Untuk membujuk anak disunat itu susah-susah gampang. Susah sekali jika anaknya benar-benar nggak mau. Tapi akan mudah sekali jika keinginan untuk sunat itu datang dari anak. Jadi saran untuk para orang tua, kalau anaknya sudah ingin di sunat ya di sunat saja.

Tapi, kadang kala orang tuanya lah yang mengundur-ngundur waktu kapan anaknya disunat, padahal anaknya sudah mau. Banyak hal yang menyebabkan hal ini terjadi, salah satu alasannya karena rasa kasihan kepada anak dan kehebohan pasca sunat yang pasti dialami.

busana.com
busana.com

Namun, saat ini teknologi untuk melakukan proses sunat sudah semakin canggih, jadi para orang tua perlu tenang akan hal ini. Proses penyembuhan pasca sunat membutuhkan waktu lebih singkat dibandingkan zaman dulu.

Nah, untuk membantu para orang tua yang akan menyunat anaknya dekat-dekat ini, maka ini dia solusi merawat anak pasca sunat. Langsung kita lihat yuk!

1Minum Obat Analgesik

bebasdiabetes.org

Setelah selesai disunat, sebaiknya anak segera diminumkan obat analgesik atau pereda rasa sakit. Kenapa perlu diminumkan segera? Agar setelah obat anastesinya selesai bekerja bisa langsung digantikan dengan obat analgesik.

Obat anastesi yang disuntikkan sebelum proses sunat ini hanya akan bertahan satu sampai satu setengah jam saja. Setelah anastesi ini habis diserap tubuh, maka rasa sakit pun akan dirasakan oleh anak.

Selain minum obat analgesik untuk menahan sakit, anak pun harus rutin minum antibiotik yang diberikan dokter. Pemberian antibiotik dilakukan untuk menghindari infeksi pada luka akibat di sunat.

2Jagalah Alat Kelamin Tetap Bersih dan Kering

ummi-online.com

Sebagai orang tua, sebaiknya kita memakaikan celana yang longgar kepada anak agar tidak terjadi gesekan pada luka sunatnya. Selain itu, kita pun harus menjaga agar alat kelaminnya tetap bersih dan kering.

Jadi sehabis buang air kecil, daerah sekitar alat kelaminnya perlu dikeringkan. Hal ini dilakukan supaya luka bekas sunatnya lekas kering dan tentunya tidak terjadi infeksi.

3Mengatur Makanan

duniainformasikesehatan.com

Sebenarnya tidak ada pantangan makanan bagi anak pasca di sunat. Justru setelah pasca sunat anak-anak butuh zat-zat gizi untuk proses penyembuhan lukanya. Namun, yang perlu dihindari adalah makanan yang membuat anak alergi.

Jadi buatlah menu makanan untuk anak pasca sunat sesehat mungkin, intinya sih mengandung empat sehat lima sempurna. Ada lauk pauk, sayur mayur, nasi, buah-buahan, dan juga mengonsumsi susu.

Dengan cara seperti ini, selain luka bekas sunatnya cepat sembuh, daya tahan tubuh anak pun terjaga dengan baik. Kan akan kasihan sekali anaknya jika luka sunatnya belum sembuh, lalu ditambah dengan penyakit lainnya.

4Ingatkan Anak untuk Tidak Banyak Bergerak

aliexpress.com

Sebelum anak disunat, kita sebagai orangtua perlu memberi penjelasan kepada anak. Bahwa setelah disunat nanti tidak boleh banyak bergerak. Kita jelaskan juga kenapa tidak bolehnya. Kita bisa jelaskan dampaknya kepada anak.

Jika kita dari jauh-jauh hari sudah memberi pemahaman seperti itu, maka anak akan lebih mudah diingatkan, dan mereka pun akan dengan sendirinya menyadari harus bertingkah laku seperti apa.

Tapi, kalau kita ngasih taunya mendadak dan pakai acara marah atau teriak-teriak, maka anak akan merasa tersiksa karena tidak boleh banyak gerak dan main ke sana ke mari. Dan karena anak pun tidak tahu alasan kenapa dia tidak boleh bergerak.

5Kontrol Berkala ke Dokter

cosmomom.net

Setelah semua usaha kita lakukan untuk merawat anak kita pasca sunat. Maka satu hal yang para orang tua tidak boleh lupa juga, yaitu kontrol ke dokter secara berkela. Hal ini dilakukan untuk melihat kondisi lukanya.

SHARE