Bahasa Indonesia memiliki kesepakatan baku untuk diikuti dan diaplikasikan agar tidak terjadi kerancuan dalam berbahasa. Salah satu contohnya adalah penggunaan preposisi, seperti “di” atau “ke”.

Menurut aturan yang berlaku, penggunaan “di” dan “ke” sebagai preposisi adalah dipisah, contohnya “di rumah” bukan “dirumah”.

Mungkin ini terdengar remeh di telinga kamu. Karena pada dasarnya penggunaan yang salahpun masih bisa dimengerti selagi itu masih menggunakan bahasa Indonesia. Tapi ternyata ada beberapa nama daerah yang membuatmu tidak bisa mengabaikan aturan bahasa Indonesia yang berlaku.

1Culik

balitoursclub.blogspot.com

Culik adalah daerah, atau lebih tepatnya desa yang berada di Karangasem, Bali. Alasan kamu harus menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah agar orang terdekatmu tidak panik saat mereka menanyakan keberadaanmu.

“Kamu di mana, Nak?” “Aku diculik, Bu.” Waduh!

2Tonjok

smknovember10.wordpress.com

Biar namanya ngga enak didengar, tapi daerah ini sangat direkomendasikan jika ingin kamu kunjungi. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Jakarta, berada diantara kota Bogor dan Purwakarta. Menetap seharian disini sudah sangat cukup untuk kamu pamerkan ketika pulang.

“Eh, gue seharian ditonjok tapi ngga bonyok dong.” Haha!

3Jambak

iggoyelfitra.wordpress.com

Wah-wah! Kreatif sekali ya nenek moyang kamu dizaman dahulu. Wkwk.

Jambak berada di Sumatera Barat. Letak pastinya kamu bisa lihat sendiri di peta ya. Tapi konon katanya disini ada pantai yang recomended banget. Namanya Pantai Pasir Jambak. Menarik rasanya jika kamu potong rambut disini dan selfie dengan caption ”Rambut gue abis dijambak.”

4Fakfak

radiohmsfakfak.wordpress.com

Fakfak terletak di Papua Barat. Tepatnya di bagian bawah ‘kepala burung’ dari Papua. Jaraknya dekat dengan Ambon, itulah kenapa daerah ini juga dinamakan sebagai kota yang strategis.

Tetapi kalau kamu sedang di Fakfak, hati-hati ya dalam penulisannya. Apalagi kalau “di” nya lupa kamu pisah. Waduh!

5Serpong

serpongnaturacity.blogspot.com

Tentu Serpong sudah cukup umum di telinga kita semua. Apalagi dalam hal per-commuter-an Serpong merupakan salah satu yang teratas. Nah, tapi meskipun tinggal di Serpong itu nyaman, jangan sekali-sekali berkata, “diserpong itu enak” ya; typo sedikit runyam lho. Hahahah.

6Pake

id.wikipedia.org

Sedikit melompat ke Eropa. Karena daerah yang satu ini bukan berada di Indonesia melainkan di Eropa. Pake terletak di kota Casanova, Romania. Kalau suatu saat kamu liburan kesana jangan remehkan aturan preposisi ya.

Masa iya kamu ngabarin ke mertuamu, “Iya nih Pak. Aku lagi dipake.” Wkwk.

7Tipu

ayomelipirkesini.blogspot.com

Tipu adalah sebuah desa di Estonia. Penduduknya ngga banyak, hanya sekitar 38 orang. Dan itu terdiri dari orang-orang yang polos atau bisa jadi juga bodoh. Buktinya mereka bisa ditipu. Hehehe, bercanda ya guys.

8Isep-isep

arifkoes.wordpress.com

Isep-isep terletak di Cebonang, Salatiga, Jawa Tengah. Bukan suatu daerah yang besar memang, tapi di sini penulisan kita dituntut sebaku mungkin. Jangan sampai beritahu pasanganmu bahwasanya kamu sedang diisep-isep.

9Bakar

www.kompasiana.com

Siapa yang mau rumahnya di Bakar? Penulis mau lho. Bakar ini ternyata adalah daerah yang menawarkan keindahan alam luar biasa. Kalau sudah begini, siapa yang bisa menolak? Hihi.

Lokasinya terletak di Kroasia, dekat pantai, asyik banget kayaknya. Tapi kalau rumahnya dibakar sih ya nggak mau lah ya.

10Sayang

anggihasibuan.blogspot.com

Waw! Ada juga ternyata nama daerah yang menggunakan kata “Sayang”. Kota ini terdapat di Korea Utara guys.

Jadi kalau kamu mau disayang, ya kamu tinggal saja di Sayang. Atau kalau mau asyik-asyikan, coba deh ke Korea Selatan. Di sana terdapat juga kota Goyang. Nah, jadi mau yang mana nih, di Sayang apa di Goyang?