Kamu sudah pernah mencoba buah naga? Bagaimana rasanya? Menyegarkan, bukan? Buah naga yang selama ini kamu cicipi itu ternyata berasal dari Amerika Selatan lho. Tepatnya di Meksiko.

Sampai saat ini, buah naga menjadi salah satu tanaman eksotis yang cukup populer di dunia, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, belakangan buah naga banyak dibudidayakan dan hasilnya diekspor ke luar negeri.

Kalau selama ini kita lebih banyak mengenal manfaat buah naga dari daging buahnya, siapa sangka ternyata kulit buah naga juga memiliki banyak khasiat yang dapat mengobati beberapa jenis penyakit.

Kulit buah naga yang bersisik tersebut dipercaya mengandung zat pentacyclic, triyepene, dan taraxast yang dapat membuat lentur pembuluh darah, sehingga darah akan mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh.

1Menjaga Kelenturan Pembuluh Darah

keponews.tumblr.com

Memiliki pembuluh darah yang fleksibel atau lentur sangatlah penting agar alirannya lancar ke seluruh tubuh dan menghindarkan dari tekanan yang akan berakibat fatal bagi jantung.

Dengan mengonsumsi kulit buah naga yang mengandung dua senyawa yang aktif di dalam kulit buah naga ini seperti triyepene, pentacyclic, dan taraxast.

2Indikator Zat Pengawet Makanan Berbahaya

nasional.republika.co.id

Secara umum ada dua jenis zat pengawet makanan yang sangat berbahaya untuk kesehatan yaitu formalin dan boraks. Kedua senyawa ini merupakan pengawet mayat maupun hewan yang justru digunakan oleh masyarakat untuk mengawetkan makanan.

Dengan mengonsumsi kulit buah naga secara rutin, akan menghilangkan dan menstabilkan tubuh dari pengaruh makanan yang mengandung boraks dan formalin.

Pertama, potong kulit buah naga. Lalu rendam dengan air tawar yang dicampur bersama perasan jeruk nipis. Tunggulah sampai air rendaman beralih jadi merah.

Sesudah itu, ambil tisu dan celupkan ke dalam air rendaman. Tempelkan tisu yang telah dicelup pada makanan yang akan diuji. Biarkan tisu menempel selama 10 menit.

Jika tisu memunculkan warna merah dalam jangka waktu agak lama, tandanya makanan yang diuji mengandung formalin atau boraks. Jika tisu berangsur-angsur memudar menjadi warna putih, artinya makanan yang diuji bersih, tidak mengandung formalin maupun boraks.

3Menghindari Perkembangan Sel Kanker

obatkankerherbaltradisional.blogspot.com

Menurut para ahli dari Univercity Chiā€“Nan di Taiwan, kulit buah naga berfungsi sebagai obat herbal yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker kronis dan sel tumor B16F10.

Perlu kamu ketahui bahwa kulit buah naga yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker atau sel tumor adalah kulit buah naga yang berwarna merah. Kulit buah naga berwarna putih dianggap belum cukup ampuh untuk mengobati penyakit tersebut.

Pemilihan kulit buah naga harus benar-benar kering (tidak basah akibat busuk) dan tidak ada kerusakan pada kulit. Hal tersebut sangat berpengaruh pada kandungan kulit buah naga.

4Menurunkan Kadar Kolesterol

kompasiana.com

Kulit buah naga mengandung antosianin yang merupakan salah satu antioksidan yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol.

Kulit buah naga harus dibersihkan dari kotoran dan sisiknya yang berwarna hijau. Selanjutnya, kulit buah naga dipotong-potong agar lebih mudah dan dihaluskan dengan blender.

5Melembabkan Kulit

sekilas-bloggers.blogspot.com

Kulit buah naga mempunyai khasiat dalam melembabkan kulit. Terlebih kulit yang sering terpapar sinar matahari lantaran padatnya aktivitas di luar rumah.

Konsumsi teh kulit buah naga dengan rutin dapat membantu melembabkan kulit tubuh, terutama wajah. Kulit yang lembab dapat membuatmu terlihat awet muda dan segar.

6Menghambat Pertumbuhan Tumor

wannuraterapi.wordpress.com

Tumor adalah penyakit yang berbahaya namun, masih tergolong ringan. Bila tak diobati segera maka dapat beralih menjadi kanker. Konsumsi rutin kulit buah naga dapat membantu mengatasi penyakit tersebut.

Kulit buah naga mempunyai senyawa yang berperan aktif dalam menghambat pertumbuhan sel tumor.

7Pewarna Merah Alami

keinatralala.wordpress.com

Bagian dari buah naga 30-35% merupakan kulit buah namun, seringkali hanya dianggap sebagai sampah dan dibuang begitu saja. Padahal, kulit buah naga mengandung zat warna alami antosianin yang cukup tinggi.

Antosianin merupakan zat warna yang berperan dalam memberikan warna merah. Kulit buah naga berpotensi menjadi pewarna alami untuk pangan dan dapat dijadikan alternatif pengganti pewarna sintetis yang lebih aman bagi kesehatan.

Lalu, bagaimana cara mengonsumsi kulit buah naga?
Caranya cukup mudah. Ambil kulit buah naga dan potong tipis-tipis. Setelah itu keringkan di bawah sinar matahari selama 1 atau 2 hari, tergantung pada tingkat pencahayaan matahari.

Setelah cukup kering, kulit buah naga sudah bisa dikonsumsi dengan cara diseduh layaknya teh. Mulailah meminum teh ini pada pagi hari. Untuk khasiat lebih optimal, minum satu cangkir teh kulit buah naga sebelum tidur.

Khasiatnya sangat baik, selain memelihara pembuluh, juga bisa untuk mereduksi kadar gula darah dan menghaluskan kulit.

Selamat mencoba!