Mudah lapar dan menjadi banyak makan, mudah haus dan banyak minum, obesitas. Apakah kamu mengalami tanda-tanda tersebut?

Itu merupakan beberapa gejala umum yang dirasakan oleh penderita diabetes, tapi tentu perlu dilakukan pemerikasan medis untuk mengetahui diagnosis pasti tentang penyakit tersebut.

Diabetes merupakan penyakit akibat gula darah yang terlalu tinggi. Selain faktor genetis atau keturunan, gaya hidup yang kurang sehat dapat menjadi faktor orang terkena diabetes.

Seperti mengkonsumsi makanan yang menggandung kadar gula tinggi, kita tidak bisa menggontrol makanan yang kita konsumsi, gemar mengkonsumsi makanan instant/ junk food, jarang melakukan olahraga, dll.

Maka dari itu pola hidup sehat sebaiknya mulai kita terapkan.

Menderita penyakit ini memang sangat menyiksa. Terutama dalam hal mengkonsumsi makananpun sangat dibatasi. Beberapa pantangan makanan untuk penderita diabetes antara lain nasi putih, kentang, pemanis buatan dan makanan yang banyak mengandung gula.

Tapi tenang, ada banyak cara untuk mengobatinya. Sekarang pengobatan diabetes secara alami dengan menggunakan bahan-bahan herbal banyak dicari, karena lebih dipercaya cepat dalam mengatasi gula darah yang tinggi.

Untuk penderita diabetes, tanaman-tanaman herbal dibawah ini bisa dicoba sebagai pengobatan diabetes.

1Kayu Manis

media.viva.co.id

Kita mungkin tak menyangka sebelumnya bahan dapur kayu manis ternyata dapat mengatasi diabetes.

Cara yang dapat dilakukan cukup sederhana yakni dengan mengkonsumsi air rebusan kayu manis ataupun makanan yang sudah dicampuri dengan bubuk kayu manis juga bisa mengatasi diabetes.

Tanaman herbal ini bisa membantu memecahkan lemak dalam tubuh dan mengolah glukosa menjadi energi. Sehingga gula dalam darah dapat dipecah dan diolah kembali agar tidak berlebihan di dalam darah.

2 Tapak Dara

4.bp.blogspot.com

Bunga tapak dara, cantik bunganya banyak khasiatnya. Tanaman hias yang memiliki 2 jenis bunga yaitu bunga berwarna putih dan merah ini berkhasiat untuk mengobati diabetes mellitus (kencing manis), hipertensi, leukuimia, demam, dll.

Untuk mengobati penyakit diabetes ramuan bunga tapak dara dapat diolah dengan cara sederhana.

Caranya siapkan 6 lembar daun tapak dara dan 15 kuntum tapak dara, dicuci hingga bersih lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Kemudian disaring. Air rebusannya diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

3Daun Salam

kuherbal.com

Siapa yang tak mengenal daun salam? Tentu daun ini tak asing bagi kita, tumbuhan Salam merupakan tanaman yang tumbuh di perkarangan rumah maupun kebun.

Daun yang biasanya digunakan untuk bumu masakan ini dapat dijadikan bahan obat tradisional.

Siapa yang mengira, di balik warna hijaunya tersimpan khasiat pengobatan yang luar biasa. Khasiat daun rempah yang satu ini dapat digunakan sebagai obat diare, kolesterol, diare, maag dan diabetes.

Ramuan daun salam dapat digunakan untuk obat diabetes, cara pembuatannya mudah sekali. Rebus 7 – 15 daun salam dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas saja. Saring dan tunggu sampai dingin kemudian minum sekaligus sebelum makan.

Lakukan dua kali dalam sehari supaya khasiat daun salam diserap oleh tubuh.

4Gingseng

reps-id.com

Gingseng merupakan salah satu tumbuhan asli Asia. Tentu kita tak asing dengan tumbuhan ini. Gingseng memunyai banyak kandungan yang bisa mengatasi berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes.

Cara yang dapat dilakukan untuk mengolah gingseng sebagai obat diabetes yaitu dengan minum air rebusan gingseng setiap harinya. Jika hal ini dilakukan rutin kadar gula yang ada dalam darah semakin menurun dan kadar insulin semakin meningkat.

5Pegagan

assets.kompasiana.com

Pegagan merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di perkebunan, ladang ataupun pematang sawah. Mungkin kita pernah mengetahui tanaman ini dan kita tak menyangka ternyata pegagan memiliki khasiat yang luar biasa untuk obat diabetes.

Langkah yang dilakukan untuk membuat ramuan obat diabetes dari pegagan ini cukup mudah

Ambil 25-50 lembar daun pegagan lalu bersihkan. Rebus dalam 3 gelas air hingga mendidih. Setelah tersisa hanya 1 gelas dinginkan dan buang daun pegagan yang sudah layu tersebut. Air rebusan pegagan yang segelas tadi diminum untuk 3 kali pagi siang dan malam hari.

Nah, dengan sederet bahan alami berkhasiat di atas, bagi kamu yang telah mengalami atau masih mencegah diabetes, bisa mencoba dan membuktikannya sendiri.

Diabetes adalah sebuah penyakit yang disebabkan karena tingginya tingkat kadar gula dalam darah. Gula dalam tubuh diperoleh dari berbagai jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi secara rutin.

Sebenarnya tubuh bisa menjalankan sistem yang akan membuat tubuh bisa mengatur kadar gula dalam darah. Sistem ini tidak lepas dari insulin sebagai sebuah hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pankreas.

Namun beberapa orang memiliki ketidakmampuan menghasilkan insulin sehingga tingkat kadar gula dalam darah terus meningkat.

Salah satu langkah yang paling penting dilakukan oleh penderita diabetes adalah menjaga agar kadar gula dalam darah normal.

6Hubungan Diabetes dan Tubuh

milionkobiet.pl

Penyakit diabetes bisa menyebabkan pengaruh yang sangat besar untuk tubuh. Hal ini ditandai dengan berbagai penyakit lain yang timbul pada penderita diabetes yang tidak mampu mengontrol kadar gula dalam darah.

Akibatnya maka tubuh bisa mengalami komplikasi karena gangguan yang terjadi pada beberapa organ penting tubuh.

Kadar gula yang berlebihan dalam darah bisa menyebabkan tubuh menjadi lebih lemah dan sulit untuk melakukan berbagai aktivitas secara normal.

7Gejala Diabetes

drugwatch.com

Apakah diabetes berbahaya untuk hidup? Ya, efek panjang dari diabetes yang tidak terkontrol bisa menyebabkan darah tinggi dan kolesterol tinggi dalam tubuh.

Diabetes bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang dalam hidup sehingga banyak penderita diabetes yang merasa frustasi.

Beberapa macam bahaya diabetes dari berbagai penyakit komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes yaitu

Penyakit Jantung. Jika kadar gula dalam darah tidak terkontrol dengan baik maka ancaman penyakit jantung akan selalu mengincar penderita diabetes.

Penyakit ini akan menjadi penyebab dada sakit yang biasanya memang dirasakan oleh penderita diabetes.

Beberapa jenis penyakit jantung yang sering terjadi adalah penyempitan pembuluh darah, stroke, serangan jantung, penyakit arteri dan kondisi lain. Stroke dan serangan jantung menjadi kasus yang paling sering terjadi.

Kerusakan Sistem Syaraf. Akibat tingginya kadar gula dalam darah maka dapat menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah yang berfungsi untuk menyehatkan saraf tubuh terutama untuk bagian kaki.

Jika kondisi kerusakan sudah terjadi maka biasanya penderita akan sering merasa kesemutan, mati rasa, rasa terbakar, dan sakit pada bagian ujung jari kaki.

Gangguan kerusakan saraf akan ditandai dengan diare, muntah, mual, sembelit dan gangguan disfungsi ereksi pada pria.

Kerusakan Mata. Kebutaan menjadi salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes. Hal ini disebabkan kadar gula darah yang terlalu tinggi telah mengganggu sistem saraf pusat.

Bahkan kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan pada kornea dan lensa mata. Penyakit yang paling sering terjadi adalah glaukoma dan katarak.

Kerusakan Ginjal. Ginjal dalam manusia memiliki fungsi yang sangat penting. Ginjal mengandung jutaan pembuluh darah yang akan menyaring darah dalam tubuh manusia.

Ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi maka bisa menyebabkan kerusakan jaringan yang berfungsi sebagai saringan kecil.

Jika kondisi diabetes sudah parah maka bisa menjadi penyebab gagal ginjal yang membutuhkan transplantasi atau cuci darah secara berkala.

Cacat Kaki. Kerusakan saraf akibat diabetes yang terjadi pada kaki akan menyebabkan komplikasi kerusakan pada bagian kaki.

Bahkan pada kondisi tertentu banyak penderita diabetes yang harus melakukan amputasi untuk menyematkan jaringan lainnya. Jadi kerusakan kaki menjadi akibat yang sangat umum dari bahaya diabetes.

Infeksi Kulit. Infeksi kulit menjadi kasus yang paling sering terjadi pada penderita diabetes. Infeksi ini disebabkan oleh jamur, parasit atau virus yang hidup pada luka di kaki.

Penderita diabetes akan mudah terkena luka dan luka tersebut sulit untuk disembuhkan dengan cepat, sehingga terkadang infeksi menjadi ancaman yang sangat serius.

Gangguan Pendengaran. Penderita diabetes memang sering mengalami gangguan pendengaran. Tingkat kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi telah menyebabkan kerusakan sistem pendengaran.

Hal ini membuktikan bahwa bahaya diabetes memang sangat mempengaruhi sistem kerja anggota tubuh terutama indra penting untuk tubuh.

Pikun. Penyebab diabetes terutama diabetes tipe 2 juga memiliki ancaman serius terkena penyakit yang menganggu sistem memori. Hingga saat ini hubungan antara kadar gula dalam darah dan sistem memori masih dikembangkan.

8Bahaya Diabates Gestasional

korannonstop.com

Diabetes gestasional adalah jenis diabetes yang terjadi pada wanita hamil. Kondisi diabetes ini tetap bisa membuat ibu hamil melahirkan bayi yang sehat.

Tapi kondisi tingginya kadar gula dalam darah memang perlu membutuhkan perawatan yang serius. Berikut ini adalah beberapa resiko bahaya yang biasanya terjadi pada bayi;

Bayi tumbuh besar di dalam rahim – Hal ini terjadi karena kadar gula tinggi ibu hamil tetap akan diserap oleh bayi lewat plasenta.

Saat di dalam rahim maka pankreas bayi sudah bisa menghasilkan insulin. Hal inilah yang menyebabkan bayi tumbuh besar di dalam rahim.

Hipoglikemia atau gula darah yang terlalu rendah – Ibu hamil yang menderita diabetes gestasional juga akan menyebabkan kadar gula bayi menjadi lebih rendah karena produksi insulin dalam tubuh bayi sudah sangat tinggi.

Namun kondisi ini bisa disembuhkan dengan memberikan air susu ibu.

Anak mengalami resiko diabetes tipe 2 – Anak-anak yang lahir dari ibu yang menderita diabetes gestasional juga rentan terkena diabetes tipe 2 karena sudah memiliki kadar insulin tinggi sejak dalam kandungan.

Anak akan mengalami resiko obesitas – Anak-anak yang lahir dalam kondisi berat badan berlebih dan tidak sesuai dengan standar akan memiliki bakat obesitas.

Kematian bayi menjadi resiko paling besar – Kematian bisa terjadi baik di dalam atau di luar kandungan. Resiko ini terjadi karena ibu tidak bisa mengatur kadar gula dalam darah dan tidak menjalani perawatan diabetes selama hamil.

9Bahaya Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

angeliquepanagos.com

Selain anak-anak yang menerima akibat dari diabetes gestasional, maka ibu hamil juga bisa mengalami resiko tingi seperti kondisi preklamsia selama kehamilan.

Kondisi ini akan menyebabkan tekanan darah ibu hamil menjadi lebih tinggi, kandungan protein dalam urin juga sangat tinggi dan bengkak pada kaki.

Kondisi ini bisa menjadi sangat serius apabila tidak segera ditangani, termasuk resiko kematian mendadak ibu dan bayi.

Jadi, penyakit diabetes memang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan komplikasi jangka panjang. Namun penderita diabetes bisa mengatasi hal ini dengan mengatur kadar gula dalam darah dan menjaga pola makan.

10Diabetes Pada Anak-anak

exsweet.com

Data penelitian unit kerja koordinasi endokrinologi anak di seluruh Indonesia yang pernah dirilis Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungn Kementerian Kesehatan pada awal Maret 2012

misalnya menunjukkan bahwa jumlah penyandang diabetes pada anak dan remaja di bawah 20 tahun tercatat 731 anak.

Sementara itu, Pusat Diabetes dan Nutrisi (PDN) RSU Dr Soetomo Surabaya pernah membuat estimasi bahwa pada 2009 ada sekitar 650.000 anak-anak di Indonesia mengidap DM dan mayoritasnya adalah DM tipe 2.

Angka tersebut diperoleh berdasarkan perhitungan lima persen dari total 13 juta pengidap diabetes melitus dari semua kelompok usia pada 2009.

Sedangkan Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) memperkirakan, jumlah anak-anak penderita diabetes menunjukkan kecenderungan terus naik dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2011 lalu misalnya, setidaknya 65 anak diabetes yang tercatat, naik 400 persen dari tahun 2009. Dari jumlah itu, sebanyak 32 anak menderita diabetes tipe dua.

Orang-orang selalu berpikir bahwa diabetes pada anak pasti diabetes tipe 1. Tetapi sekarang, banyak anak yang terkena diabetes tipe 2 karena buruknya lifestyle (gaya hidup).

Hal tersebut diutarakan oleh dr. Dyah Purnamasari Sulistianingsih, Sp.PD dari  Divisi Metabolik Endokrinologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dalam acara seminar media di Jakarta.

Dyah mengatakan, setiap orang yang tidak memiliki pola hidup sehat bisa terserang penyakit diabetes.

Oleh karena itu, pola hidup sehat harus tetap dijaga dengan makan-makanan yang sehat dan olah raga secara teratur supaya kadar gula dapat terkontrol dan terhindar dari penyakit diabetes.

Beberapa studi menyebutkan bahwa, mengelola anak dengan diabetes tipe 2 umumnya lebih sulit dibandingkan pada orang dewasa.

Kebanyakan kasus diabetes pada anak disebabkan karena masalah obesitas. Bila para orang tua tidak menyadari ancaman ini sejak dini, maka pengobatan bisa cenderung kurang efektif.

Mengapa tidak efektif? Karena pemberian obat-obatan diabetes pada anak biasanya akan lebih sulit ketimbang orang dewasa dikarenakan anak lebih sulit diatur, apalagi pemberiannya harus dilakukan terus menerus dalam jangka panjang.

Lebih lanjut Dyah mengatakan, diabetes tipe 1 biasanya lebih banyak terjadi pada anak, di mana terjadi kekurangan insulin dalam tubuh akibat rusaknya kelenjar pankreas oleh proses autoimun.

Kerusakan pankreas umumnya baru menimbulkan gejala setelah kerusakan sel-sel pankreas mencapai 90 persen atau lebih. Inilah yang sering menyebabkan kasus-kasus diabetes pada anak sering terabaikan.

Faktor-faktor penyebab terjadinya DM tipe-1, yaitu: karena beberapa sebab sutatu sel yang bernama sel beta yang ada di dalam pankreas akan mengalami penurunan fungsi dan mati.

Bila hal ini terjadi berarti tubuh/pankreas tidak bisa lagi membuat insulin. Kebanyakan orang-orang ini hidup sehat dan aktif sebelum gejala diabetes berkembang, kerusakan sel tersebut biasanya dimulai beberapa tahun sebelum DM muncul.

Jika hampir semua sel rusak, maka gejala hiperglikemia dating dengan cepat. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk menghentikan proses ini ataupun mencegahnya.

Maka orang yang mengidap tipe ini harus diinjeksi insulin setiap hari, agar gula darahnya terkontrol dengan baik, mereka juga harus mengatur dan menjaga keseimbangan antara makanan dan kegiatan.

Faktor-faktor penyebab terjadinya DM tipe-2, yaitu: ini faktor yang paling umum. Pankreas masih membuat dan mengeluarkan insulin, tapi jumlahnya terlalu rendah / insulin tidak bekerja sebagai mestinya. Cenderung diturunkan dalam keluarga diabetes.

Banyak juga orang yang mempunyai kecendrungan namun diabetesnya tidak berkembang, biasanya dating /terjadi diatas usia 40 tahun.

Gejala akan muncul bertahap, jadi sulit untuk ditebak. Sekitar setengah dari orang diabetes tipe ini adalah orang gemuk,

karena terlalu banyak lemak/lemak yang membesar sehingga tidak membuat respon baik terhadap insulin. Sehingga pankreas akan bekerja keras untuk membuat insulin.

Selama kehamilan wanita juga dapat terkena diabetes karena kebutuhan tambahan pada pankreas dan akan hilang setelah melahirkan. Tapi tidak menutup kemungkinan diabetes akan muncul kembali dalam hidupnya.

Tanda-tanda gejala umum yaitu haus, banyak kencing, penurunan berat badan tetapi nafsu makan bertambah. Kaki terasa baal & kesemutan. Mudah timbul bisul dan abses yang sulit sembuh. Mempunyai riwayat keluarga diabetes.

Bila sudah dinyatakan mengidap diabetes yang harus diperbuat adalah kontrol secara teratur ke dokter (Poli Penyakit Dalam). Mengikuti bimbingan / petunjuk dari dokter & edukator diabetes.

11Program Kesehatan Bagi Penyandang Diabetes

madubima99yogyakarta.wordpress.com

Kita sering mendengar kadang orang diabetes memiliki luka yang kronis, membusuk, menghitam sehingga harus segera diamputasi.  Itu adalah Gangren diabeticum.

Bukan berarti jika pengidap berobat akan lebih baik, bahkan pengidap akan mengidap komplikasi dari pengobatan teresbut,

seperti gula darah turun dibawah normal penurunan kesadaran koma. Mual, muntah-muntah dan keringat dingin. Diare, sakit kepala dan pusing.

Tanda-tanda penurunan gula darah / glukosa dibawah normal yakni gemetar. Mengeluarkan keringat dingin dan lemas. Penurunan kesadaran mengantuk bisa sampai tidak sadar /koma.

Olahraga yang dianjurkan untuk penderita diabetes yaitu senam diabetes. Berenang. Jalan santai / jalan cepat sesuai petunjuk educator diabetes.

Faktor penyebab diabetes secara umum yakni riwayat keluarga diabetes, kegemukan, kurang aktivitas fisik, bayi yang terlahir dengan berat badan lebih dari 4 kg, hipertensi

Dapat dilihat dari orang-orang yang berada disekitar bahwa orang dengan diabetes sangat menderita bahkan hidupnya yang tidak lama.

Padahal pengobatannya sederhana, yaitu pola makan, latihan jasmani, obat-obatan (obat hipoglikemik oral & insulin) serta uji kadar glukosa darah.

12Gejala Lain Diabetes

pid-project.eu

Penyakit diabetes atau kencing manis atau diabetes mellitus merupakan kelainan sistem insulin karena berlebihnya kadar glukosa di dalam darah.

Ada dua jenis diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Meskipun keduanya masih berhubungan dengan gula darah berlebih, ada perbedaan mendasar yang patut diketahui, mulai dari penyebab, gejala, dan cara pencegahan.

Diabetes tipe 2 lebih banyak diderita oleh orang dewasa dengan awalan usia 35 ke atas. Seiring berjalannya waktu penderita diabetes mellitus tipe 2 tidak melulu kepada orang tua,

tetapi juga anak muda usia 25 bahkan 20 tahuan ke atas pun sudah banyak yang menderita diabetes.

Penyebab umum dari diabetes tipe 2 adalah pola makan yang kurang tepat dan tidak teratur disertai jarangnya aktivitas olahraga.

Gejala diabetes tipe 2 sulit untuk dikenali sebelum keluar hasil diagnosis. Cara paling mudah untuk mengetahuinya adalah melakukan tes gula darah.

Jika positif mengidap diabetes, yang diakui sebagai cara mengobati diabetes biasanya diawali dengan upaya minum obat oral atau obat telan,

mengubah pola hidup seperti perbanyak olahraga dan makan teratur, diet (mengurangi asupan karbohidrat), dan lewat pengurangan berat badan juga sering terjadi.

Oleh karena sulit untuk mendeteksi tubuh menderita diabetes atau tidak, kamu bisa melihat daftar ciri-ciri atau gejala diabetes tipe 2 berikut.

Mati rasa. Pada banyak kasus diabetes yang menimpa sebagian orang, hampir seluruhnya mengalami gejala berupa mati rasa.

Adapun bagian tubuh yang sering merasakan mati rasa (kebas) atau kesemutan adalah tangan, kaki, beserta jari-jemarinya.

Peringatan awal diabetes ini terjadi karena peningkatan kadar gula darah, membuat serabut saraf mengalami kerusakan.

Lebih sering buang air kecil. Penderita diabetes sering mengatakan dirinya mengalami peningkatan dorongan ingin buang air kecil.

Jika sewaktu-waktu mengalami hal serupa, coba konsultasikan sedini mungkin pada dokter agar mendapatkan perawatan lebih cepat dan terkontrol.

Berat badan berkurang. Menjadi kabar baik bagi orang yang bermasalah dengan kegemukan maupun obesitas.

Tetapi, melihat faktor pemicu turunnya berat badan adalah karena diabetes, tentu membuatmu semakin khawatir.

Terjadinya penurunan berat badan ini memang berhubungan erat pada penderita, sebab tubuh tidak mampu menyerap glukosa (sumber energi tubuh) dengan benar.

Nafsu makan meningkat. Bertambahnya rasa ingin makan bisa menjadi tanda lain dari diabetes. Rasa lapar ini tidak bisa dikendalikan,

sebab sinyal lapar yang dikirim oleh tubuh ini harus dipenuhi keinginannya agar semua sel menjadi berfungsi dengan baik karena mendapatkan asupan glukosa yang lebih banyak.

Rasa lapar tersebut bukan karena sel-sel di dalam tubuh tidak mendapatkan asupan glukosa dari makanan,

melainkan karena makanan yang sudah ditelan tidak apat masuk ke dalam sel untuk dipakai dalam proses metabolisme, sehingga timbul lah respon tubuh seperti lapar.

Penglihatan mulai kabur atau buram. Masalah seperti ini seringkali menjadi keluhan umum penderita diabetes tipe 2.

Penglihatan menjadi kabur atau buram atau tidak jelas seperti biasanya, terjadi akibat kadar glukosa melonjak naik,

ssehingga merusak pembuluh darah dan membatasi cairan yang masuk ke mata. Kondisi ini bisa mengubah bentuk lensa dan mata.

Kabar baiknya, gejala ini reversibel (dapat kembali normal) seiring dengan berkurangnya kadar gula darah hingga batas wajar. Namun, bila gula darah tetap tinggi kelainan pada mata ini bisa berujung pada kebutaan permanen.

Masalah kulit. Diabetes mememgaruhi sirkulasi darah, dan membuat kelenjar keringat mengalami disfungsional, sehingga membuat kulit menjadi bersisik, terasa gatal, kering, dan iritasi.

Gejala yang satu ini cukup sulit dideteksi sebagai diabetes, karena banyak penyebab lain yang membuat kulit bermasalah seperti ini.

Kelelahan dan cepat emosi. Rasa lelah ini muncul bukan tanpa sebab. Ketika tidur, penderita diabetes akan tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya.

Kerap kali bangun untuk berkemih dan minum air, sehingga proses tidur terganggu alias tidak berkualitas. Keesokan harinya tubuh mengalami kelelahan dan tak jarang mengundang emosi.

Rasa haus. Tadi telah disebutkan bahwa ciri-ciri penderita diabetes adalah sering buang air kecil. Peningkatan dorongan untuk berkemih akan memengaruhi cairan yang berada di dalam tubuh, sehingga mengakibatkan dehidrasi.

Tubuh yang kekurangan cairan akan memberikan respon berupa rasa haus dengan tujuan mengembalikan cairan yang hilang.

Proses pemulihan luka yang lambat. Terdapatnya luka ketika kondisi tubuh sedang tidak baik, seperti kelebihan gula darah membuat sistem imun atau kekebalan tubuh menjadi tidak normal.

Hal ini tentu mempengaruhi laju pemulihan luka atau memar, akan memakan waktu lebih lama dari biasanya.

Gangguan pada gusi. Dari kejadian-kejadian yang sudah berlalu, penderita diabetes lebih rentan mengalami kerusakan gusi.

Seperti misalnya gusi menjadi merah, mengalami pembengkakan, dan iritasi. Bahkan ada yang merasakan gusinya menyusut dari gigi dan terjadilah infeksi gusi.

Infeksi jamur. Diabetes memengaruhi sistem kekebalan tubuh penderitanya. Tubuh akan rentan terhadap serangan berbagai bakteri dan jamur (candida).

Semakin banyak jumlah bakteri atau jamur yang masuk ke dalam tubuh selama sistem imun tidak siap untuk membentengi tubuh.

Jika sudah demikian, contoh masalah yang patut diwaspadai, khususnya bagi wanita adalah mengalami keputihan akibat infeksi candida (jamur).

13Cara Mengetahui Diabetes

top10homeremedies.com

Jika kamu tidak tahu apakah status tubuh masih aman dari serangan diabetes ataupun tidak, segera lakukan tes darah.

Beberapa tes darah tunggal tidak bisa menelurkan hasil akurat, kamu harus melakukan tes darah beberapa kali lagi (harus diulang) untuk memastikan.

Salah satu tes adalah melakukan tes glukosa plasma pasca puasa. Tes ditujukan untuk mengecek gula darah setelah selama waktu berpuasa tidak tubuh tidak mendapatkan nutrisi dari makanan.

Jika laporan menunjukkan glukosa darah di atas 126 miligram per desiliter (mg/dL) pada dua atau tiga tes yang berbeda, maka kamu positif menderita diabetes.

Akan tetapi, bila glukosa darah berada pada tingkat 100 hingga 125 mg/dL, akan dianggap sebagai prediabetes (proses menuju diabete). Dan, jika glukosa darah berada pada angka 99 mg/dL, tandanya glukosa darahmu normal.

Penyakit diabetes memang cukup mengerikan, bagaimana tidak, sampai sekarang belum ada obatnya.

Ahli medis hanya tahu bagaimana cara mengendalikan kadar gula darah tersebut. Entah dengan seumur hidup minum obat dalam jumlah yang ditentukan

atau ketika sembuh masih harus minum obat dalam takaran yang dikurangi atau bagaimana, itu semua keputusan dokter.

Di Amerika Serikat, prevalensi penderita diabetes lebih dari 25 juta orang, dan diprediksi pada tahun 2020 jumlahnya akan meningkat melebihi angka 18%.

Bukan kabar baik tentunya, tetapi mau bagaimana lagi? Hidup semakin dibuat mudah, mendapatkan sesuatu dengan cara yang cepat, praktis, dan instan sudah hal yang lumrah dilakukan banyak orang.