Yamaha Movistar boleh berbangga setelah menduetkan pembalapnya menjadi juara 1 dan 2 di musim 2015 ini, tapi kemenangan itu sama sekali tidak melunturkan kebesaran Repsol Honda Team sebagai tim terbaik MotoGP sepanjang masa.

Bayangkan, 21 tahun berkiprah di MotoGP, setengah gelar lebih disabet oleh Repsol Honda Team. Dengan 11 kali juara dunia dari 6 pembalap, 124 kali kemenangan seri dan 338 kali meraih podium.

Selepas berakhirnya kontrak dengan Rothmans, Honda Racing menggandeng perusahaan minyak asal spanyol Repsol. Tak disangka, jalinan kerja sama itu bukan saja paling awet sampai dua dekade, tapi juga berjaya di sirkuit dan bisnis.

Dalam sirkuit, sudah tidak usah diragukan lagi kesukesannya. Mulai dari Mick Doohan, Alex Criville, Valentino Rossi, Casey Stoner sampai dengan era sekarang Marc Marques, adalah para jawara balap dari Repsol Honda.

Kesuksesan di arena balap sangat berpengaruh dalam mendongkrak bisnis keduanya. Honda tentu mengandalkan pamor MotoGP dalam meningkatkan penjualan motor. Sedangkan Repsol adalah pihak yang paling diuntungkan.

Bersama Honda, Repsol benar-benar telah mengukuhkan citra sebagai oli motor nomor 1 dunia, terutama pada motor sport.

Bahkan tanpa harus membayar biaya iklan tambahan, para pengguna motor dengan sukarela dan bangga mencantumkan nama Repsol di motor kesayangannya.

Kegemilangan Repsol Honda Team tidak lepas dari pengembangan motor yang selalu inovatif disetiap zamannya. Berjaya di mesin 2 tak, honda juga berhasil meneruskan diregulasi MotoGP 4 tak.

Motor bagus tanpa pembalap hebat juga tidak akan maksimal. Di sinilah keunggulan Repsol Honda yang selalu jeli dalam menggaet pembalap-pembalap muda potensial.

Berikut ini adalah daftar motor dan pembalap yang pernah berjaya membawa Repsol Honda Team sebagai juara dunia selama dua dekade.

1Mick Doohan – Honda NSR500 (Juara 1995-1998)

msports.net

Sebelum Valentino Rossi menjadi legenda, Mick Doohan sang mentor Rossi sudah lebih dulu tercatat sebagai legenda. 5 kali juara berturut-turut di kelas tertinggi MotoGP dari 1994 sampai dengan 1999 adalah prestasi yang belum pernah terlampaui.

5 kali juara bersama honda dan 5 kali itu juga mengandalkan motor Honda NSR500. Tak ayal jika Doohan menjadi ikon utama dan identik dengan motor 500 cc itu.

Motor yang sudah meramaikan MotoGP dari tahun 1984, mulai menemukan momentum kejayaan di tahun 1992. Honda mengembangkan “Big Bang”, sebuah mesin baru yang sama sekali berbeda dibandingkan spesifikasi dari motor rival lainnya.

Total sudah 10 gelar juara yang dimenangkan karena kehebatan motor NSR500. Dari 10 itu, 5 diantaranya diperoleh oleh Repsol Honda Team.

2Alex Criville – Honda NSR500 (Juara 1999)

msports.net

Alex Criville menjadi suksesor Doohan yang memilih pensiun dini di tahun 1999. Setelah Repsol Honda dibentuk tahun 1994, mereka langsung memenangkan kejuaraan MotoGP beruntun oleh Doohan (1994-1998) dilanjut Alex (1999).

Honda NSR 500 Dengan tenaga lebih dari 180 tenaga kuda, menjadikan motor ini agresif dan menuntut skill balap yang tinggi seperti Doohan dan Alex Criville.

3Valentino Rossi – Honda RC211V (Juara 2002 dan 2003)

msports.net

Memang betul bahwa Rossi adalah pahlawan Yamaha, karena dia yang pertama kali membawa Yamaha merasakan manisnya gelar juara. Namun, dari total 7 gelar juara dunia diraih Rossi, 3 diantaranya didapat dengan menunggangi motor Honda.

Setelah memenangkan gelar dengan tim satelit Honda, Rossi langsung dipercaya untuk membela tim utama Repsol Honda Team. Tidak tanggung-tanggung, Rossi langsung menaiki motor baru keluaran Honda, yakni RC211V.

Inilah motor 4 tak Honda pertama yang diterjunkan dalam ajang MotoGP. Dan Rossi adalah pembalap yang tahu bagaimana memaksimalkan kapabilitas RC211V. Maka, pantas jika Rossi disebut paling berjasa dalam peralihan NSR500 ke RC211V.

4Nicky Hayden – Honda RC211V (Juara 2006)

msports.net

Jarang ada pembalap Amerika Serikat yang mampu menembus kejuaraan MotoGP apalagi sampai menjuarainya. Nicky Hayden adalah salah satu dari sedikit itu.

Berkat konsistensinya dalam meraih podium, Nicky berhasil meraih juara bersama Repsol Honda dan motor Honda RC211V.

Pengembangan motor RC211V di masa Nicky memang sangat pesat. Jika pada debut awal hanya mempunyai mesin dengan 200 tenaga kuda, pada tahunnya Nicky motor Repsol Honda mempunyai mesin 240 tenaga kuda.

5Casey Stoner – Honda RC212V (Juara 2011)

msports.net

Casey Stoner adalah pembalap pertama yang membawa motor baru Repsol Honda RC212V menjadi juara dunia MotoGP. Dengan regulasi baru untuk mengurangi silinder menjadi maksimal 800 cc, dibuatlah motor RC212V ini.

Selain silinder, banyak pengembangan yang diterapkan dalam motor ini, salah satunya adalah seamless shift gearbox, sistem transmisi tanpa hentakan. Motor RC212V dapat menghasilkan mesin setidaknya lebih dari 200 tenaga kuda.

Sayangnya, Stoner tidak melanjutkan keberhasilannya di Repsol Honda dan memilih untuk pensiun muda di tahun 2012.

6Marc Marquez – Honda RC213V (Juara 2013 dan 2014)

msports.net

Inilah pembalap era baru Repsol Honda, pembalap paling fenomenal karena menjadi juara dunia MotoGP termuda sepanjang sejarah. Marquez juga menjadi penanda motor baru Honda yakni RC213V.

Tahun 2013 regulasi MotoGP mengembalikan aturan silinder pada maksimal 1000cc, namun dengan sejumlah pengetatan aturan motor lainnya. Akhirnya motor ini memiliki mesin dengan 230 tenaga kuda.