Kehamilan adalah salah satu perubahan fisik terbesar yang dialami wanita. Sejumlah perubahan luar biasa akan terjadi dalam tubuh dan hidup mereka, contoh misal yang jelas terjadi, sang ibu berhenti menstruasi! Ini tidak bisa dipungkiri, bukan?

Hehe. Nah sedangkan pada faktanya, hamil membuat wajah ibu lebih berseri dan membuat indera penciumannya menjadi lebih tajam.

Bukan itu saja, sang ibu pasti juga akan mulai berkebiasaan mendapati morning sickness dalam dirinya, mulai sering menghitung tanggal kelahiran, dan masih banyak lagi kebiasaan dan fenomena baru yang sang ibu temukan.

Pada umumya, perubahan yang signifikan dapat terlihat tiap trimester/triwulan (tiga bulan). Segala keluhanpun juga akan banyak muncul, tapi tiap triwulannya pun relatif berbeda.

Apa saja sih keluhan-keluhan yang biasa ditemui sang ibu saat masa kehamilan? At least, belajar lah buat persiapan, agar tidak terlalu surprise nanti saat mengalaminya. Ya bukan? Check them out!

1Trimester Pertama (Minggu 1 – Minggu 12)

siregarsfamily.com

Selama triwulan pertama, tubuh mulai mengalami banyak perubahan. Perubahan hormonal mempengaruhi hampir setiap sistem organ di dalam tubuh. Perubahan ini dapat memicu gejala bahkan pada saat minggu pertama kehamilan.

Perubahan yang mungkin akan dialami selama trimester pertama adalah kelelahan yang luar biasa, payudara sakit bengkak, perut terasa tidak enak dengan atau tanpa muntah (morning sickness).

Suka atau benci pada beberapa jenis makanan tertentu, mood tidak stabil, sembelit (sulit BAB), sering kencing, sakit kepala, mulas, berat bertambah atau turun.

Selama tubuh mengalami perubahan, mungkin akan ada pula perubahan dalam rutinitas sehari-hari, seperti pergi ke tempat tidur lebih awal atau sering makan, makanan kecil.

Untungnya, sebagian besar ketidaknyamanan tersebut akan hilang selama kehamilan berlangsung. Dan sebagian perempuan bahkan mungkin tidak merasakan adanya ketidaknyamanan semua ini!

Pada triwulan pertama ini, disarankan untuk menjaga pola makan karena pada awal kehamilan hormon progesteron pada ibu hamil akan meningkat dan menyebabkan perut lebih sensitif terhadap beberapa makanan yang akan menyebabkan stres pada ibu hamil.

Selain itu, latihan ringan juga bisa melakukan latihan ringan seperti jalan santai untuk menjaga kesehatan anda dan jabang bayi yang ada di dalam rahim.

2Trimester kedua (Minggu ke-13 – Minggu ke-28)

siregarsfamily.com

Kebanyakan wanita menemukan bahwa kehamilan trimester kedua lebih mudah daripada yang pertama. Mungkin akan telihat gejala seperti mual dan kelelahan menghilang. Tetapi yang baru lainnya, lebih terlihat perubahan pada tubuh sekarang.

Perut akan membesar sebagaimana bayi yang terus tumbuh. Menjelang trisemester ini berakhir, sang ibu akan mulai dapat merasakan bayinya bergerak.
Pada trimester kedua ini, sang ibu harus mulai menghindari aktifitas berat.

Bukan itu saja, sang ibu harus mulai menghindari posisi tubuh membungkuk untuk mengurangi resiko keguguran, merawat payudara agar tidak terjadi peradangan dengan baby oil atau krim khusus payudara.

Satu lagi yang penting, harus memperhatikan posisi tidur karena pada masa ini, janin sudah mulai bertumbuh besar.

Usahakan tidur dengan posisi miring ke kiri dengan kedua kaki diganjal guling agar janin mendapat banyak suplai oksigen.

3Trimester ketiga (Minggu ke-29 – Minggu ke-40)

sehatfresh.com

Makin mendekati tanggal kelahiran, perut pun semakin terbesar. Hal ini menandakan pertumbuhan dari janin itu sendiri. Beberapa perubahan baru pada tubuh yang mungkin akan dialami sang ibu pada trimester ketiga adalah sebagai berikut:

Sesak nafas, mulas, pembengkakan pada pergelangan kaki, jari, dan wajah. Jika ada pembengkakan yang tidak normal, harus segera dikonsultasikan lho ya. Wasir, sakit dada, ada kemungkinan bocor pra-air susu yang biasa disebut kolostrum.

Susah tidur, bayi dropping, atau bergerak lebih rendah dalam perut sang ibu, kontraksi, sebagai tanda nyata atau palsu waktu untuk melahirkan.

Nah, di penghujung masa trimester ketiga ini. Akan ada perubahan pada saat pendekatan tanggal jatuh tempo. Saat persalinan yang telah mendekati jatuh tempo, cerviks kian tipis dan lembut (disebut effacing).

Hal ini merupakan proses alami yang membantu kanal (vagina) kelahiran untuk membuka selama proses persalinan. So don’t worry!

ibundacerdas.com
ibundacerdas.com

Perlu diketahui, pada trimester ini ibu harus semakin meningkatkan suplai gizi dan energy. Yups, untuk si bayi dan persiapan untuk proses persalinan. Sang ibu juga harus mengatur emosi, dan yang pasti hindari stress.

Sudah cukup paham bukan tentang perubahan yang terjadi pada masa-masa kehamilan? Semoga bermanfaat!

 

SHARE