Anak adalah amanah yang diberikan kepada Allah. Bukan hanya materi sebagai sarana dia bertumbuh secara fisik saja yang harus kita berikan kepadanya. Namun juga perhatian untuk memberikan bekal kepadanya menghadapi kehidupan.

Rasulullah pernah bersabda yang intinya kita harus mempersiapkan bekal untuk anak dengan sebaik-baiknya. Karena zaman yang akan ia hadapi berbeda dengan zaman yang kita hadapi saat ini.

Akhir-akhir ini sering kita jumpai seminar dan buku-buku yang mengupas tuntas tentang pengasuhan anak atau parenting. Pengasuhan anak tak semudah menitipkannya pada pembantu atau sekolah full day.

Menurut www.theasianparents.com parenting atau pola asuh anak adalah suatu proses untuk meningkatkan dan mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, finansial, dan intelektual seorang anak sejak bayi hingga dewasa.

Pengasuhan anak dapat diibaratkan dengan bermain layang-layang. Pernahkah kamu bermain layang-layang? Saat layang-layang sudah terbang tinggi, kamu kadang menarik dan mengulurnya.

www.blog.debusana.com
www.blog.debusana.com

Mengasuh anak secara umum juga seperti itu. Ada kalanya kita membebaskannya memilih jalan kehidupan, ada kalanya kita perlu mengarahkan apa yang sebaiknya ia pilih.

Berikut ini terdapat beberapa tips mendidik anak seperti bermain layang-layang.

1Masing-Masing Anak Adalah Spesial

www.gambargambar.co

Meskipun memiliki gen dari ayah dan ibu yang sama, namun masing-masing anak tidak bisa disamakan. Bahkan anak kembar yang berbagi ruang dalam rahim bunda pun memiliki sifat dan karakter yang berbeda.

Ayah bunda harus menyadari bahwa masing-masing anak memiliki keistimewaan. Jangan membanding-bandingkan kakak dengan adik ataupun sebaliknya. Hal ini akan menyakiti hatinya dan mematikan rasa percaya dirinya.

Orang tua harus jeli apa yang menjadi bakat dan potensi si kecil. Sebagai contoh jika ia suka membuka-buka majalah anak bahkan sejak ia belum bisa membaca, mungkin memang bakatnya dalam bidang menulis.

Ada juga anak yang tidak suka membaca, namun suka membongkar pasang mainannya sendiri. Anak seperti ini kemungkinan memiliki bakat dalam bidang teknis.

2Jalinlah Kedekatan dengan Anak

www.muslimah.wordpress.com

Ayah bunda bukan mesin ATM yang hanya memberikan lembaran rupiah saat anak butuh. Meskipun sibuk dengan pekerjaan dan berbagai urusan, mendidik anak tetaplah menjadi prioritas.

Jangan hanya memberikan sisa-sisa waktu untuk berkomunikasi dengan anak, namun sisihkan waktu khusus untuk anak. Tetaplah jaga komunikasi dengan si kecil sesibuk apapun pekerjaan ayah bunda.

Dengarkan cerita dan keluhannya dengan teman-teman sekolah, teman-teman sepermainan, dan aktivitas yang ia jalani sehari-hari. Meskipun hal tersebut adalah hal-hal kecil, namun sangat penting untuk menjalin kedekatan.

3Berikan Aturan-Aturan untuk Menanamkan Kedisiplinan

www.kaoskeluargamuslim.wordpress.com

Aturan diperlukan sebagai rambu-rambu apa yang boleh dilakukan si kecil dan apa yang tidak boleh dilakukan. Akan lebih baik jika aturan ini dibuat bersama si kecil.

Berdiskusilah saat ayah, bunda, dan semua anak berkumpul. Berikan gambaran bahwa sesuatu harus ada batasan demi kebaikan dirinya dan lingkungan disekitarnya.

Sebagai contoh jam 18.00 sampai 20.00 semua anggota keluarga tidak boleh menyalakan televisi. Jam tersebut adalah waktu belajar. Ayah dan bunda juga harus konsekuen menjalankan aturan yang telah disepakati.

4Jangan Memasang Taget Terlalu Tinggi untuk Anak

www.fau2i.blogspot.com

Ada sebuah kasus di mana seorang anak TK harus dirawat di rumah sakit karena gangguan pencernaan. Usut punya usut, sang bunda keceplosan cerita kepada guru sekolahnya bahwa ia sedang menjalani program diet.

Program diet ini dilakukan karena si kecil akan mengikuti lomba model.

Orang tua tidak salah jika mengharapkan anaknya berprestasi dengan bidang pilihan anak. Namun, tak bijak jika menargetkan terlalu tinggi dan malah menjadi beban untuk anak.

5Jadilah Teladan yang Baik

www.majalahembun.com

Sebuah pepatah mengatakan bahwa 1 teladan lebih baik dibandingkan 1000 wejangan. Jika bunda menginginkan anak disiplin, orang tua sudah semestinya mencontohkan sikap disiplin setiap hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here