Penyakit panu adalah salah satu penyakit kulit yang timbul karena jamur Malassezia atau Pityriasis. Jamur ini sebenarnya tidak berbahaya, namun dengan kondisi tertentu menyebabkan jamur ini berkembang biak seperti panu. Tapi tidak usah khawatir, ternyata penyakit ini dapat disembuhkan dengan bahan alami dan obat alternatif dari apotik.

Sebelum ke pengobatan, mari kita ketahui terlebih dahulu beberapa-beberapa penyebab panu.

Apa saja penyebab datangnya panu?

1. Handuk Kotor

Selain karena berganti-ganti handuk dengan orang lain, namun ternyata kebersihan handuk juga menjadi faktor utama, bukan hanya dicuci 1×3 bulan. Namun baiknya dicuci sesering mungkin, karena dalam handuk sangat rentan datangnya bakteri.

2. Lingkungan Lembab dan Panas

Bukan dari segi lingkungan saja, bila anda sering beraktifitas diluar, usahakan menggunakan baju berkain katun untuk membantu penyerapan keringat, meminimalisir kulit lembab.

Lalu bagaimana untuk menjaga tubuh tetap fresh di siang hari?

Cara singkatnya anda dapat gunakan AC atau kipas untuk menjaga suhu tubuh di normal.  Setelah pulang walau jam malam dan tubuh sudah tidak berkeringat, lebih baik anda tetap segerakan mandi.

 

penyebab panu

3. Sering kontak langsung dengan sinar UV

Bila anda sudah terjangkit panu, usahakan untuk tidak kontak langsung dengan sinar UV, hal ini akan memperlebar perkembangbiakan jamur tersebut.

4. Keringat berlebih

Proses terjadinya jamur, karena adanya infeksi pada kulit. Keringat yang menempel dengan jamur panu akan menyebabkan resiko lebih cepat menyebar.

Lalu apa saja gejala panu?

1. Gatal-gatal

2. Bercak-bercak kecil berwarna putih, terkadang hitam bisa juga berwarna kemerah-merahan

3. Kulit kasar dan bersisik

Namun hal yang lebih susah dibedakan, ketika anda tergolong orang yang jarang mandi. Umumnya, jika anda tidak ingin masalah besar muncul, perhatikan terlebih dahulu hal-hal sepele. Orang yang jarang mandi, sangat rentan terjangkit penyakit kulit.

Cara mengobati panu dengan bahan alami :

1. Lengkuas

lengkuas

Selain untuk bumbu masakan, ternyata lengkuas juga dapat dijadikan untuk pengobatan berbagai penyakit kulit mulai dari borok, kudis, koreng dan tentunya penyakit panu. Cara pembuatan bahan alami ini terdiri berbagai cara.

 

 

 

 

Cara pertama :

Siapkan lengkuas berukuran ibu jari, tambahkan kapur sirih secukupnya lalu tumbuk, berikan air secukupnya. Lalu tempelkan ramuan lengkuas di daerah kulit yang terkena panu.

Cara kedua :

Siapkan lengkuas lalu potong-potong, kemudian hasil potongan lengkuas digosokan ke panu, setelah itu olesi sedikit spirtus.

Cara ketiga :

Cara ini sangat simpel, anda dapat tumbuk lengkuas atau potong-potong hingga kecil lalu gosokan ke penyakit panu.

2. Bawang Putih

bawang putih

Bawang putih (Khasiat Bawang Putih) telah dikenal dengan kandungan anti jamur, membuat bumbu dapur ini digunakan di dunia kecantikan dan tidak terkecuali  untuk panu. Cara membuatnya sangat simpel, tinggal kupas dan buang kulit bawang lalu iris, kemudian olesi pada panu. Namun hal ini akan membuat anda perih karena “gosokan”, untuk cara yang lebih halus, kamu dapat blender/parut bawang putih, lalu tempel ke bagian panu.

 

3. Belerang

belerang

Belerang dipercayai telah menjadi salah satu bahan produk kecantikan, salah satunya sabun dengan kandungan sulfurnya. Sifatnya membersihkan jamur dari kulit termasuk panu, kadas, dan kurap.

 

 

 

Ramuan ini dapat dibuat dengan beberapa cara, antara lain :

Cara pertama :

Sediakan bubuk belerang, lalu kamu dapat campurkan bubuk belerang itu dengan air biasa. Lalu oleskan ke kulit panu.

Cara kedua :

Ambil sedikit bubuk belerang, lalu campurkan dengan jeruk nipis dan minyak kelapa. Lakukan rutinitas ini setiap beres mandi.

Cara ketiga :

Anda dapat berendam air belerang di pegunungan. Cara ini sangat lambat, lebih baik dibarengi dengan perawatan alami lainnya.

Selain dengan bahan alami, kamu bisa membeli beberapa obat anti jamur dipasaran, antara lain :

1. Krim Antijamur

krim antijamur

Krim antijamur ini sudah gampang dicari dipasaran seperti supermarket dan apotek. Bila jenis panu yang anda derita masih kecil dan belum menyebar kemana-mana, anda bisa menggunakan salep antijamur ini. Krim antijamur yang harus anda cari harus mengandung mikonazol dan klotrimazol.

Gunakan selama 1-2 minggu, bila jamur tidak kunjung sembuh, anda dapat segera berkonsultasi ke dokter spesialis.

2. Sampo Antijamur

sampo antijamur

Sampo antijamur pun dapat anda gunakan tanpa menggunakan resep dokter, namun perlu anda baca terlebih dahulu cara penggunaannya dan efek samping yang kemungkinan terjadi, untuk kulit sensitif  biasanya ia akan merasakan kulit sedikit terbakar dan mengalami iritasi. Tidak usah kwatir, anda dapat mengencerkan sampo antijamur dengan menggunakan air.

Untuk jenis sampo antijamur, anda harus membeli sampo yang mengandung bahan selenium sulfida dan ketoconazole.

3. Tablet Antijamur

obat antijamur

Tablet antijamur hanya untuk jamur yang sudah menyebar diberbagai tempat. Obat ini dapat anda gunakan juga bila penggunaan sampo dan salep tidak kunjung sembuh, namun efek samping mengkonsumsi obat ini adalah ruam pada kulit dan sakit perut. Lama kelamaan efek sampingnya akan hilang, karena tubuh sudah mulai beradaptasi.

Bila ketiga alternatif itu tidak sembuh, sudah harusnya anda pergi ke dokter kulit.

 

 

Pencegahan terjadinya panu :

1. Mandi minimal 2x dalam sehari

2. Hindari penggunaan handuk secara bergantian

3. Usahakan selalu berganti pakaian setiap anda mandi

4. Hindari penggunaan spon bedak secara bergantian dengan penderita

Bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Penyakit panu sangat kerap terjadi pada semua orang, hal ini karena sesuatu yang dianggap sepele tidak terlalu diperhatikan. Mulai sekarang, anda dapat menggunakan cara hidup sehat agar terhindar dari jamur yang menempel ke kulit anda.

Sumber