Indonesia kaya akan fauna dan floranya. Negara yang mendapat julukan jamrud khatulistiwa ini memang memiliki kekayaan alam yang beragam. Tanahnya yang subur menjadikannya mendapat julukan ‘tanah surga’.

Kamu bisa melihat beraneka tumbuhan yang tumbuh di negara ini yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Bahkan tumbuhan langka, Bunga Bangkai juga ditemukan di Indonesia. Selain itu, berbagai jenis hewan juga ada di sini. Baik hewan yang hidup di darat, laut, dan di udara.

Kekayaan dan keindahan alam Indonesia mampu menghipnotis banyak kalangan manusia baik di dalam maupaun di luar negeri. Salah satu hal yang menarik adalah keberagaman fauna yang dimiliki.

Anis Merah. Bagi kamu pecinta kicauan burung tentu tak asing dengan burung ‘cantik’ ini. Anis Merah,  burung yang berasal dari Pulau Dewata, Bali. Anis merah atau punglor merah merupakan salah satu burung yang memiliki kicauan yang bagus.

Burung ini termasuk salah satu jenis burung yang memiliki kicauan yang sangat istimewa. Mengapa? Karena anis merah memiliki gaya kicauan yang sangat unik, yaitu ‘teler’. Tahu kah kamu gaya telernya ini mampu memberi pesona dan daya pikat yang tinggi.

Anis merah memiliki beberapa nama sebutan yang beragam misalnya punglor merah, anis bata, punglor cacing dan sebagainya. Untuk nama ilmiah dari burung ini sendiri ialah Zoothera citrina.

Burung yang dominan dengan warna merah kecoklatan ini telah menjadi salah satu unggas kicauan yang banyak dicari oleh berbagai kalangan kicau mania. Tak hanya dengan suara gacornya yang merdu, lantang dan variatif, burung pengicau ini juga memiliki gaya khas yang seringkali disebut dengan istilah teler.

Pengertian dari teler sendiri yakni perilaku geleng-geleng dengan pergerakan seluruh tubuh yang melemas menyerupai orang mabuk.

Bagi kamu yang ingin mengenal lebih dekat tentang burung cantik ini, berikut beberapa hal tentang anis merah.

1Habitat Anis Merah

1.bp.blogspot.com

Anis merah dapat ditemukan di Indonesia dan juga di negara lain seperti di India, Malaysia, Thailand, China dan Vietnam.

Di Indonesia, anis merah terdapat di Bali, Kalimantan, Jawa, dan Sumatra. Akan tetapi akibat maraknya penjaringan burung untuk dijual sebagiburung peliharaan, jumalah anis merah di Jawa diperkirakan telah menurun dengan tajam.

Di Indonesia, perkembangan Anis Merah terdapat di Sumatra, Kalimantan, Jawa dan Bali. Di Sumatra diperkirakan merupakan pendatang (migran) dari daratan Asia dan kemungkinan terdapat dua ras yaitu ras Zoothera Citrina Innotata dan ras Zoothera Citrina Gibsonhilli.

Di Kalimantan bagian Utara merupakan burung penetap di daerah pegunungan antara 1000-1500 meter diatas permukaan laut dan hanya di ketahui ada di Gunung kinabalu dan Trusmadi yang merupakan ras Zoothera Citrina Aurata.

Di Kalimantan bagian utara burung ini menetap di daerah pegunungan, antara 1000 – 1500 meter dpl (di atas permukaan laut). Sedangkan di Jawa dan Bali anis merah ditemukan pada ketinggian sampai 1500 meter dpl.

Di Jawa dan Bali dapat ditemukan sampai ketinggian 1500 meter diatas permukaan laut. Ras yang terdapat di Jawa bagian barat adalah Zoothera Citrina Rubecula sedang yang ada di Jawa bagian Timur dan Bali adalah Zoothera Citrina Orientis, kedua ras ini hanya dibedakan dari panjang sayapnya.

Namun di Jawa, jumlah Anis Merah diperkirakan telah menurun dengan sangat tajam akibat maraknya penjaringan burung untuk di jual sebagai burung peliharaan.

Dihabitatnya Anis Merah mencari makan di atas tanah tanaman bawah yang rapat. Sangat aktif mencari makan di bawah bayang-bayang sinar matahari dengan membongkar-bongkar seresah dedaunan untuk mencari serangga, laba-laba, cacing dan buah-buahan yang telah jatuh di tanah.

Sarang Anis merah seringkali di bangun pada ketinggian lebih dari 4,5 meter dan diletakkan pada pohon kecil atau semak. Sarang Anis Merah berbentuk seperti mangkuk yang dangkal dan tersusun dari akar pohon, daun dan seresah.

Anis Merah sekali produksi jumlah telur bisa menghasilkan dua hingga empat telur, dierami selama 14 hari hingga menetas. Setelah menetas, anaknya di rawat sekitar 12 hari oleh induknya hingga dapat keluar dari sarang.

Sebagai burung peliharaan, perawatan harian Anis Merah sedikit berbeda dengan habitat aslinya.

Dimana, dalam rawatan harian agar stamina Anis Merah selalu stabil, ada baiknya kita menggunakan Ebod Vit agar daya tahan tubuh Anis merah tetap terjaga sedang untuk pakan tambahan extra fooding tetap sama seperti habitat aslinya yaitu serangga, cacing dan buah-buahan.

Berbicara mengenai kebiasaan, burung anis merah mempunyai kebiasaan. Apa kebiasaannya? Kebiasaannya adalah apabila burung tersebut membuat sarang, maka antara sarang yang satu dengan sarang yang lainnya saling berdekatan.

Kamu ingin tahu sarang anis merah? Sarang anis merah berbentuk seperti mangkuk yang dangkal dan tersusun dari akar pohon, daun, dan seresah. Sarang ini dibangun pada ketinggian lebih dari 4,5 meter dan diletakkan pada pohon kecil atau semak.

2Makanan Anis Merah di Alam Bebas

kicauan.files.wordpress.com

Anis merah mencari makan di atas tanah. Ia sangat aktif mencari makanan di bawah bayang-bayang sinar matahari. Burung ini mencari makandengan membogkar-bongkar seresah daun untuk mencari serangga, laba-laba atau biasanya cacing dan buah-buah yang jatuh.

Selain cacing tanah, kamu juga bisa memberi pakan alternatif lainnya untuk merangsang burung agar segera berbunyi seperti semula. Sesuai dengan tipikalnya sebagai burung pemakan buah, anis merah bisa diberi buah-buahan seperti apel, pepaya, pisang, dan sebagainya.

Kamu juga bisa membuat racikan sendiri, yang terdiri atas parutan apel dan kroto, lantas dicampur hingga merata. Pakan racikan ini pernah diulas Om Kicau untuk menggacorkan burung tledekan.

Pakan racikan diberikan 2-3 kali dalam seminggu, dengan waktu pemberian pada pagi hari.

Cara menggunakan tepung cabai bisa meniru apa yang telah dilakukan para penggemar anis merah yang tergabung dalam grup Anis Merah Macet dan Trotol Nusantara.

Mereka berhasil membuat anis merah yang semula macet bunyi jadi ceriwis lagi. Dalam hal ini, tepung cabai dicampur dengan voer burung.

Jika Anda menggunakan tepung cabai yang dijual di pasar atau warung dalam bentuk sachet, porsinya cukup separo sachet dicampur 1 sendok voer burung. Jika menggunakan tepung cabai buatan sendiri, porsinya 1 sendok tepung cabai dicampur dengan 1/2 sendok voer burung.

Waktu pemberian yang tepat adalah ketika burung sedang diembunkan. Tepung cabai sebaiknya jangan diberikan apabila matahari sudah terbit cukup tinggi, atau jangan melewati pukul 07.00. Setelah jam tujuh pagi, pakan bisa diganti dengan pakan biasanya.

Lakukan hal ini secara rutin selama beberapa minggu, atau sampai terjadi perubahan signifikan pada anis merah yang macet bunyi. Biasanya dalam waktu beberapa hari atau minggu (tergantung kondisi burung), perubahan itu sudah terlihat.

Selama terapi ini dijalankan, pastikan anis merah tetap mendapatkan perawatan harian seperti  biasanya (mandi, jemur, dan EF). Selain itu, burung juga harus dalam kondisi  sehat dan tidak sedang mabung.

3Ciri Anis Merah Jantan dan Betina

kicauan.files.wordpress.com

Anis merah merupakan burung monomorfik sehingga perbedaa jantan dan betina tidak bia dibedakan dengan hanya melihat ciri-ciri fisik yang terlihat saja. Namun umumnya orang-orang membedakan jenis kelamin anis merah dengan beberapacara berikut.

Anis merah jantan mempunyai warna merah yang lebih terang tajam dan juga hitam legam daripada anis merah betina. Selanjutnya kamu dapat meraba kloaka untuk mengetahui kerapatan tulang supitnya.

Jika tulang tersebut rapat dan terasa runcing maka ia adalah anis merah jantan. Tapi jika agak lebar dan lembek makaia anis merah betina. Kamu juga dapat melihat dari segi perilakunya.

Untuk anis merah jantan, ia akan mendongak-dongakan kepalanya jika bertemu dengan sesama burung anis merah. Sedangkan anis merah betina ketika sedang birahi dan bertemu jantan yang berkicau teler, maka ia akan menggetar-getarkan sayapnya sambil mendongakan kepalanya.

Dari jenis kelamin burung teler ini yang mampu berkicau secara maksimal dengan aneka ragam variasi ialah punglor merah yang berkelamin jantan dibandingkan betinanya. Dengan adanya kenyataan tersebut, wajar jika harga dari burung anis merah jantan akan bernilai lebih tinggi.

Sedangkan untuk sang betina hanya bisa gacor dengan sedikit variasi saja, sehingga harganya pun cenderung lebih terjangkau.

Meskipun begitu, bukan berarti gacoran dari burung anis merah betina tidak memiliki manfaat sama sekali. Salah satu manfaat yang bisa diandalkan dari suara betina yakni mampu dipergunakan sebagai pemancing kicau sang jantan yang kondisinya masih belum bisa buka paruh.

Apabila ksmu memang berminat menangkar unggas pengicau berciri khas teler dan ngeplong ini, maka sangat dianjurkan untuk menentukan pilihan terhadap jenis kelaminnya terlebih dahulu.

Jika menginginkan burung tersebut supaya cepat gacor, maka anda bisa memilih anis merah jantan. Meskipun akan dikenakan tarif yang lebih mahal dalam penentuan jenis kelamin tersebut, tetapi anda tak akan merasa rugi jika burung pejantan yang telah anda beli bisa gacor dengan lantang dan bervariasi.

Bagi kicau mania yang sudah tidak sabar lagi untuk membeli burung ini, namun masih belum tahu cara membedakan jenis kelaminnya, maka alangkah baiknya jika anda berkenan untuk menyimak beberapa informasi ciri jantan dan betina yang berhasil saya rangkum dibawah ini.

Ciri Anis Merah Jantan

  • Bulu hitam diseluruh tubuh lebih mengilat dan pekat.
  • Warna merah pada bulu terlihat lebih terang.
  • Jika diraba supit urang (pubis) terasa runcing dan rapat.
  • Paruh relatif tebal dan terlihat lancip jika diamati dari atas.
  • Dengan lubang hidung lebar dan panjang.
  • Posisi mata hampir sejajar dengan paruh.
  • Leher relatif panjang daripada betina.
  • Memiliki jari-jari kaki yang panjang.
  • Kepala berbentuk lonjong.
  • Sayap terlihat mengepit rapat.
  • Apabila bertemu dengan burung anis merah lain maka akan berperilaku mengangkat kepala ke atas sembari berkicau. Ukuran tubuh panjang dan ramping

Ciri Anis Merah Betina

  • Bulu yang berwarna hitam di sekujur tubuhnya cenderung lebih kusam.
  • Bulu yang berwarna merah terlihat lebih kusam.
  • Supit urang lembek dengan jarak yang renggang antara kedua sisinya.
  • Paruh cenderung lebih tipis dibandingkan anis merah jantan.
  • Lubang hidungnya lebih kecil dibanding jantan.
  • Mata tidak sejajar dengan paruh.
  • Leher berukuran lebih pendek.
  • Jari-jari kakinya cenderung pendek.
  • Bentuk kepala bundar.
  • Sayapnya terlihat agak kusam disertai dengan corak warna kuning.
  • Jika bertemu dengan burung anis merah lain maka akan menggetar-getarkan sayapnya dan bersuara pelan atau ngeriwik yang mirip dengan suara siulan.
  • Saat sayapnya mengepit terlihat agak renggang.
  • Tubuh cenderung lebih pendek dan berbentuk membundar.

Untuk perbedaan ciri-ciri jenis kelamin anis merah yang masih trotol atau anakan, bisa kita amati dan dibandingkan melalui bulu berwarna hitam yang terdapat pada sayapnya.

Apabila ciri bulu sayap tersebut lebih mengkilap dan tidak didapati warna kuning, maka bisa diyakini bahwa burung tersebut memiliki kelamin jantan.

Sedangkan untuk burung yang berkelamin betina, ditandai dengan bulu yang kusam dan terdapat bintik-bintik berwarna kuning pada sayapnya

4Makanan untuk Anis Merah

i313.photobucket.com

Jika kamu ingin memelihara burung ini, berilah perawatan dengan baik salah satunya dengan memberi makanan yang baik untuk si anis merah ini.

Makanan yang dapatkamu pilih antara lain Voer dengan kadar protein 12% sampai 18%, makanan ini harus tersedia di dalam cepuknya (wadah makannya). Selain itu buah segar, seperti pepaya, pisang kepok putih, apel, pir, dan tomat.

Kamu juga dapat memberi makanan tambahan sperti jangkrik, cacing, kroto belalang, dan lainnya. Namun, kamu juga harus mengetahui karakter masing-masing burung untuk memebri makanan tambahan ini.

Bagaimanapun, kebutuhan vitamin tambahan untuk burung-burung yang berada dalam sangkar atau kandang mutlak diperlukan.

Ini berbeda dari burung di alam liar yang secara instink bisa mendeteksi kebutuhan vitamin untuknya, dan dengan mudah mendapatkannya di alam.

Burung piaraan hanya bisa memperoleh vitamin dari pakan yang disediakan perawat / pemiliknya. Berdasarkan hasil penelitian, hampir semua burung piaraan manusia kekurangan vitamin dan mineral.

Itu sebabnya, sebagian besar penggemar burung di luar negeri (terutama Eropa, Amerika, Australia) selalu memberikan suplemen vitamin dan mineral, di luar pakan utama dan pakan tambahan.

Burung yang kecukupan vitamin memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik, memiliki stamina dan power lebih bagus untuk mengeluarkan suara kicauannya. Apalagi bagi burung yang baru pulih mabung, multivitamin sangat bagus untuk mempercepat pemulihan kondisi tubuh.

Bahkan pemberian cabai merah pada burung kicauan bisa merangsangnya rajin bunyi, terutama anis merah. Penggunaan cabai merah sebagai pakan burung sebenarnya sudah dilakukan sejak lama, dengan hasil yang beragam.

Namun rata-rata mengakui ada perubahan pada burung piarannya setelah diberi pakan yang mengandung cabai, misalnya burung yang semula malas bunyi menjadi lebih rajin berbunyi, atau burung yang semula kurang aktif menjadi lebih aktif.

Bukan itu saja, beberapa penggemar anis merah meyakini kalau burung bakalan dan / atau burung yang macet bunyi  akan berubah menjadi aktif dan mudah terangsang untuk bunyi setelah diberi pakan yang mengandung cabai.

Tentu perubahan itu tak tersejadi seketika, melainkan secara bertahap hingga beberapa minggu.

Berdasarkan perbincangan di berbagai media sosial, pemberian tepung cabai pun dapat memberikan efek cukup nyata bagi anis merah yang macet bunyi maupun anis merah bakalan. Tepung cabai banyak dijual di pasar atau di warung.

Pemberian tepung cabai dalam bentuk sachet memang sah-sah saja, namun kita perlu mempertimbangkan apakah bahan itu juga cocok untuk dikonsumi burung. Misalnya apakah tepung cabai itu bebas dari bahan pengawet kimiawi?

5Menangani Anis Merah yang Terlalu Galak

duduul.com

Sebagaimana cucak hijau, burung anis merah memiliki karakter yang sangat labil. Kesalahan dalam pengangkutan (transportasi), pemberian extra fooding (EF) yang kurang tepat, dan beberapa kekeliruan lain dalam penanganan bisa membuat anis merah menjadi sensitif, naik emosi, galak, dan berujung pada macet bunyi.

Orang Sunda sering menyebut anis merah sebagai burung ambeukan (artinya tukang ngambek). Bagaimana cara menangani anis merah yang terlalu galak?

Umumnya perilaku anis merah yang galak atau sensi itu dialami burung yang belum sepenuhnya mapan. Mereka peka terhadap perubahan pola perawatan.

