Sebuah gereja tua di Negara Spanyol berubah menjadi arena skateboard bergaya kekinian. Bangunan yang usianya sudah ratusan tahun ini penuh dengan coretan mural.

Sekedar pengetahuan saja, mural merupakan teknik melukis yang dilakukan di media dinding atau permukaan media yang luas dan sifatnya permanen. Hampir mirip sih dengan grafiti. Perbedaannya hanya terletak pada sisi tulisan.

Kalau grafiti biasanya memakai cat semprot. Sementara mural menggunakan cat tembok, kayu atau semua jenis cat yang bisa menghasilkan lukisan.

Mural sudah ada lho, sejak 30.000 tahun sebelum masehi. Fakta-faktanya dapat kamu temukan di dinding gua Altamira, Sapnyol, dan Lascaux, Prancis.

Pada era modern, mural dikembangkan pertama kali di Meksiko. Nama pelopornya yakni Diego Rivera, Jose Clemente Orozco, dan David Alfaro.

Sekarang karya seni mural juga digunakan untuk merombak gereja di Santa Barbara menjadi sangat indah.

Gereja hasil rancangan arsitek Asturia Manuel el Busto tersebut didirikan tahun 1912 di Santa Barbara. Merupakan gereja yang diabaikan selama bertahun-tahun. Bangunannya bahkan nyaris runtuh.

Untungnya, masih ada sekelompok pemuda yang peduli pada bangunan gereja tua tersebut. Mereka menamakan dirinya sebagai bagian dari kelompok Church Brigade. Pembangunan gereja didanai oleh Red Bull, sebuah lembaga pendanaan online.

Atas kreativitas tangan-tangan anak muda itu, gereja akhirnya berubah wujud menjadi arena skateboard super keren.

Arena ini dibuka untuk umum. Mereka memberi nama untuk bangunan bekas gereja dengan sebutan Kaos Temple. Seniman Okuda San Miguel ikut menyumbangkan bakat grafitinya. Ia melukiskan mural yang berwarna-warni.

Okuda secara cerdas mengaplikasikan warna-warna pelangi untuk menghias dinding dan langit-langit gereja.

Ingin tahu lebih banyak bagaimana titik keindahan itu menjulang di seluruh sudut gereja? Yuk, intip gambar-gambar berikut ini!

1Arena Skateboard Terindah

boredpanda.com

Inilah dia perubahan yang terjadi. Samping kiri terlihat performa gereja sebelum dipoles oleh Church Brigade. Sementara di sebelah kanan adalah tampilan gereja sesudah disulap jadi taman skateboard.

2Cahaya Matahari Menembus

boredpanda.com

Seluruh permukaan ruangan memang dipenuhi warna-warna cerah. Namun, sinar matahari masih bisa masuk melalui jendela yang tinggi.

Cahaya putihnya begitu memukau. Lukisan di setiap dinding dan langit-langit menjadi semakin cerah disinari cahaya matahari. Bermain skateboard pun jadi lebih mengasikkan.

3Landasan Skateboard

boredpanda.com

Pembangunan landasan nyaris menutupi seluruh ruangan gereja. Akan tetapi perombakannya tak berhenti sampai di sini saja. Dengan hiasan mural yang menyelimuti dinding dan langitnya, membuat landasan ini semakin terlihat keren.

boredpanda.com
boredpanda.com

Semua orang nampak asik bermain skateboard di atas landasan yang memang dirancang unik dan tidak biasa.

4Berdoa di Gereja

boredpanda.com

Ternyata masih saja ada orang yang berdoa di gereja yang telah disulap menjadi arena skateboard ini. Pemandangan kontras terjadi dengan gambar di sampingnya. Beberapa orang justru asik bermain skateboard.

5Karya Okuda San Miguel

boredpanda.com

Lukisan karya Okuda ini benar-benar mengagumkan. Ia merepresentasikan kompas yang berwarna-warni. Kompas terlihat isometrik dan memiliki sebuah pesan.

Kira-kira pesan itu berbunyi, siapapun kamu atau apapun yang kamu lakukan, yang paling penting adalah tujuan kamu.

6Lukisan Burung

boredpanda.com

Coba perhatikan gambar di belakang kedua pemuda ini. Mirip wajah seekor burung bukan? Lengkap dengan paruh lancip dan mata tajam. Agak sulit menerjemahkan burung apakah itu. Jawabannya antara dua jenis burung. Bisa jadi elang atau mungkin burung hantu.

Terlepas dari semua hal tersebut, lukisan elang ini begitu indah dan tidak terlihat menyeramkan sama sekali. Barangkali karena balutan warna-warna pelangi yang memoles seluruh wajahnya.