Manfaatkan Masa Mudamu

 

Ketika kumpul dengan beberapa pemuda dan pemudi saya merasa sangat senang dan gembira. Karena sekumpulan pemuda yang aktif dan berkarya yang mampu merubah dan memajukan sebuah bangsa. Seperti kata bung Karno “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia” ungkapan itu membuat pemuda harus bergerak. karena setiap gerakan yang berhasil pasti memiliki kemauan yang kuat, harapan yang jauh ke depan, dan orientasi yang jelas serta terarah terutama di basis pemudanya.

 

Dan seorang pemuda harus mempunyai bekal dalam dirinya yaitu bekal moral dan sepiritual. Kebanyakan pemuda jaman sekarang hanya mengikuti arah gaya kehidupan bangsa barat dan melupakan nilai-nilai moral dalam kehidupannya. Sudah banyak kita dengar seorang pemuda mati karena miras, perkelahian antar pelajar, dan seorang wanita hamil di luar nikah. Semua itu karena meraka tidak mempunyai bekal moral, spiritual, dan ilmu agama dalam dirinya, mereka hanya mengikuti nafsu dan bisikan setan yang mempengaruhi pemikirannya. Sebagai pemuda islam kita harus mempunyai benteng yang kokoh dalam segi spiritual maupun moral. Di dalam sebuah hampir semua kampus mempunyai lembaga dakwah kampus yang di mana didalamnya ada pemuda-pemuda yang peduli untuk meyiarkan amar ma’ruf nahi mungkar. Melihat cerita diatas jaman sekarang pemuda yang terpengaruh oleh pergaulan bebas tak lagi mempunyai moral dan akhlak yang baik. Maka di dalam lembaga dakwah kampus mahasiswa dituntut berperan aktif dalam syiar di kampusnya. Dalam mensyiarkan dakwah di kampus ini perlu mahasiswa yang kritis, kreatif dan peduli. Maka dalam membentuk itu mahasiswa harus di mempunyai bekal intelektual. Menambah ilmu intelektual kita, dengan siringnya membaca buku dan melakukan diskusi untuk menambah wawasan kita. Allah sangat merangsang manusia melalui ayat-ayat Al Qur’an yang menyatakan: ‘afala ta’qilun, ‘afala yatafakkarun, dan lain-lain. Menurut penelitian, otak manusia yang terpakai hanya 5% dari volume otak yang sebenarnya. Apalagi otak orang Indonesia yang mungkin tidak mencapai batas maksimal itu. Bayangkan, jika kemampuan otak itu ditambah dengan kekuatan pendidikan (tarbiyah) yang kita jalankan. Luangkan waktu untuk membaca minimal sehari membaca 25 halaman. Selain kita perlu menambah ilmu intelektual, kita juga harus menambah ilmu agama dalam dakwah kampus atau menjadi aktivis dakwah kampus kita wajib mempunyai ilmu agama sebagai landasan kita dalam melakukan, karena kita sudah mempunyai petunjuk dari al-qur’an dan hadis. Maka dari itu kita harus memahami ilmu agama agar tahu mana jalan yang benar dan mana jalan yang salah.

 

Karna itu ku yakin menjadi aktivis akan menjadi bermafaat waktumu. Manfaatkan waktu mu sebaik mungkin dalam islam Rasulullah SAW berpesan “ jagalah lima hal sebelum datangnya lima hal: masa mudamu sebelum masa tuamu, kesehatanmu sebelum datang sakitmu, kayamu sebelum datang fakirmu, masa senggangmu sebelum masa sibukmu, dan hidupmu sebelum datang matimu. (HR Al Hakim).

Dan di akhirat kelak akan ditanya untuk perbuat apa masa muda? Seperti sabda ketika Rosulullah ditanya tentang apa yang akan dibalas dengan pahala atau siksa di hari kiamat, beliau menjawab:” Dia akan ditanya tentang apa yang ia perbuat untuk masa mudanya”. HR Tirmidzi
Tentang aktivitas pemuda, Rosulullah SAW bersabda: “ Sebaik-baik pemuda diantara kamu adalah yang mirip/seperti orang dewasa diantara kamu, dan sejelek-jeleknya orang tua diantara kamu adalah yang seperti pemuda diantara kamu” HR Baihaqi. maka manfaatkan waktu muda mu sekarang, karena perubahan sebuahan negara terletak pada pemuda yang peduli dan karena di tangan pemudalah yang akan menjadi penerus bangsa.