Hei, kalian para mahasiswa! Apa yang kalian pikirkan tentang kata ‘lulus’?

Yups, pasti dalam benak kalian sudah berderet bayangan-bayangan tentangnya, tentang pekerjaan dengan gaji yang wah, jadi pekerja muda yang sukses, dan bla bla bla. Oops, tunggu dulu berkhayalnya.

Lulus memang akhir masa pendidikan formalmu, tapi lulus juga menjadi awal dari perjalanan hidup yang harus benar-benar kamu perjuangkan.

Ingat, ketika kamu lulus nanti, itu berarti menengadahkan tangan ke orang tuamu meminta uang jajan. Syukur-syukur jika kamu pintar lalu ada perusahaan yang merekrutmu.

Tapi pintar pun juga seringkali tidak menjanjikan kamu untuk mendapat pekerjaan setelah kamu lulus nanti.

So? What should we do? Check this one out Guys!

1Pekerjaan Tidak Melulu Soal IQ, EQ dan SQ Juga Ikut Menyertai!

suteki.co.id

Jika kamu merasa kemampuanmu sudah mumpuni namun tak lekas mendapatkan apa yang kamu cari, coba renungkan.

Sebenarnya bukan perkara kurangnya lapangan kerja, tapi coba kamu tanyakan pada diri kamu sendiri. Sebab bisa saja Tuhan yang di atas sana belum bisa merestui.

Itulah kenapa kamu harus selalu mendekatkan diri pada-Nya, tapi jangan hanya ketika ada keinginan saja lho ya.

Percayalah, kemampuan sehebat apapun tidak akan berjalan tanpa kehendak-Nya. Yups, inilah kenapa SQ atau Spiritual Quotient bisa dikatakan mengikuti.

Bukan hubunganmu dengan-Nya saja yang harus kamu perbaiki, tapi EQ atau Emotional Quotient atau bisa dibilang hubunganmu dengan orang lain juga bisa menjadi factor keberuntungan.

Ingat, tidak semua yang kamu inginkan itu tercapai karena dari dalam diri kita sendiri, tapi bisa juga karena doa-doa orang lain yang ikut mendoakanmu.

Tapi jika kamunya saja tidak berbaik dengan mereka, mana mungkin mereka akan ikut mendoakanmu juga? Betul tidak?

2Setelah Merenung, Jangan Berlama-lama, Take An Action!

careerealism.com

Come on, kalian ini hidup di generasi digital yang serba mudah, jadi tidak perlu repot-repot menenteng surat lamaran ke satu per satu kantor yang kamu tuju. Jaman sekarang pasti gadget sudah di tangan bukan?

Coba deh manfaat gadgetmu itu sebagai langkah awalmu mencari pekerjaan. Mulai rajin-rajinlah menggunakannya bukan untuk mengupdate media sosial namun membuka situs lowker sambil memilah mana yang cocok untuk kamu.

Mulai apply ke banyak perusahaan, jangan terlalu terlalu PD bahwa kamu passti diterima di satu perusahaan yang begitu kamu inginkan saja. Keberuntungan siapa yang tahu?

3Tak Kunjung Dapat Jawaban Dari Lowker Online? Samperin Kantornya!

funnymalaysia.net

Memang, sistem lowongan online yang cenderung lama membuat kita tak yakin dengannya.

Nah, untuk itu, jangan segan untuk mendatangi kantor impianmu! Korek informasi sebanyak-banyaknya tentang pekerjaan yang kamu lamar kepada pihak personalia atau resepsionis agar kamu tak salah langkah nantinya.

4Jangan Malu Meminta Informasi Dari Teman dan Keluarga

cc.mercubuana-yogya.ac.id

Apa salahnya mencobanya? Bukankah rejeki bisa datang dari mana saja? Dari orang terdekat juga bukankah juga bisa? Tapi ingat, jangan terlalu menggantungkan juga, kamu juga harus ekstra rajin mencari informasi dari luar.

Jangan malu! Toh di sini kamu bukan pengemis bantuan, tapi hanya seorang job seeker yang mencari peluang dari manapun dia berasal.

5Entrepreneur Kenapa Tidak?

caltonjock.com

Jika bayanganmu menjadi pegawai terlalu terkekang dan terkontrol atasanmu, kenapa tidak mencoba membuka usaha sendiri? Jadi entrepreneur muda mungkin akan lebih menantang dan menyenangkan!

Mulai pikirkan usaha apa yang kamu bangun serta konsepnya. Jangan segan untuk menjalin kerjasama dengan siapa saja yang kamu rasa cocok kamu jadikan partner keja. Jangan lupa pikirkan juga modal serta pangsa pasar usaha yang akan kamu kembangkan.

6Mental Pekerja, Bukan Mental ‘Penodong’ Orangtua

andiktaufiq.wordpress.com

Perasaan nyaris menyerah memang akan dirasakan ketika kita tak lekas dapat panggilan. Tapi, apa lantas akan menyerah dengan mudahnya? Ketika gelar sarjana telah tertambat di belakang nama, apa ingin menjadi pengangguran saja?

Gagal berkali-kali, itu artinya kamu harus coba lebih banyak lagi. Sudah kepala dua, apa mungkin tidak gengsi jika masih ‘nodong’ orangtua? Jangan pernah lelah mencoba, karena apa yang kamu usahakan kini akan terbayar indah nanti.

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu kita renungkan, bukan untuk mahasiswa saja, tapi juga untuk kalian yang sampai sekarang belum beruntung karena tak lekas mendapat panggilan kerja. Semoga bermanfaat!