merdeka.com

Motor Gede di Indonesia dari Tahun ke Tahun

Posted on

Era kendaraan bermotor mulai dikenal di Indonesia atau Hindia Belanda waktu itu, sejak tahun 1900an. Menurut catatan sejarah, pemilik motor pertama di Hindia Belanda adalah John C Potter.

Dia adalah seorang masinis kereta api Inggris yang bekerja di pabrik gula di daerah Umbul. Saat itu, motor miliknya adalah keluaran Hildebrand dan Wolfmuller, pabrikan dari jerman.

Teknologi motornya waktu itu masih sangat sederhana, meski yang terhebat di masanya. Motor ini belum memiliki persneling dan kopling bahkan rantai ban. Meski demikian, kapasitas CC nya sudah 1500 CC.

Motor Gede pada Era 1900an

Motor mulai digandrungi para petinggi Hindia Belanda masa itu. Kerenanya mulai dikenal pula pabrikan motor Belgia yang memiliki Minerva, Inggris yang memiliki Ariel dan Norton.

motorsportunik.blogspot.co.id
motorsportunik.blogspot.co.id

Selain itu, merk terkenal lain yang banyak digunakan oleh para militer dan kepolisian, yakni Harley Davidson.

merdeka.com
merdeka.com

Sejak dulu, para pemilik motor gede ini juga telah sering mengadakan touring dengan rute Jakarta (Batavia) – Surabaya (Soerabaija).

Motor Gede pada Era 1950an

Sejak tahun 1950an, era motor gede mulai bergeser. Muncul pabrikan lain yang menyaingi pabrikan lama, yakni BMW.

Pada mulanya, motor gede keluaran BMW ini hanya khusus untuk melakukan pengawalan. Namun karena banyak peminatnya, akhirnya banyak orang indonesia yang ikut membeli motor ini.

Masa itu, BMW banyak mengeluarkan seri motor gedenya yang dikenal dengan R series.

motorsportunik.blogspot.co.id
motorsportunik.blogspot.co.id

BMW R25 keluaran 1953-1956 ini memiliki mesin satu silinder 4 tak yang tepasang vertikal,  silinder terbuat dari besi cor. Selain itu, memiliki juga noken as lateral dengan pelatuk berada pada silinder head yang terbuat dari alumunium cor yang mengatur klep.

motorsportunik.blogspot.co.id
motorsportunik.blogspot.co.id

Seri lain yang dikeluarkan BMW adalah R27 yang keluar pada 1956 hingga 1960. Pada era ini diperkenalkan suspensi belakang Swing Arm dan Earles Fork pada bagian depan yang menawarkan kenyamanan lebih dalam berkendara.

motorsportunik.blogspot.co.id
motorsportunik.blogspot.co.id

Variasi lain dari seri R27 muncul pada 1960 hingga 1966. Seri R27 yang keluar dilengkapi juga dengan tempat penumpang di sebelah kanan motor.

Pada era ini, belum lazim menggunakan motor gede dengan berboncengan. Meski pada beberapa seri keluarannya, BMW R series telah menambahkan tempat duduk di belakang tempat duduk utama.

Motor Gede Era 1970an

Masuk era 1970an, motor gede mulai tersisih di Indonesia. Ini karena masuknya produk Jepang berupa motor.

Motor yang ditawarkan pabrikan asal Jepang memiliki harga relatif murah jika dibandingan dengan harga motor pabrikan Eropa.

Motor pabrikan Jepang dinilai lebih efisien dan memiliki harga terjangkau. Selain itu, perawatannya pun lebih mudah. Hingga akhirnya kepemilikan motor di Indonesia tidak bersifat istimewa lagi.

Motor Gede Era Masa Kini

Meski masa emas motor gede sempat redup karena kalah bersaing dengan motor bertenaga kecil, kini peminat motor gede telah mulai muncul kembali. Mereka yang memiliki motor gede biasanya merupakan cara penyaluran hobi.

vanzmotoblog.com
vanzmotoblog.com

Motor gede yang ditawarkan saat ini pun memiliki model dan warna yang lebih beragam. Tapi dari semua pabrikan, yang paling terkenal di Indonesia adalah pabrikan Harley Davidson.

Meski memasuki era modern, peminat motor gede klasik baik asli maupun modifikasi tetap tinggi. Sejumlah peminat justru berburu motor-motor lama yang telah jarang ada di pasangan sebagai koleksi.

Modifikasi motor gede pun ramai dilakukan. Para pemilik berlomba-lomba menyulap motor gedenya menjadi yang paling unik dan antik. Seperti pada masa awalnya pun, para pemilik motor gede masih senang melakukan touring dengan motor antiknya ini.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *