efekgila.com

5 Peristiwa Netizen Bully Polisi yang Menghebohkan Media Sosial

Posted on

Sosial media beberapa kali telah menjadi kontrol sosial tersendiri bagi para aparat, pejabat, serta lembaga pemerintah. Salah satu lembaga dan aparat yang paling sering mendapat sorotan adalah lembaga kepolisian.

Di Indonesia sejak media sosial mulai digunakan, selalu ada saja berita tentang perorangan atau oknum kepolisian yang dihujat oleh netizen. Beberapa aksi netizen bully polisi bahkan kadang berlanjut lewat meme.

Berikut beberapa peristiwa oknum polisi yang dibully oleh netizen.

Polisi Minum Bir

solopos.com
solopos.com

Kejadian ini terjadi sekitar 3 tahun yang lalu, tahun 2013. Seorang berkebangsaan Belanda, Kees Van der Spek adalah seorang wartawan media Belanda yang sedang dalam investigasi dan menyamar sebagai turis bali.

Van der Spek ternyata tidak hanya melakukan investigasi pada polisi lalu lintas, namun ia juga melakukan investigasi pada banyak lokasi money changer di Bali yang curang.

Dalam video yang diunggah ke Youtube pada tangga 1 April 2013 dengan durasi 4 menit 49 ini, Van der Spek mengendarai motor tanpa menggunakan helm. Lalu ia ditilang oleh polisi dan membayar Rp 200.000.

Kemudian, ketika akan pergi, si polisi menanyakan apa yang akan dilakukan Van der Spek setelah ini. Ia menjawab akan ke hotel dan minum bir. Lalu polisi lalu lintas tersebut justru mengajak Van der Spek minum bir bersama yang dibeli dengan Rp 100.00 uang tilang.

Polisi Tilang Bus Transjakarta

youtube.com
youtube.com

Video tentang polisi yang menilang supir bus transjakarta ini merekam polisi yang masuk ke bus transjakarta dan berusaha menilang supir bus. Kejadian bermula ketika bus transjakarta menyenggol seorang pengendara motor.

Dalam video yang riuh ramai ini banyak penumpang yang berteriak dan mengatakan bahwa yang salah adalah pengendara motor. Di akhir video, polisi justru membentak penumpang bus tranjakarta.

Polisi tersebut mengatakan bahwa ia sebagai petugas berhak melakukan tilang. Selain membentak penumpang, polisi juga menyuruh semua penumpang untuk turun dari bus.

Surat Razia

boombastis.com
boombastis.com

Seorang pengendara motor merekam video razia yang diduga tidak sesuai aturan. Dalam video tersebut ditunjukkan bahwa polisi menolak menunjukkan surat perintah razia.

Selain itu, polisi juga tidak memasang papan peringatan adanya razia 100 meter sebelum razia. Polisi lalu lintas yang terekam dalam video ini juga justru melaporkan pengendara kepada satuan reserse kriminal.

Elanto Wijoyono dan Polisi

elantowijoyono.blogspot.com
elantowijoyono.blogspot.com

Aksi Elanto pada Agustus 2015 lalu benar-benar menghebohkan netizen dunia maya. Elanto menghentikan konvoi motor gede (moge) yang beberapa hari terakhir melintas di Yogyakarta.

Video Elanto ini kemudian menjadi tersebar luas di berbagai media sosial hingga bahkan banyak wartawan yang datang secara langsung untuk mewawancarai Elanto.

Tidak hanya menghadang moge, Elanto juga pernah melakukan penyelidikan ke salah satu pos polisi di Yogyakarta. Pos polisi ini diduga melakukan pungutan liar pada para supir truk.

Dalam undang-undang lalu lintas, kendaraan yang boleh mendapatkan perlakuan khusus di jalan raya hanyalah kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, kendaraan yang membawa orang sakit, kendaraan pimpinan lembaga negara, dan pejabat asing.

Polisi Tidak Paham

youtube.com
youtube.com

Inilah video yang baru-baru ini menjadi perbincangan di kalangan netizen. Polisi yang melakukan tilang pada seorang supir taksi yang berhenti di pinggir jalan dengan papan peringatan dilarang parkir.

simomot.com
simomot.com

Polisi menilang supir taksi karena menganggap supir taksi parkir, sedangkan supir taksi menjelaskan bahwa ia berhenti dan bukan parkir, dalam video tersebut juga dijelaskan secara gamblang tentang perbedaan parkir dan berhenti sesuai undang-undang.

Berdasarkan UU No 22 tahun 2009, Bab I, pasal 1, No 15 dan 16, dengan mudah netizen dapat menyimpulkan bahwa polisi lalu lintas tersebut salah karena menilang supir taksi.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *