Selama ini, orang mengenal tanaman sirih berdaun hijau yang secara turun temurun dimanfaatkan untuk mengatasi beragam keluhan seperti mimisan, mata merah, keputihan, membuat suara nyaring, dll.

Namun, belakangan ini tanaman sirih merah (Piper betle L. Var rubrum) mulai naik daun karena dipercaya memiliki manfaat obat yang jauh lebih beragam. Bentuknya pun jauh lebih menarik daripada daun sirih biasa.

Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Sebagai budaya daun dan buahnya biasa dimakan dengan cara mengunyah bersama gambir, pinang dan kapur.

Namun mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan.

Sirih digunakan sebagai tanaman obat (fitofarmaka); sangat berperan dalam kehidupan dan berbagai upacara adat rumpun Melayu.

Meski belum diketahui dengan pasti asal tanaman obat ini, sirih merah sering ditemui di berbagai daerah. Contohnya di lingkungan keraton Yogyakarta dan lereng Gunung Merapi, Papua, Jawa Barat, Aceh, dan beberapa daerah lainnya.

Sebanarnya memang bukan hanya para sesepuh saja yang gemar mengkonsumsi sirih dengan cara dikunyah begitu saja, banyak juga kaum mudah dan dewasa yang dibiasakan untuk mengunyah daun sirih alias nyirih ini.

Daun sirih sendiri memang memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan. Cara mengkonsumsinya pun beragam, ada yang langsung diknyah, ada juga yang mengkonsumsi hasil dari air rebusannya.

Terdapat 3 jenis daun sirih yaitu sirih hijau, sirih merah, dan sirih hitam. Dari ketiga jenis tersebut sirih hijau dan sirih merah yang terkenal di masyarakat untuk dijadikan herbal.

Pada habitat aslinya tanaman sirih bisa ditemukan di daerah pedesaan diantara pepohonan, tanaman ini tumbuh merambat.

Dikarenakan warnanya yang bagus, kini daun sirih banyak dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah mereka, dan tentunya memiliki dua fungsi yaitu untuk hiasan dan juga sebagai obat tradisional.

1Kandungan Kimia

mediaterpercaya.tk

Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur.

Oleh karena banyaknya kandungan zat/senyawa kimia bermanfaat inilah, daun sirih merah memiliki manfaat yang sangat luas sebagai bahan obat.

Eugenol dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri, sedangkan tanin dapat digunakan untuk mengobati sakit perut.

2Obat Diabetes

kimeralabs.com

Petik tiga lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil.

Rebus dengan air sebanyak tiga gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.

3Obat Jerawat

tipscaracantikdansehat.com

Daun sirih mengandung zat yang berperan penting yaitu zat eugenol mempunyai fungsi sebagai anti jamur yang mampu menghambat pertumbuhan atau perkembangan sel penyebab jerawat.

Kemudian zat antibakteri bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan jerawat akibat sel-sel mikroba merugikan yang mengganggu metabolisme kulit wajah dan yang terakhir adalah zat antiseptic yang mampu membunuh secara langsung bakteri atau kuman-kuman penyebab jerawat dan flek hitam bekas jerawat.

Sediakan daun sirih sebanyak 10 lembar, cuci hingga bersih, kemudian tumbuk halus. Campurkan daun sirih merah yang sudah halus dengan air panas.

Tunggu beberapa saat sampai airnya menjadi hangat dan gunakan untuk mencuci muka. Lakukanlah hal ini sebanyak 2 kali sehari.

Pemakaian teratur akan membuat jerawatmu hilang. Tapi ingat, harus rajin ya. Obat alami cenderung memakan waktu lebih lama daripada obat kimia.

4Obat Pada Organ Kewanitaan

tongkatvaginasuperherbal100.blogspot.com
Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva) yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya.
Semua wanita dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya. Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit).
Secara fisiologis keputihan terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.
Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala keluarnya lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah yang terinfeksi menjadi bengkak.
Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri.

Keputihan sungguh mengganggu aktifitas sehari-hari apalagi terkadang disertai dengan adanya rasa gatal. Keputihan mempunyai beberapa penyebab diantaranya adalah :

a. Jamur Candidas atau Monilia

Warnanya putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal pada kemaluan. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang. Biasanya, kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil KB, dan rendahnya daya tahan tubuh menjadi pemicu.
Bayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat Candida karena saat persalinan tanpa sengaja menelan cairan ibunya yang menderita penyakit tersebut.
b. Parasit Trichomonas Vaginalis
Ditularkan lewat hubungan seks, perlengkapan mandi, atau bibir kloset. Cairan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. Keputihan karena parasit tidak menyebabkan gatal, tapi liang vagina nyeri bila ditekan.
c. Bakteri Gardnella
Infeksi ini menyebabkan rasa gatal dan mengganggu. Warna cairan keabuan, berair, berbuih, dan berbau amis. Beberapa jenis bakteri lain juga memicu munculnya penyakit kelamin seperti sifilis dan gonorrhoea.
d. Virus
Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin, seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Ini sering pula menjangkiti wanita hamil.
Sedang virus herpes ditularkan lewat hubungan badan. Bentuknya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang vagina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Gejala keputihan akibat virus juga bisa menjadi faktor pemicu kanker rahim.
Keputihan yang dianggap normal atau fisiologis adalah keputihan dimana cairan yg keluar berwarna jernih, berlendir, tidak bau, dan tidak gatal. Hal ini dapat dikarenakan :* Menjelang haid
* Selama kehamilan
* stress

Sedangkan keputihan yang tidak normal atau patologis biasanya dikarenakan :

* Infeksi karena bakteri, jamur, kuman, dll
* Ulkus vagina
* kanker
* endometriosis
* kista, dll.

Nah daun sirih bisa membantu kamu mengatasi hal ini.
Daun sirih merah tua sebanyak 8 lembar dicuci bersih, kemudian diiris-iris selebar 1 cm. Rebus dengan air 800 ml sampai mendidih. Setelah dingin, dipakai untuk membersihkan organ kewanitaan dua kali sehari.
Daun sirih merah dipercaya dapat menyembuhkan keputihan yang biasa terjadi pada wanita. Oh ya, daun sirih ini juga bisa dikonsumsi lho. Air rebusannya juga bisa diminum, seperti contoh berikutnya, yaitu digunakan sebagai obat batuk.

5Obat Batuk

dokita.co

Sungguh menyiksa jika batuk sudah menyerang, karena batuk yang tak kunjung reda kerap mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sebenarnya batuk merupakan proses alami dari reaksi tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan. Yang dimaksud benda asing bisa berupa debu, lendir atau kotoran.

Jadi secara tidak langsung batuk merupakan proses alami yang tujuannya mengusir udara kasar untuk membersihkan paru-paru dari zat berbahaya ketika saluran pernapasan mulai
terganggu.

Batuk ringan yang umum menimpa kita adalah batuk karena masuk angin atau batuk gejala influenza yang biasanya terjadinya saat perubahan musim.

Batuk seperti ini biasanya tidak lama, setelah cukup beristirahat atau minum obat, biasanya batuk akan segera hilang dengan sendirinya.

Berikut ini ada resep ramuan tradisional untuk mengatasi masalah batuk. Bahan
diambil dari rempah tradisional yang dipercaya sejak jaman nenek moyang dapat
membantu meringankan beberapa masalah kesehatan, salah satunya batuk.

Siapkan daun sirih merah yang tidak terlalu tua sebanyak 10 lembar, cuci, kemudian rendam dalam alkohol 70 persen selama 30 menit agar bakteri yang menempel pada daun mati.

Daun sirih merah ditambah gula putih 100 gram direbus dengan air 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa satu gelas.

Setelah dingin, tuangkan ke dalam botol yang bersih dan steril. Ramuan ini bisa diminum tiga kali sehari, sekali minum satu sendok makan.

Selain mengkonsumsi ramuan diatas, penderita batuk sebaiknya banyak beristirahat dan mengonsumsi makanan bergizi untuk memulihkan kondisi tubuh yang sedang lemah, selain itu perbanyak asupan cairan untuk mencegah lapisan dalam tenggorokan agar tidak mengering serta membuat dahak lebih encer dan mudah dikeluarkan.

Bagi kamu yang merokok, sebaiknya mulai jauhi rokok dan asap rokok yang akan mengiritasi tenggorokan dan memperparah batuk.

Tapi ada yang perlu diwaspadai jika batuk tidak juga berhenti. Segeralah hubungi dokter untuk
pemeriksaan lebih lanjut.

6Obat Bau Mulut

aktual.com

Dalam istilah kedokteran, bau mulut yang tidak sedap disebut halitosis. Penyebab halitosis ini beragam, mulai dari jarang menggosok gigi, cara menggosok gigi yang kurang benar (bukan salah), konsumsi makanan tertentu (bawang merah, bawang putih, jengkol, petai, telur, dan keju), sampai adanya masalah kesehatan pada mulut, gigi atau pun gusi.

Aroma khas daun tanaman sirih berasal dari minyak esensial di dalamnya, yaitu metil eugenol, eugenol, eucalyptol, dan asam stearat.

Menurut penelitian “Asian Pacific Journal of Cancer Prevention” pada tahun 2011, manfaat mengunyah daun sirih (bukan memakan) adalah untuk mencegah bau mulut, membuat nafas lebih segar, serta merawat kesehatan gigi dan gusi.

Batang tanaman sirih juga berkhasiat untuk mengobati gangguan pencernaan, sembelit, batuk, dan asma. Sedangkan kandungan minyak esensial pada daun sirih bermanfaat sebagai antiseptik alami.

Khasiat sirih untuk membuat nafas segar sudah terbukti ampuh, bahkan dari zaman nenek moyang dahulu. Tentu kamu tahu kebiasaan “nginang”.

Budaya nenek moyang ini bukan hanya sebagai pengisi waktu luang, tetapi juga bertujuan untuk menjaga kesehatan mulut, gigi, dan gusi. Efeknya, nafas tetap segar meskipun tidak memakai pasta gigi.

Daun sirih segar sebanyak 5 lembar, dicuci dan direbus dengan dua gelas (400 ml) sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Dinginkan, dan pakai untuk obat kumur tiga kali sehari.

Ramuan ini juga sangat baik untuk mengobati gusi berdarah, sariawan, gigi berlubang, dan radang tenggorokan.

7Obat Radang Mata

buahhati.co.id

Mengapa daun sirih? Tanaman ini memiliki banyak khasiat untuk mencegah gangguan kesehatan dan mengobati penyakit.

Dalam farmakologi china, sirih dikenal sebagai tanaman yang memiliki sifat hangat dan pedas. Mereka menggunakan daun sirih untuk meluruhkan kentut, menghentikan batuk, mengurangi peradangan, dan menghilangkan gatal.

Di India daun sirih dikenal sebagai zat aromatik yang menghangatkan, bersifat antiseptik, dan bahkan meningkatkan gairah seks.

Ambil daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dari pucuk) sebanyak 4 lembar, cuci bersih. Rebus dengan air dua gelas hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, air tersebut digunakan untuk merendam mata yang sakit.

Cara pemakaiannya yaitu mata dibersihkan (cuci muka) kemudian direndam dengan air rebusan sirih merah secukupnya menggunakan gelas khusus. Gunakan tidak lebih dari tiga kali sehari agar tidak terjadi iritasi pada lapisan mata.

Tanaman merambat ini bisa mencapai tinggi 15 m. Batang sirih berwarna coklat kehijauan,berbentuk bulat, beruas dan merupakan tempat keluarnya akar.

Daunnya yang tunggal berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh berselang-seling, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap bila diremas. Panjangnya sekitar 5 – 8 cm dan lebar 2 – 5 cm.

Bunganya majemuk berbentuk bulir dan terdapat daun pelindung ± 1 mm berbentuk bulat panjang. Pada bulir jantan panjangnya sekitar 1,5 – 3 cm dan terdapat dua benang sari yang pendek sedang pada bulir betina panjangnya sekitar 1,5 – 6 cm dimana terdapat kepala putik tiga sampai lima buah berwarna putih dan hijau kekuningan.

Buahnya buah buni berbentuk bulat berwarna hijau keabu-abuan. Akarnya tunggang, bulat dan berwarna coklat kekuningan.

8Menyembuhkan Penyakit Asma

caratono.blogspot.com1022 × 604

Kamu memiliki keturunan dan sering mengalami gejala asma? Asma merupakan jenis penyakit yang sangat merepotkan, walaupun bukan merupakan jenis penyakit yang sifatnya kronis, seperti diabetes dan jantung.

Asma sendiri akan menimbulkan efek dan gejala yang sangat mengganggu aktivitas, seperti :

  • Sesak nafas
  • Sulit melakukan kegiatan yang berat dalam jangka waktu yang lama
  • Nafas terasa pendek dan tersenggal – senggal

Nah, bagi kamu yang sering mengalami dan merasakan gejala asma, anda dapat memanfaatkan daun sirih, terutama rebusan daun sirih untuk mengaatasi gejala – gejala yang muncul karena asma.

Bagaimana mengolah daun sirih untuk mengobati gejala asma?

Berikut ini adalah langkah – langkah yang dapat anda lakukan untuk mengobati gejala asma :

  • Ambil 4 – 5 lembar daun sirih
  • Rebus daun sirih dengan menggunakan 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas air saja
  • Minum hasil rebusan tersebut secara rutin, kira – kira 2 – 3 kali dalam sehari, baik ketika gejala asma muncul, maupun tidak.

9Mengobati Sifilis

lifestyle.liputan6.com

Satu penyakit yang sangat populer di zaman modern adalah penyakit sifilis. Penyakit ini sangat susah diobati dengan menggunakan obat modern.

Untuk mengobatinya kamu bisa menggunakan sistem pengobatan tradisional yaitu dengan menggunakan air rebusan daun sirih.

Untuk mendapatkan manfaat rebusan daun sirih yang satu ini, kamu tinggal merebus daun sirih dan meminum air rebusannya secara rutin. Durasi yang paling bagus dipilih adalah meminumnya sebanyak tiga kali satu hari dalam rentang waktu yang teratur.

10Budidaya Sirih

www.tanamanobat.net

Sirih merupakan jenis tanaman merambat yang dahulu sekitaran tahun 1960 banyak tumbuh liar di hutan-hutan Sumatera, hutan Kalimantan, dan beberapa tumbuh di daerah hutan hujan tropik di daerah Sulawesi dan Papua.

Namun seiring dengan peralihan alih fungsi lahan hutan menjadi daerah-daerah pemukiman atau daerah pertanian, maka komposisi tumbuhan sirih yang menyusun ekologi hutan semakin berkurang dan kini lebih banyak dibudidaya oleh masyarakat petani itu sendiri, baik di lahan terbuka, area perkebunan, ladang, atau bahkan di halaman-halaman rumah, di pagar-pagar, atau dilakukan menggunakan teknik hidroponik.

Seperti diketahui bahwa teknik budidaya tanaman secara hidroponik dilaksanakan tanpa menggunakan media tanah atau substrat berbahan organik, akan tetapi lebih menggunakan batu-batu kerikil, air, dan lainnya.

Akan tetapi selain hidroponik, budidaya sirih juga dapat dilakukan secara vergetatif yaitu dengan mengambil bagian tunas batang.

Dalam taksonomi tumbuhan, sirih diberi nama latin yakni Piper betle L . Tanaman sirih jika sepintas diamati maka ciri morfologi bagian luar tubuhnya mirip dengan cabai jawa, kumukus, tanaman lada, atau mirip dengan tumbuhan terna lainnya.

Sentra persebaran tanaman sirih baik sirih merah banyak dilakukan hampir di seluruh wilayah di Indonesia, namun budidaya sirih paling terkenal terdapat di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Atas dasar itulah, banyak sekali ditemukan tanaman sirih di daerah-daerah di wilayah tropis.

Tentunya tanaman sirih sudah tidak asing di telinga orang Indonesia. Dikarenakan sudah banyak sekali masyarakat petani Indonesia mengetahui cara budidaya Sirih melalui stek batang atau cara vegetatif supaya menguntungkan bagi petani.

Organ tanaman sirih banyak digunakan untuk berbagai kepentingan seperti untuk menyembuhkan serta mengatasi berbagai jenis penyakit.

Tanaman sirih dapat hidup menyesuaikan kondisi lingkungan sekitar, hidupnya secara merambat pada batang kayu atau pagar halaman rumah. Daunnya berwarna hijau muda dan atau terkadang  berwarna hijau tua.

Daun berbentuk lembaran membulat  dengan bagian ujungnya lancip. Pertulangan daun tidak seragam, daunnya menyirip-menjari.

Sirih merupakan tanaman asli Indonesia, dapat dibudidaya di area perkebunan, komplek perumahan, ladang, atau daerah-daerah berdataran rendah / dataran tinggi  mencapai 400 – 1.100 meter di bawah permukaan air laut (mdpl).

Tanaman ini sangat baik ditumbuhkan di lahan perkebunan hanya dengan menggunakan pupuk organik baik dari pupuk kandang (kotoran ternak yang dikeringkan) maupun pupuk kompos alami.

Jenis tanah yang paling cocok untuk budidaya sirih yakni tanah liat cokelat, tanah liat kandungan unsur organik yang cukup.

Tingkat keasaman tanah (pH) bagi pertumbuhan sirih yang ideal yakni kisaran pH 5,3 – 6,7. Suhu lingkungan optimum yaitu 21 – 32 derajat celcius, kelembaban udara 77%, serta curah hujan pertahunnya yaitu berkisar 400 – 1.100 mm/tahun.

Faktor curah hujan sangat menentukan tumbuh kembang tanaman ini, sebab tanaman sirih ini saat masa awal tanam haruslah secara intensif disiram serta dilakukan proses pemupukan secara terencana.

Rangsangan cahaya matahari amat penting untuk keberlangsungan fotosintesis, dan bercocok tanam sirih alangkah baiknya diterapkan di lahan terbuka yang memiliki ketercukupan penyinaran cahaya matahari penuh sepanjang hari adalah faktor penting supaya tanaman sirih tumbuh sehat sekaligus terbebas dari penyakit tanaman.

Kebanyakan dari masyarakat petani dan pekebun mengembangbiakan sirih melalui berbagai macam alternatif cara, bisa menggunakan cara hidroponik, maupun dengan cara vegetatif menggunakan tunas batang (stek).

Kedua cara ini telah banyak digunakan. Akan tetapi, kebanyak petani lebih memilih menggunakan cara vegetatif alasannya adalah untuk segera mempercepat masa panen, meminimalisir anggaran tanam dan pembelian bibit, serta lebih efisien dilihat dari segi waktu, serta memperoleh bibit lanjutan lebih mudah.

Cara memperoleh bibit serai secara vegetatif (melalui tunas batang) yaitu dengan cara mengambil dua utas ruas batang produktif tanaman serai yang telah memiliki akar setidaknya 1-2 tunas akar yang menempel pada substrat di tumbuhan inang (inang, misalnya pada: pagar rumah, batang pohon yang masih hidup/tiang-tiang penyangga).

Perlu sekali memastikan bahwa ruas batang yang hendak dijadikan bibit tidak terlalu tua dan harus terlihat cukup muda agar lebih baik.

Setelah ruas tunas batang diambil, lalu selanjutnya batang stek sirih lalu disiram menggunakan air bersih sampai benar-benar terlihat segar, lalu simpan ditempat sejuk, kering, dan aman selama satu malam (24 jam), dan keesokan harinya barulah batang stek sirih tersebut ditanam dalam pot polybag plastik.

Untuk penanaman stek batang sirih yaitu pertama-tama siapkanlah wadah polybag sesuai jumlah batang stek sirih yang hendak dibudidaya. 1 batang stek hanya akan ditanam untuk 1 wadah polybag saja.

Siapkan juga tanah liat yang telah dicampur dengan pupuk kandang kotoran sapi kering (fermentasi) atau tahi ayam dengan perbandingan 1:1, setelah tercampur selanjutnya masukkan ke tiap-tiap polybag yang telah disiapkan.

Lalu, buat lubang tanam di tiap-tiap wadah polybag, lalu tancapkan batang stek sirih tadi ke tiap-tiap polybag yang telah terisi tanah campuran tadi, lalu siram batang stek secara rutin pada waktu pagi dan sore hari selama 0 – 3 minggu. Umumnya saat tanaman beruur 1 bulan, tunas-tunas daun dan pucuk batang tanaman telah tumbuh serta tinggal menunggu supaya tanaman beranjak dewasa hingga umur 1,5 – 3 bulan atau bahkan lebih.

Pada usia tanam 2 – 2,5 bulan umumnya sangatlah ideal jika batang stek yang telah tumbuh tersebut langsung dipindahkan di lahan terbuka seperti di area kebun, perlandangan, dan area halaman sekitar rumah.

Untuk menanam batang stek dilahan terbuka, direkomendasikan lahan terbuka tersebut setidaknya harus berisi tanaman tingkat tinggi yang digunakan sebagai tiang pemanjat untuk rambatan tanaman sirih.

Tiang rambatan yang dimaksud seperti pagar tembok di sekitar halaman rumah, pohon kelapa, rambutan, bebatuan tebing, dan lainnya.

