tempo.co

Miris! 3 Kasus Viral Ini Bikin Indonesia Cacat dengan Hukumnya Sendiri

Posted on

Indonesia sedang diguncang dengan keputusan sebuah aturan, bagaimana tidak? Aturan yang seharusnya membuat rakyat menjadi lebih baik tapi justru menjadi kerugian besar bagi rakyat sendiri.

Pemimpin memang sangat berpengaruh pada sebuah aturan, apa yang terjadi di akhir-akhir ini menjadi bukti bahwa semua yang terjadi karena sebuah keputusan pemimpin yang tidak merakyat, keputusan yang menghilangkan sifat manusiawi.

Bagaimana mungkin jika aturan dan keputusan yang menghilangkan sifat manusiawi akan dapat mensejahterakan rakyat?

Inilah 3 kasus yang lagi heboh di internet dan menjadi bukti bahwa Indonesia sedang sakit dengan hukumnya sendiri

Penghinaan Pancasila Berujung Kemuliaan

ketemulagi.com
ketemulagi.com

Adakah yang mau mengatakan bahwa penghinaan itu sebuah kebaikan? Penghinaan yang tidak sengaja atau tidak sengaja adalah sebuah perbuatan yang diajarkan dalam sebuah kehidupan? Tentu sama sekali tidak kan.

Tapi inilah yang terjadi di negara kita, seorang publik figus, artis yang terkenal dengan goyangnya, melakukan sebuah kesalahan dengan menghina pancasila, mungkin tidak bermaksud menghina tapi yang sangat disayangkan adalah kenapa diberi penghargaan.

Zaskia Gotik namanya, dijadikan duta pancasila oleh sebuah partai politik, bahkan disanjung layaknya diberi kemuliaan yang tinggi. Benarkah pancasila mengajarkan seperti ini? Mungkin yang kelewatan bukan artis itu tapi orang yang mengangkat menjadi duta itu.

Kematian Imam Masjid Siyono

republika.co.id/
republika.co.id/

Kematian seorang imam masjid yang terduga teroris ini cukup mencoreng hukum Indonesia, bagaimana tidak? Orang yang belum terbukti bersalah tapi ditangkap dan ujung-ujungnya adalah kematian yang menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga.

Densus 88 pelakunya, apakah dia raja yang boleh mencurigai dan mematikan manusia di Indonesia? Sementara hasil otopsi kematian siyono menjadi perdebatan, entah siapa yang benar, yang tahu tentunya pelakunya dan Tuhan yang Maha Tahu.

Lucunya istri dari siyono ini mengaku di intimidasi untuk tidak meneruskan ke jalur hukum dengan dimintai surat dengan tanda tangan, bahkan wanita itu mengembalikan uang “diam” senilai 100 juta yang diberikan padanya.

Tentu ini sanget mencoreng hukum Indonesia, mencurigai rakyat, membunuh dan memberi uang “diam”, beginikah bentuk hukum Indonesia?sungguh tidak mencerminkan sifat manusiawi.

Penggusuran Pemukiman Luar Batang

photo.sindonews.com
photo.sindonews.com

Hancur berantakan pemukiman luar batang di daerah jakarta, bentuk protes, doa, tangisan dan segala macam rundingan tidak ada gunanya.

Rumah, tempat usaha, sekolah, masjid dan semuanya sudah rata dengan tanah tak tersisa. Tidak hanya tangisan para ibu-ibu yang sudah tak terhitung air matanya jatuh, tapi bentuk perlawanan warga pemukim pada penggusur.

Rumah yang dihuni belasan tahun hancur seketika, banyak warga yang akhirnya tinggal di kapal dan perahu, walaupun diminta pindah ke rumah susun, tapi bagaimana dengan pekerjaan mereka dan itu belum ada solusinya.

jpnn.com
jpnn.com

Hal ini menggambarkan bahwa pemimpin lah yang berkuasa, mau ngatur ini, gusur ini dan itu bebas apa maunya. Bisa saja demi kebaikan, tapi tangisan dan perlawanan tentu tidak mencerminkan itu sebuah kebaikan bagi rakyat.

Ini seperti perang melawan rakyat dan mau tidak mau rakyat tetap kalah dan mengikuti apa yang diputuskan pemimpin, walau dengan berat hati, kecewa, dengan perlawanan dan tangisan, semua itu sudah hilang dari perasaan. Benarkah hukum Indonesia seperti itu?

Ingat semua pemimpin dan aparat pemerintah yang menggaji adalah rakyat, tapi kenapa justru seperti menjajah rakyat sendiri? Benarkah itu sifat manusiawi?  Sungguh, Indonesia butuh pemimpin yang mempunyai hati.

 

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *