Kematian bagi sebagian besar orang adalah sebuah hal yang sangat ditakuti.

Bagi mereka yang terlalu banyak melakukan kejahatan dan maksiat di dunia, kematian tanpa bertaubat terlebih dahulu merupakan sebuah ketakutan yang mencekam.

Apalagi jika kematian tersebut adalah kematian yang dirancang oleh manusia, atau yang biasa disebut dengan eksekusi mati.

Dimana seseorang memang sengaja dibunuh karena telah melakukan sebuah kejahatan.

Eksekusi mati yang selama ini kita ketahui di Indonesia sendiri adalah dengan menembak mati seseorang dengan sekali tembakan hingga dia mati.

Atau di Arab Saudi yang sesuai dengan hukum Islam, yaitu hukuman pancung sekali tebas di leher.

Namun tahukah kamu bahwa ternyata ada berbagai ritual eksekusia kematian pada masa dahulu di beberapa belahan dunia yangs angat sadis dan kejam?

Dan ternyata ritual tersebut ada yang masih dilakukan lho sampai sekarang!

Mengerikan sekali bukan? Nah, untuk mengobati rasa penasaranmu, silahkan disimak beberapa ulasan eksekusi mati terkejam di dunia berikut ini.

1Buried Alive

morbidmirror.com

Hukuman mati kejam pertama adalah Buried Alive.

Hukuman ini biasanya bisa dilakukan bagi satu orang saja, namun tak menutup kemungkinan dilakukan juga bagi sekelompok orang.

Biasanya Buried Alive dilakukan untuk para perompak atau bajak laut.

Cara menghukumnya adalah dengan mengikat seseorang atau sekelompok orang.

Kemudian memasukkan si Terdakwa ke dalam lubang dan menguburnya hidup-hidup sampai dia pelan-pelan tewas di dalam kuburan tersebut.

2Snake Pit

kellylovelady.files.wordpress.com

Hukuman mati kejam yang kedua bernama Snake Pit. Membaca kata Snake tentu pikiranmu jelas akan terarahkan pada ular.

Ya, hewan berbisa itulah yang akan menjadi eksekutor dalam hukuman mati ini.

Cara pembunuhannya adalah dengan memasukkan ratusan ekor ular berbisa ganas dalam sebuah lubang.

Kemudian si Terdakwa yang adalah seorang atau beberapa orang dimasukkan ke dalam lubang tersebut dengan sebelumnya diikat dahulu.

Bisa kamu bayangkan sendiri, betapa mengerikannya yang akan terjadi. Bagaimana tubuh mereka itu pelan-pelan akan lemas karena gigitan dari ular-ular berbisa tersebut.

3Slow Slicing

upload.wikimedia.org

Hukuman mati ini diperkenalkan oleh China, dengan menganut prinsip Konfusian.

Yaitu bahwa tubuh yang dipotong-potong tak akan pernah sampai pada akhirat, alias sulit masuk ke alam akhirat.

Bagi seorang terdakwa, dia adalah pendosa yang tak pantas masuk ke akhirat.

Maka anggapa itu melahirkan sebuah eksekusi mati yang bernama Ling Chi, yang artinya adalah “kematian yang masih tersisa”.

Cara mengeksekusinya sungguh sadis.

Seorang terdakwa akan digiring dalam tempat eksekusi kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong, sedang dia masih dibiarkan hidup.

Terdakwa akan merasakan kesakitan luar biasa dan mengalami kematian pelan-pelan dalam penyiksaan tersebut. Mengerikan!

4Burning at the Stake

www.allthingscrimeblog.com

Pada sebelum abad ke-18, selama berabad-abad lamanya, sebuah hukuman mati bernama Burning at the Stake telah menjadi sangat umum di kalangan masyarakat.

Hukuman ini diperuntukkan bagi praktik sihir dan dukun sesat.

Cara mengeksekusi mati terdakwanya adalah dengan mengikatkannya di tiang, kemudian dia dibakar hidup-hidup sampai tewas.

Hukuman ini dilakukan di tengah Kota, sehingga semua orang bisa ‘menikmatinya’.

5Necklacing

www.sickchirpse.com

Hukuman mati tersadis kelima adalah Necklacing. Hukuman mati ini sangat populer di kawasan Afrika Selatan selama beberapa tahun ini.

Cara praktiknya adalah dengan mengikatkan tubuh seseorang pada ban karet, yaitu tubuhnya dimasukkan ke dalam ban karet tersebut sampai di dadanya.

Ban karet kemudian di bakar, dan tubuh si Terdakwa akan meleleh terbakar sampai dia tewas.

6Hanged, Drawn, and Quartered

upload.wikimedia.org

Dan hukuman mati terkejam terakhir adalah Hanged, Drawn, and Quartered.

Ekseskusinya dikatakan kejam sekali karena si Terdakwa akan diseret terlebih dahulu menuju tempat eksekusi sampai dia lemas.

Setelah dia lemas dia akan digantung di lehernya sampai tak berdaya, namun tak dibiarkan sampai mati.

Dalam keadaan tak berdaya, si Terdakwa akan dikebiri di bagian alat kelaminnya, dan alat kelamin tersebut dibakar di hadapannya dan ribuan penonton.

Setelah dikebiri, si Terdakwa akan dipotong di keempat bagian tubuhnya, baru terakhir kepalanya dipenggal sampai dia tewas.

Hukuman kejam dan mengerikan ini dilakukan di Inggris pada masa sebelum abad ke-18, dan dihapus pada tahun 1814.

Selama prakteknya, eksekusi mati ini telah menelan banyak korban, termasuk selingkuhan gay dari mantan perdana menteri Kerajaan Inggris pada masa itu.

Hukuman ini biasanya diberikan pada para pengkhianat.

Mengerikan sekali bukan? Entah bagaimanapun kesalahan seseorang, sama sekali tak bisa dimaafkan juga membunuhnya dengan cara menyiksa.

Karena manusia adalah ciptaan Tuhan, sehingga kita wajib mengikuti apa yang Tuhan perintahkan.

Yaitu memperlakukan makhlukNya dengan sebaik-baik perlakuan, pun saat menjatuhkannya hukuman mati.