Meski demikian, tidak sedikit pula burung mapan / dewasa yang punya perilaku seperti itu, akibat birahinya yang terus meningkat dan tidak ada pelampiasan. Maka, perilaku galak atau emosian menjadi pelampiasan terbaiknya.

Berikut ini beberapa ciri burung anis merah yang memiliki karakter emosian atau terlalu galak :

  • Sering melompat-lompat, naik turun tangkringan.
  • Cenderung galak kalau pemiliknya mendekat, atau saat mau mengganti pakan / air minum.
  • Cenderung mengejar-mengejar atau galak terhadap burung sejenis.
  • Mudah over birahi (OB) yang ditunjukkan dengan sering melompat, mengejar pemilik / burung lain, atau benda-benda berwarna terang.

Anis merah yang terlihat galak sebaiknya tidak dibawa jalan-jalan ke arena lomba, baik untuk dilombakan atau sekadar menggantungnya di luar arena saat anis merah lainnya sedang beraksi. Hal ini bisa membuat burung makin emosional.

Bahkan, karena terlalu emosi, biasanya burung mengeluarkan jurus ampuhnya: teler. Meski menurut sebagian penggemar hal itu tidak masalah, namun perlu diingat bahwa kita sedang mencoba meredam emosinya.

Jadi, sebaiknya burung diistirahatkan dulu dari arena lomba sampai kondisinya menjadi stabil.

Untuk mengatasi anis merah emosian, atau terlalu galak, ada beberapa cara yang bisa diterapkan :

Perawatan bisa dimulai dengan mengurangi jatah EF seperti jangkrik, kroto, ulat, cacing, dan sebagainya. Jangkrik dan serangga lain dikurangi porsinya 1-2 ekor dari biasanya.

Cacing tanah bisa diberikan dua minggu sekali, atau stop pemberiannya selama masa perawatan. Stop pemberian buah apel atau pisang. Selama perawatan, burung diberikan pepaya matang atau buah lain yang bersifat mendinginkan.

Mandi malam bisa diberikan untuk meredam birahi anis merah. Mandi harian bisa ditambah frekuensi dan durasinya. Misalnya setiap hari mandi 2-3 kali, dengan waktu mandi lebih lama daripada biasanya.

Pengembunan bisa dilakukan yang dimulai sejak fajar, dan kurangi waktu mengerodong burung. Penjemuran sebaiknya tidak lebih dari 1 – 1,5 jam.

Anis merah yang emosional akibat OB bisa diajak bermain-main, misalnya memberikan pakan langsung dari tangan kita.

6Subspesies Anis Merah

www.youtube.com

Anis merah memiliki 13 subspesies yang memiliki daerah penyebaran yang berbeda-beda. Namun spesies yang ke-13 masih dipertanyakan. Ketiga belas sub-spesies tersebut antara lain :

1. Geokichla citrina
Tersebar di wilayah India bagian Utara menyusuri Himalaya hingga Bangladesh Selatan. Kemungkinan juga terdapat di bagian barat dan utara Burma. Saat musim dingin mereka bergerak ke selatan hingga Sri lanka, dan Bangladesh.

2. Geokichla cyanota
Tersebar di wilayah Semenanjung India Selatan hingga Karala. Memiliki tenggorokan berwarna putih dan dua garis hitam di bagian bawah mata.

3. Geokichla amadoni
Hidup di wilayah Timur Laut Semenanjung India (Madhya Pradesh dan Orissa). Memiliki mahkota berwarna orange yang lebih cerah dan sayap yang lebih panjang dibandingkan dengan cyanotus.

4. Geokichla innotata
Hidup di sebagian besar negara-negara ASEAN, mulai dari Burma Selatan dan China Barat Daya hingga Barat Laut Thailand, Laos Tengah dan Selatan, Kamboja, dan Vietnam Bagian Utara. Pada saat musim dingin mereka akan bergerak ke selatan hingga Malaysia.

