Kita mungkin tak asing dengan penyanyi Justin Bieber, Michael Jackson, Adele, ataupun artis-artis yang menjadi idola banyak orang tak hanya di dalam negeri saja, bahkan idola di penjuru dunia.

Bagaimana dengan mujahidah ini?

Adalah Marwa El Sherbini, seorang muslimah yang berjuang dan mati syahid karena membela haknya sebagi wanita muslim.

upload.wikimedia.org

Apakah kamu tahu Hari Hijab Sedunia? Yup, 1 Juli merupakan salah satu momen bagi muslimah di seluruh dunia. Pada tanggal itu ada yang menyebutnya sebagi hari Hijab Sedunia. Lantas apa hubungannya dengan Marwa El Sherbini?

Berikut kisah Marwa El Sherbini, wanita di Balik Hari Hijab Sedunia.

1Hijrah dari Mesir ke Jerman

wisataalmuna.blogspot.com

Dr. Marwa El-Sherbini adalah seorang peneliti farmasi dan pemain handball asal mesir. Perempuan berusia 32 tahun tersebut memiliki wajah yang sangat cantik.

Pada tahun 2005, ia mengikuti suaminya hijrah dari Mesir ke Jerman. Suaminya bernama Elvi Ali Okaz.

Kepindahan mereka memang sangat beralasan, karena suaminya hendak meneruskan kuliahnya setelah mendapatkan beasiswa kandididat Doktor dari Lembaga Max Planck Institute for Molecular Cell Biology and Genetic.

2Islamfobia, Tetangga yang Benci dengan Islam

www.worldalldetails.com

Setelah mereka tinggal di Bremen, kemudian keluarga kecil dengan anaknya ini pindah ke Dresen. Masyarakat di kota itu sangat tak ramah terhadap kaum muslimin terutama terhadap wanita berkerudung.

Marwa El-Sherbini dan keluarganya memiliki tetangga yang sangat membenci Islam. Adalah pria keturunan Jerman-Rusia, pria berusia 28 tahun tersebut setiap saat memberikan cacian dan makian kepada Marwa El-Sherbini.

Pernah cacian tersebut ia lontarkan di tengah keramaian kota Dresen, bahkan beberapa kali pria itu menarik kerudung Marwa, mencoba untuk melepaskannya.

Marwapun tetap membela diri. Akhirnya, ia melaorkan kejadian tersebut ke pengadilan.

3Peristiwa Tragis di Pengadilan

www.islamic-painting.com

Pengadilan memutuskan bahwa pria tadi bersalah atas tuduhan rasialis. Dan dia pun dikenakan denda sebesar 780 Euro.

Tak terima dengan keputusan tersebut, ia mengajukan banding. Pada tanggal 1 Juli 2009, saat Marwa sedang bersaksi, ia ditikam oleh pria tadi sebanyak 18 kali dalam waktu 30 detik.

www.theguardian.com

Kejadian itu semakin memilukan karena dilihat langsung oleh anaknya yang berusia 3 tahun. Suami Marwa yang hendak menlongnya juga ikut ditikam dan ditembak oleh polisi penjaga persidangan.

4Sosok Muslimah yang Pemberani

un2kmu.wordpress.com

Dr. Marwa El-Sherbini, ibu dari tiga anak yang juga sedang mengandung ini dibunuh dengan sadis oleh seorang pria jerman keturunan Rusia pada hari Rabu, tanggal 7 September 2009.

Dari kisahnya dapat kita ketahui bahwa Marwa El Sherbini adalah wanita yang memiliki ketaatan kepada perintah Allah SWT untuk mengenakan hijab.

Bahkan ia mempertahankan hijabnya dan memperjuangkan hingga akhir hayatnya.

5Hari Hijab Sedunia

naldoleum.blogspot.com

Sejumlah tokoh dan organisasi Islam mengusulkan tanggal kematian Marwa, 1 Juli diperingati sebagai “Hari Hijab Sedunia” (World Hijab Day).

Hal ini juga sekaligus menunjukan dukungan moral bagi kaum muslimah untuk berhijab.
Sungguh sangat memilukan kisah Marwa El Sherbini, “pahlawan” yang berjuang mempertahankan hijabnya.

Kisahnya juga mengingatkan kita pada mahalnya sebuah perjuangan.

Peristiwa tersebut dapat menjadi nasehat dan motivasi untuk kita agar kita taat pada perintah Allah SWT. Karena sesungguhnya hijab itu bukanlan “penjara” ataupun penghalang kita untuk berkarya.

Ia justru menjadikan kita lebih terjaga dan mudah dikenal sebagai seorang muslimah.

Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin. Hendaklah mereka mengulurkan hijab keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab ayat 59).