Penyakit stroke mungkin menjadi momok menakutkan bagi setiap orang. Penyakit ini adalah penyebab kecacatan bahkan kematian nomor satu di Indonesia. Selain menghancurkan kehidupan si penderita, stroke juga bisa menjadi beban keluarga penderita.

Stroke merupakan penyakit gangguan pembuluh darah otak yang ditandai dengan lumpuhnya jaringan otak (infark cerebri). Hal ini terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.

Penderita stroke bisa saja langsung kehilangan kesadaran dalam sekejap, kemudian koma. Penderira akan merasakan kelumpuhan separuh badan, sulitnya berbicara hingga wajah yang tidak simetris. Penderita juga akan merasa kesemutan, mati rasa hingga pingsan.

Stroke sendiri dipicu dari faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, hipertensi, penggunaan narkoba, penyakit jantung, diabetes, merokok, obesitas dan lainnya.

Meskipun penyakit stroke menakutkan, bukan berarti tidak ada jalan untuk mengobatinya. Berikut cara pengobatan penyakit stroke.

1Kurangi Konsumsi Lemak Jenuh Tinggi

source: zululandobserver.co.za

Makanan yang mengandung kolesterol seperti minyak, mentega, keju hingga produk hewani seperti daging dan susu sebaiknya dihindari.

Jika memang belum ada gejala, makanan jenis itu mulailah dikurangi sedikit demi sedikit. Apalagi makanan junkfood yang mengandung lemah jenuh sangat tinggi.

Lemak jenuh akan menjadi kolesterol dan menyumbat saluran darah. Jika saluran darah yang tersumbat adalah otak, maka bisa dipastikan stroke akan menyerang.

Jika masih ingin mengonsumsi lemak, gantilah dengan lemak yang sehat seperti minyak zaitun dan minyak ikan.

2Mengonsumsi Biji Wijen

source: m.fastnewsindonesia.com

Berdasarkan penelitian, wijen dengan nama latin Sesamun Indicum ini menghasilkan minyak nabati yang sehat untuk tubuh. Wijen juga mengandung tembaga, zat besi, magnesium, zinc, fosfor dan kandungan lainnya.

Dikutip dari Boldsky, wijen dapat mencegah diabetes bahkan stroke. Wijen juga dapat mengontrol kadar insulin dalam tubuh.

Wijen juga diklaim dapat menguragi ketegangan pada sistem kardiovaskular, juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Kandungan serat wijen dapat mencegah serangan jantung dan stroke.

3Makan Apel

source: arogyamasthu.com

Penelitian dari BHF Health Promotion Research Group, Nuffield Department of Population Health, di University of Oxford mengungkap khasiat apel untuk mencegah stroke.

Para peneliti menyatakan, mengonsumsi sebuah apel dalam sehari sama dengan mengonsumsi obat statin tabf serig digunakan untuk mencegah serangan jantung dan stroke.

Bahkan, penelitian mengungkap bahwa angka kematian per tahun akibat stroke bisa ditekan hingga 8.500 jiwa jika 70 persen dari masyarakat mengonsumsi apel setiap harinya. So, penderita stroke tak perlu repot-repot membeli statin dan mengonsumsinya setiap hari.

Cukup beli beberapa butir apel nan segar dan konsumsilah. Gampang bukan mencegah stroke datang.

4Mengonsumsi Tanaman Herbal

source: tips-cara.info

Mengonsumsi tanaman herbal seperti ginkgo biloba, bawang putih, jahe hingga kunyit dipercaya dapat menyembuhkan stroke.

Ginkgo biloba dapat mencegah serangan radikal bebas dan mencegah penyumbatan pembuluh darah juga meningkatkan aliran darah ke otak.

Sementara bawang putih mengandung koagulan yang dapat menurunkan tekanan darah hingga kolesterol.
Adapun jahe dapat menurunkan kolesterol jahat dan membantu sirkulasi darah ke seluruh tubuh terutama ke otak.

Jahe dipercaya dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah. Sementara kunyit memiliki zat anti peradangan yang mencegah pembekuan darah.

5Operasi

source: www.huffingtonpost.com

Pakar kedokteran internasional di Gold Coast Australia mengungkap teknik operasi pengangkatan darah beku di otak sebagai metode baru menangani stroke. Sebelumnya, penderita stroke harus menjalani operasi pembedahan besar jika ingin sembuh.

Operasi ini memungkinkan dokter mengeluarkan darah beku di otak melalui pembuluh darah di pangkal paha dan kaki.

Teknik endovascular ini sebenarnya sudah digunakan lebih dari 7 tahun di seluruh dunia. Meski begitu, pengembangan alat baru-baru ini menawarkan hasil yang bisa dipertanggungjawabkan. Operasi ini biasanya dilakukan melalui arteri baik di kaki atau lengan.

Meski demikian obat intravena masih memainkan peran penting dalam pengobatan pembekuan darah, namun penelitian telah menunjukkan dalam beberapa kasus operasi intervensi semacam ini sangat diperlukan.

SHARE