Untuk apa sih mengetahui masa subur?

Mungkin sebagian kamu memiliki pertanyaan yang sama seperti itu. Bingung melihat orang yang berusaha mencari cara mendeteksi masa suburnya. Memang sebenarnya kenapa mereka sebegitunya?

Masa subur sangat penting diketahui oleh kamu-kamu yang sudah menikah. Tujuan mendeteksi masa subur bagi sebagian wanita tentunya berbeda-beda.

Ada yang bertujuan untuk mengatur jarak kehamilan, mencegah agar tidak hamil, ataupun merencanakan agar segera hamil.

Namun biasanya yang benar-benar memperhatikan masa subur adalah bagi pasangan suami istri yang sedang melakukan program hamil.

ibu-hamil.web.id
ibu-hamil.web.id

Kenapa masa subur berkaitan dengan kehamilan? Hubungannya apa?

Hubungannya? Jadi masa subur itu adalah masa di mana ovum dalam keadaan sudah matang dan siap diovulasikan atau dikeluarkan ke tuba falopii.

Jika sudah begitu maka ketika ada sperma yang sampai ke tuba falopii maka ovum siap untuk dibuahi atau mengalami fertilisasi.

Bagaimana, kamu ngerti nggak? Emang sih pembahasan ini terlalu berbau pelajaran Biologi banget. Tapi ini penting buat pengetahuan kita.

Nah, untuk lebih jelasnya, kita lihat saja yuk cara mendeteksi masa subur.

1Mencatat Siklus Haid

heraanwar.com

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mendeteksi masa subur adalah dengan mencatat siklus haidmu. Kenapa perlu dicatat?

Pencatatan diperlukan untuk mengetahui apakah siklus haidmu normal atau tidak. Jika normal maka kamu dapat dengan mudah menghitung perkiraan masa suburmu.

Namun jika tidak normal, misal siklus haidmu kurang atau lebih dari 28 hari maka kamu perlu rajin mencatat kapan kamu mulai haid dan kapan haidmu berakhir.

Dengan mengetahui pola waktu yang tepat kapan kamu haid, maka kamu tinggal menghitung 14 hari sebelum kamu haid. 14 hari sebelum itulah masa suburmu.

2Mengukur Temperatur Tubuh

enaa.com

Cara kedua yang bisa kamu lakukan untuk mendeteksi masa subur adalah dengan rutin mengukur temperatur tubuhmu di pagi hari.

Suhu tubuh wanita saat ovum tidak berovulasi adalah 35-37 derajat celcius. Jika suhu kita naik setengah derajat dari biasanya maka itu adalah tanda bahwa kita sedang memasuki masa subur.

3Menggunakan Monitor Kesuburan

aliexpress.com

Nah, cara yang ketiga ini adalah untuk kamu yang siklus haidnya tidak rutin. Cara ini bisa kamu lakukan dengan mendatangi dokter untuk diperiksa urin kamu.

Urin kamu nanti akan diperiksa dengan alat bernama monitor kesuburan. Masa subur bisa terdeteksi dari hormon lutein yang keluar bersama urin sebelum masa subur kamu.

4Mengecek Lendir Serviks

kuherbal.com

Cara berikut adalah cara yang paling sederhana yang bisa kamu lakukan, karena tidak membutuhkan alat apapun dalam proses mendeteksinya.

Caranya bagaimana? Caranya, kamu hanya perlu menempelkan jarimu ke cairan vagina yang terkadang menempel di celana dalam atau di tisu setelah kamu mengeringkan vagina.

Jika cairan vaginamu licin dan elastis seperti putih telur, maka itu tandanya kamu sedang ada di masa subur.

5Jika Siklus Haid Teratur

tips-sehat-keluarga-bunda.blogspot.com

Jika siklus haidmu teratur, maka kamu dapat mendeteksi masa suburmu dengan mudah. Caranya bagaimana? Kamu hanya perlu menghitungnya.

Masa subur untuk wanita adalah 14 hari sebelum haid. Jadi untuk yang siklusnya 30 hari, maka masa suburnya di hari ke 16.

Sedangkan untuk yang siklusnya 27 hari, maka masa suburnya jatuh di hari ke 13. Jadi tinggal dikurangi saja siklus haidnya dengan angka 14. Mudahkan caranya.

Bagaimana, apakah kamu sudah bisa mendeteksi masa suburmu?