. Namun, mungkin masih banyak dari masyarakat yang belum mengetahui efek samping daun pepaya. Lantas apakah efek samping daun papaya?.

Aborsi. Daun pepaya memiliki kandungan enzim papain. Enzim papain memiliki kemiripan fungsi dengan oksitosin dan prostaglandin.

Oksitosin dan prostaglandin merupakan hormon yang biasa digunakan untuk menginduksi persalinan dan meningkatkan kontraksi.

Antikoagulan (Pengencer Darah). Hasil penelitian yang ada menunjukkan bahwa enzim papain memiliki potensi untuk meningkatkan efek pengenceran pada darah.

Asam Urat. Daun pepaya memiliki kandungan purin, purin merupakan salah satu zat yang memicu terjadinya asam urat.

Konsumsi daun pepaya yang dikonsumsi berlebih akan menyebabkan kandungan purin yang masuk di dalam tubuh menjadi tinggi. Penumpukan purin yang tinggi di dalam tubuh ini yang akan memicu terjadinya asam urat.

Batu Ginjal. Dari 100 gram daun pepaya diketahui memiliki kandungan 140mg vitamin C. Kandungan tersebut ternyata melebihi nilai harian yang direkomendasikan untuk pemakaian vitamin C.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis dari vitamin C ini dapat menjadi racun, salah satunya yaitu mampu memicu terjadinya pembentukan batu ginjal.

Gangguan Pernapasan. Efek samping daun pepaya seperti gangguan pernapasan muncul sebagai akibat dari adanya reaksi alergi yang kuat terhadap enzim papain yang terkandung di dalam daun pepaya.

Reaksi alergi ini biasanya muncul sebagai akibat dari konsumsi daun pepaya yang berlebihan. Keluhan gangguan pernapasan yang ditimbulkan antara lain asma, mengi dan tersumbatnya jalan nafas pada saluran hidung.

Memperlambat Detak Jantung. Kandungan papain dalam daun pepaya dikenal mampu memperlambat laju detak jantung dengan cara yang berbahaya, salah satunya dengan memicu terjadinya kardiovaskular.

Sakit Perut. Banyak mengkonsumsi daun pepaya akan memicu berlimpahnya asupan serat dan lateks. Tingginya kandungan serat dan lateks ini menjadi penyebab utama terjadinya keluhan sakit perut.

Zat-zat tersebut juga diketahui mampu mengiritasi perut yang akhirnya akan memicu sensasi mual yang tidak menyenangkan.

Sembelit. Daun pepaya dikenal memiliki kandungan serat yang tinggi. Asupan serat yang tinggi ini juga harus diiringi dengan konsumsi air putih yang tinggi juga. Kuantitas air ini diperlukan untuk mengimbangi ketersediaan serat di dalam tubuh.

Tingginya kandungan serat di dalam tubuh jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup akan menyebabkan pengerasan feses (tinja).

Pengerasan kotoran ini akan menimbulkan kesulitan dalam buang air besar (BAB) yang tak jarang akhirnya menyebabkan sembelit.

Zat lain dalam daun pepaya yang juga tak kalah penting untuk diperhatikan misalnya karpain. Konsumsi daun pepaya yang berlebih akan meningkatkan ketersediaan karpain di dalam tubuh.

Jumlah tinggi karpain akan menurunkan denyut nadi yang akan mempengaruhi fungsi sistem saraf. Konsumsi daun pepaya yang tepat jumlah akan mampu menghindari terjadinya efek samping daun pepaya tersebut.

Menyebabkan Karotenemia. Jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, kehadiran beta karoten dalam pepaya dapat menyebabkan perubahan warna kulit, dalam medis dikenal sebagai karotenemia.

Ini adalah suatu kondisi dimana putih mata, telapak kaki, dan telapak tangan menjadi kuning, seolah-olah kamu sedang berada di bawah serangan penyakit kuning.

Kehamilan adalah masa membahagiakan sekaligus rawan bagi wanita. Fase ini ditandai dengan tumbuhnya embrio atau fetus di dalam rahim wanita. Masa kehamilan cukup rawan sebab banyak aspek yang harus diperhatikan dan tak boleh lalai.

20Daun Pepaya Bagi Ibu Hamil

daralakhbar.com

Salah satu poin penting adalah asupan nutrisi bagi calon ibu dan cabang bayi. Salah satu mitos yang berkembang di masyarakat Indonesia adalah larangan mengkonsumsi daun pepaya untuk ibu hamil.

Padahal, berdasarkan penelitian lanjutan, daun pepaya diketahui mengandung beberapa senyawa aktif yang sangat baik jika dikonsumsi secara rutin dan dalam proporsi yang tepat.

Mitos yang berkembang cenderung membuat ibu hamil menghindari daun pepaya sebab konon bisa menyebabkan kegugura.

Berdasarkan kajian medis, hal ini sepenuhnya salah! Daun pepaya justru banyak direkomendasikan oleh dokter kandungan pun ahli nutrisi. Tak percaya? Berikut uraian singkatnya.

Kaya Akan Zat Besi. Daun pepaya diketahui kaya akan zat besi dan juga vitamin C. Merunut pada hal tersebut sehingga para ahli gizi dan juga kandungan merekomendasikan konsumsi daun pepaya dan sayuran hijau lainnya sebab baik untuk kesehatan janin dan calon ibu.

Kandungan zat besi di dalam daun pepaya diketahui berfungsi mengangkut okisgen dari paru-paru dan juga mengangkit elektron di dalam proses pembentukan energi dalam sel.

Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengangkut oksigen, zat besi bergabung dengan senyawa protein membentuk hemoglobin dalam sel darah merah dan myoglobin dalam serabut otot.

Kecenderungan wanita untuk kekurangan sel darah merah jauh lebih tinggi ketimbang pria. Hal ini disebabkan cadangan zat besinya hanya 0 sampai 300 mg.

Khususnya ibu hamil, anemia sering menyerang dan menurunkan daya tahan tubuh. Dengan mengkonsumsi daun pepaya secara teratur, akan membantu ibu hamil untuk menanggulangi anemia.

Selain bermanfaat menanggulangi anemia, daun pepaya untuk ibu hamil juga sering disarankan sebab dipercaya bisa merangsang kelenjar susu memproduksi ASI lebih baik dan berkualitas.

21Cara Mengkonsumsi Daun Pepaya Bagi Ibu Hamil

ranews.tv

Konsumsi daun pepaya untuk ibu hamil memang harus ditakar secara benar. Sebab, jika porsinya berlebihan, boleh jadi akan menyebabkan kembung dan begah. Daun pepaya pada dasarnya bisa dinikmati dalam bentuk lalapan atau urap.

Akan tetapi, untuk memperkaya rasanya, seorang Ibu hamil bisa mengolah daun pepaya dengan beberapa bumbu dan menumisnya. Untuk menghilangkan sensasi pahitnya, remas dan rebus daun pepaya bersama garam sampai layu.