Namun, untuk menghemat lahan, sebaiknya budidaya tanaman sirih dilakukan dengan merambatkan batang tanaman sirih langsung ke pagar-pagar pembatas rumah. Hal ini sangat terbukti lebih efisien, serta teknik ini akan jauh lebih menguntungkan dan prakis diimplementasikan dalam pertanian organik di lahan sempit (sangat rekomendasi untuk masyarakat pekebun yang tinggal di wilayah perkotaan).

Apabila tiang rambatan telah ditentukan (misalnya dengan pagar tembok rumah), maka langkah selanjutnya adalah membuat lubang tanam di bawah pagar tembok tersebut (lihat gambar di atas), lalu membuat setidaknya 2 lubang tanam setinggi 10 – 20 cm, dan serta panjang – lebar tanaman yaitu 10 – 15 cm.

Perlu diingat untuk dasar lubang tanam diberi pupuk kotoran ternak (Saya sendiri rekomendasikan gunakan saja pupuk kotoran ayam/itik sebab pupuk tersebut lebih banyak mengandung unsur Nitrogen (N) yang amat baik bagi pertumbuhan daun, organ akar, maupun batang).

Selanjutnya adalah memotong/mengeluarkan bibit stek batang tadi dari polybag, kemudian membenamkan bagian batang tanaman yang sudah distek tersebut ke dalam tanah yang telah disediakan, lalu kemudian menutup dengan tanah galian di atasnya.

Langkah terakhir yaitu kegiatan rutin penyiraman tanaman sirih dengan 1-2 Liter air supaya suhu dan kelembaban tanah di lingkungan penanaman tetap terjaga baik.

Sirih yang telah ditanam harus secara intensif dirawat dan serta dikontrol pertumbuhannya. Jika terdapat tanaman yang mati mendadak atau pertumbuhan terganggu karena sebab hama dan faktor lainnya maka lakukan penyulaman dan menggantinya dengan tanaman stek yang masih baru.

Selanjutnya adalah proses penyiangan tanaman dengan cara membasmi rumput liar (gulma) dikoret atau dicabut menggunakan tangan yang sebelumnya mengenakan sarung tangan.

Ingat bahwa jangan sekali-kali menggunakan herbisida untuk mematikan rumput liar di sekitar tanaman sirih, sebab jika ini sampai terjadi maka senyawa kimia pada herbisida akan mengganggu laju pertumbuhan tanaman, terutama saat bersentuhan dengan daun sirih, maka daun akan menguning lalu mati.

Pemupukan organik (dengan pupuk kandang) sebaiknya dilakukan ketika tanaman sirih sudah mulai tumbuh merambat pada tiang penyangga.

Pemupukan untuk tanaman sirih paling ampuh yakni menggunakan pupuk organik cair (POC) yakni dengan mencampurkan kotoran sapi/ternak lainnya setengah matang+kering (sebanyak 0,5 kg) dengan 2 Liter air bersih, lalu dikoc0k sampai benar-benar larut, lalu gunakan POC ini dengan cara menyemprotkan pada bagian akar, daun, serta batang tanaman sirih yang telah merambat pada substrat (media tanam).

Lakukanlah penyemprotan dengan pupuk cair ini setidaknya selama satu bulan sekali selama setahun agar pertumbuhan dan perkembangan organ tanaman sirih tetap terjaga dengan baik dan menguntungkan saat panen nantinya (daunnya lebat-lebat dan nampak segar).

Selain itu, ingat pula bahwa dalam proses budidaya dan penanaman sirih tidak ada istilah pemangkasan atau perampelan, sebab sirih akan mempunyai tunas-tunas produktif yang selain akan menghasilkan tanaman baru yang juga terbukti mampu menghasilkan daun-daun yang lebat tiap musimnya.

Panen sirih dilakukan terlihat daunnya sudah menebal, lebar, dan juga berwarna hijau muda/hijau tua. Daun sirih dipetik manual menggunakan tangan, lalu daunnya dimasukan ke wadah bakul yang terbuat dari anyaman bambu.

Sebelum dipasarkan, daun sebaiknya disimpan lemari pendingin, atau disiram satu kali sehari sebelum dijual keesokan harinya.

Tujuan penyiraman daun sirih supaya daun yang sudah dipanen tidak mudah rusak oleh suhu tinggi (terlalu panas), juga memperlambat masa penuaan pada daun saat diedarkan.