5. Geokichla melli
Hidup di wilayah Tenggara China dan secara teratur bermigrasi pada musim dingin ke Hongkong.

6. Geokichla courtoisi
Hidup di bagian Timur wilayah China Tengah.

7. Geokichla aurimacula
Tersebar di Vietnam Bagian Selatan, Hainan dan kemungkinan besar juga di bagian Utara Laos.

8. Geokichla andamensis
Hanya dapat ditemui di Kepulauan Andaman.

9. Geokichla albogularis
Hanya dapat ditemui di Kepulauan Nicobar.

10. Geokichla gibsonhilli
Hidup di wilayah Burma bagian Selatan hingga Thailan Bagian Selatan. Saat musim dingin bermigrasi hingga ke Semenanjung Thailand dan Malaysia.

11. Geokichla aurata
Hanya hidup di wilayah pegunugan di Kalimantan bagian Utara, Indonesia.

12. Geokichla rubecula
Hanya ditemukan di Jawa Barat, Indonesia.

13. Geokichla orientis
Hidup di wilayah Jawa Timur dan Bali dan bertemu dengan Geokichla rubecula di barat. Pemisahan spesies ini dari Geokichla rubecula sebenarnya masih dipertanyakan alasannya.

Banyak penggemar anis merah (AM) dan anis kembang (AK) yang galau, karena burungnya hingga kini masih saja ngeriwik pelan, belum mau ngeplong, sehingga terbersit dalam pikiran mereka kalau burung yang dipeliharanya berjenis kelamin betina.

Ada baiknya jika kamu mengalami hal diatas, kamu mencari tahu bagaimana solusi agar anis merahmu kembali berkicau.

Soal penyebab kenapa anis merah secara umum bisa ngecir, belum ada penjelasan ilmiah mengenai hal itu. Yang jelas, kalau masih anak, jantan atau betina anis merah sama-sama suka ngecir. Sama halnya dngan anis merah jantan dan betina yang masih muda, semuanya juga ngriwik.

Ketika sudah dewasa, anis merah jantan yang ngecir biasanya dalam kondisi mau mabung, masa mabung dan selama masa rekondisi. Yang jelas, intinya, burung tidak dalam kondisi fit secara mental dan/atau fisik.

Jadi, meski anis merah sudah teler-teler, tetapi kalau pas mabung dia bisa jadi suka ngecir dan banyak pengalaman menunjukkan hal itu.

7Harga Anis Merah

www.jitunews.com

Terkait mengenai harga anis merah, pastinya juga ada banyak aspek penilainya sehingga memiliki harga jual yang cukup kompetitif dibandingkan trucukan yang sama-sama memiliki ukuran tubuh sedang.

Salah satu aspek yang mempengaruhi harganya adalah suara gacor ngerol panjang dengan gaya teler. Namun anis merah yang memiliki suara merdu dan lantang harus membutuhkan banyak sekali waktu perawatan, seperti pemasteran dan perawatan tambahan lainnya.

Jika sudah anis merah dewasa yang sudah memenangkan ajang perlombaan pastinya harga yang ditawarkan akan jauh lebih tinggi dari pada yang masih anakan/ bakalan. Kamu bisa menjumpai burung ini didaerah endemik dan sulawesi maupun pulau-pulau kecil disekitarnya.

Buat kamu yang ingin membeli burung ini yang sudah jadi (berkicau), tentunya harus mengkikuti jalannya perlombaan terus. Dengan begitu kamu akan bisa menemukan jenis mana yang memiliki kualitas mumpuni.

Namun jika ingin memasternya sendiri juga bisa membeli yang masih bakalan maupun yang baru saja didapat dari hutan. Sekedar menginformasikan bahwa harga burung anis merah jantan dan betina memiliki kisaran yang berbeda. Selebihnya, silahkan kamu simak wacana dari situsburung berikut ini:

Untuk harga yang sudah gacor bisa mencapai Rp. 700rb hingga Rp. 1jt. Bila kamu mencari pasangan yang jantan, harga anis merah betina sendiri masih antara Rp. 500rb hingga Rp. 650rb

Update November 2015

Sekedar mengingatkan bahwa harga anis merah untuk tiap kotanya pasti berbeda-beda. Baik itu dipasaran jogja, malang, bogor, jakarta, surabaya, bandung dsb pasti harganya tidaklah sama.

Harga yang saya berikan hanyalah sebuah kisaran atau patokan, namun tidak akan jauh berbeda dengan yang ada di kota anda. Semoga bermanfaat, salam kicau mania nusantara.

Nah,uraian di atas adalah beberapa hal tentang burung anis merah. Dengan mengetahuinya semoga dapat menambah wawasan kamu tentang burung ani merah ini.