abiummi.com

Sudah Jadi Orang Tua? Kamu Harus Tahu Beberapa Hal Ini

Posted on

Anak merupakan sebuah anugerah yang indah, sebuah hadiah yang tak ternilai harganya. Anak juga merupakan buah cinta yang indah. Maka menjadi wajib sekali kita sebagai orang tua menjaga, merawat dan mendidik dengan baik hadiah tersebut.

kita tentu semua tahu bahwa tidak semua orang bisa di karuniai anak, dan banyak sekali orang yang tidak bisa mempunyai anak ingin mencari anak asuh. Karena memang anak adalah pelengkap keluarga tentunya juga sumber kebahagiaan.

Sebagai orang tua tentu harus mengarahkan anaknya dengan baik. Orang tua yang paling bertanggung jawab atas pendidikan anak, karakter anak dan masa depan anak. Jika anak di didik dengan baik, lembut dan bijak tentu anak akan juga jadi baik.

Begitupun sebaliknya, jika mendidik anak tidak tepat maka anak juga tidak berhasil. Maka dari itu pendidikan anak sangatlah penting, pendidikan mulai dari sejak lahir sampai sang anak bisa mengatur dirinya sendiri.

Kita sebagai orang tua tentu harus tahu apa batasan-batasan, aturan atau tata cara mendidik anak kita yang masih kecil, karena pendidikan dari kecil itu lah yang membentuk karakter anak.

Di bawah ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak.

Jangan Membentak Anak

akhwatindonesia.net
akhwatindonesia.net

Anak merupakan pendengar dan pencontoh yang baik ketika dia sering mendengar bentakan dari orang tua tentu akan menirukan apa yang dikatakan, karena idola pertama, teladan pertama anak adalah orang tua.

Maka ketika orang tua itu halus, lembut dan bijak, anak pun akan mengikutinya. Dan sebaliknya, jika orang tua sering berkata keras, membentak , maka anak juga akan berkarakter seperti itu.

Faktor utama pembentukan karakter anak di mulai dari orang tuanya sendiri. Maka ketika anak nakal, bandel dan suka berkata keras itu merupakan salah orang tua, bukan anak yang salah.

Jangan Berkata, Ibu Lagi Sibuk Ikut Ayah Saja

buahhati.co.id
buahhati.co.id

Ketika seorang ibu sibuk dengan pekerjaan rumahnya, dan ayah juga sibuk baca koran, dan sang anak mendekati jangan pernah bilang, jangan ikut ibu atau jangan ikut ayah, ayah lagi sibuk.

Secara tidak langsung itu akan membuat anak jadi merasa kesepian.
Perasaan anak menjadi merasa tidak penting, padahal usia anak itu usia yang terus membutuhkan teman, membutuhkan orang tuanya setiap saat.

Kalau memang sibuk sangat, alihkan saja perhatiannya dengan melihat televisi atau video. Karena jika terus seperti itu jika nanti besar dia akan malas berbicara dengan orang tuanya, tentu efeknya juga kurang baik bagi kehidupannya.

Jangan Membanding-bandingkan Anak

katalogbunda.com
katalogbunda.com

Ketika anak dibanding-bandingkan dengan anak lain, maka ia akan merasa bahwa ia bukan kesayangan orang tuanya. Anak akan merasa jadi orang lain dan tidak penting bagi orang tuanya.

Hal seperti ini juga mengakibatkan anak juga malas di rumah, malas dengan orang tua.
Banyak sekali kasus anak hilang, anak ingin pergi dari rumah, hal seperti itu terjadi karena anak selalu dibanding-bandingkan dengan anak lain.

Jangan Terlalu Membatasi Aktifitasnya

solusisehatku.com
solusisehatku.com

Anak yang masih kecil tentu akan mempunyai otak yang masih bersih, yang masih original belum banyak tercampuri pikiran. Tentu ini menjadi sebuah peluang bagi orang tua untuk mengembangkan kreatifitasnya.

Anak yang menuju pubertas tentu banyak sekali aktifitasnya, nyaris tidak mau berhenti, kalaupun berhenti itupun pada saat ia tidur.

Nah dari banyak aktifitasnya membuat otak anak akan terus berkembang, ia akan semakin mengenal dan mempelajari apa yang menjadi aktifitasnya. Tentu aktifitasnya adalah aktifitas positif.

Semakin anak banyak aktifitas maka pemahaman dan perkembangan akan semakin cepat.

Jadikan Kita /Orang Tua Guru Terbaik Bagi Anak Kita

muslimahcorner.com
muslimahcorner.com

Anak ketika sudah mulai sekolah tentu dia akan banyak kesulitan dalam belajarnya, maka orang tua menjadi harusnya menjadi guru pertama untuk membantu anaknya.

Tidak hanya itu, ketika anak butuh pelajaran agama, budi pekerti dan sopan santun, orang tua adalah guru pertama yang harus menjelaskan.

Jangan sampai anak kita justru merasa nyaman belajar dengan orang lain atau malas belajar karena kita tidak bisa membantunya.

Sebenarnya masih banyak sekali pendidikan kepada anak, tapi semoga yang sedikit ini bisa beri inspirasi. Semoga bermanfaat.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *