Bunda yang juga harus memainkan peran sebagai wanita karir sering kali kewalahan bagaimana cara mendekati hati si kecil. Si kecil kadang terlanjur marah lantaran sering ditinggal lembur atau bahkan dinas ke luar kota.

Parahnya bunda yang memang fisiknya sudah lelah mudah menyerah dan tidak berusaha lebih keras lagi. Padahal pendekatan hati dengan si kecil adalah pintu pertama untuk bisa mendengarkan cerita keluh kesah kesehariannya.

Dari cerita kesehariannya inilah bunda bisa mengontrol apakah si kecil baik-baik saja. Bahkan dari obrolan ringan bersama si kecil, bunda bisa menanamkan nilai-nilai kebaikan meskipun bunda tak memiliki banyak waktu bersamanya.

www.buahhatikusurgaku.blogspot.com
www.buahhatikusurgaku.blogspot.com

Salah satu yang bisa dilakukan adalah benar-benar manfaatkan waktu liburan atau waktu luang bersama si kecil. Jangan sampai waktu luang ini hanya berlalu dengan tak saling sapa atau bahkan hanya memarahi si kecil.

www.ibudanbalita.com
www.ibudanbalita.com

Bagaimanapun juga anak tak hanya butuh materi untuk tumbuh. Namun juga perhatian dan kasih sayang sehingga dia dapat tumbuh menjadi anak yang baik dan tangguh di masa depan.

Quality time bersama si kecil bisa dengan membuat prakarya yang membuat ia senang sehingga bunda dapat dengan mudah mendekati hatinya. Hati yang sudah ‘klik’ dengan si kecil adalah momentum yang sangat berharga.

Selain itu membuat prakarya atau sekedar bermain coret-coret akan memperbaiki kondisi psikologis, melatih si kecil untuk fokus dengan suatu pekerjaan serta melatih syaraf motorik.

Berikut ini beberapa tips quality time bersama si kecil.

1Mewarnai Bersama

theconversation.com

Belikanlah si kecil buku mewarnai dengan gambar buah-buahan atau tokoh kartun kesukaannya. “Nak, Bunda kemarin beli buku mewarnai Frozen kesukaanmu. Bantu Bunda mewarnainya yuk Nak.” Begitulah contoh kalimat ajakan yang bisa bunda sampaikan.

Jika ia masih enggan, bunda dapat mulai mewarnai terlebih dahulu sambil terus cerewet mengajaknya berkomunikasi. Sebagai contoh, “Nah ini Elsa pakai baju biru. Kalau Olaf warnanya apa ya Nak? Bunda lupa.”

2Melukis Bersama

www.mamanya.wordpress.com

Jika mewarnai bersama belum berhasil mendekati si kecil, cara kedua lebih menarik. Sediakan cat air yang dituangkan ke dalam palet, kertas karton serta kuas. Jangan takut boros cat air karena anak-anak biasanya mudah tertarik dengan warna-warna mencolok.

Bunda bisa sedikit mengawali menggoreskan beberapa coretan warna di atas kertas. Setelah itu biarkanlah si kecil bebas berekspresi dengan warna. Jangan terlalu mendikte bentuk gambar agar dia tidak merasa tertekan.

3Meminta Si Kecil Membuat Finger Print

www.anything-handmade.blogspot.com

Membuat gambar menggunakaan tangan atau finger print akan membuatnya semakin merasa bebas. Bunda dapat membuat pasta finger print dengan bahan makanan. Campurkan tepung terigu dengan air hingga berbentuk pasta.

Pasta tepung terigu kemudian diberi pewarna makanan dengan beberapa warna. Ajari si kecil tidak takut kotor dengan pasta warna untuk kemudian menggoreskannya di atas kertas. Biarkan dia berekspresi sesukanya bahkan membuat kotor bajunya.

Bunda dapat menambahi warna untuk merapikan gambar. Namun porsi gambaran terbesar tetap pada si kecil.

4Membuat Prakarya Menggunakan Clay

www.youtube.com

Setelah berhasil mendekati si kecil, variasikan cara berkarya bersama salah satunya dengan clay. Cara membuat clay hampir sama dengan pasta finger print, namun penambahan air lebih sedikit.

Jika si kecil tidak puas dengan bentuk benda yang ia buat, ajarkan ia untuk meremas kembali clay dan membuatnya menjadi bentuk yang baru.

Jangan lupa untuk menyimpan hasil karya bersama bunda dengan si kecil. Jika perlu berikan pigura untuk di pasang dirumah. Meskipun bukan karya yang indah, namun karya ini kelak akan menjadi kenangan yang indah.

SHARE