Al-Qur’an adalah bagikan senter yang kita bawa saat kita berjalan di dalam gua yang gelap.

Tanpa senter kita hanya akan diam terpaku tak menemukan jalan, atau menabrak dinding-dinding gua yang menyakitkan.

Di dalam Al-Qur’an terdapat semua pedoman hidup dalam setiap aspek, yang akan menuntun manusia agar selamat menjalani kehidupan dunia yang fana ini.

Dan kemudian pedoman dalam Al-Qur’an tersebut disempurnakan dengan hadits-hadits atau tuntunan dari Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya berisi tentang perintah, ancaman, atau gambaran balasan di akhirat kelak, namun Al-Qur’an juga banyak menceritakan tentang umat-umat terdahulu.

Tujuannya adalah, agar manusia di zaman sekarang belajar dan mengambil hikmah terbaik dari para pendahulu-pendahulu tersebut.

Salah satunya adalah 3 orangtua hebat yang patut dijadikan teladan bagi umat Muslim dalam mendidik dan membesarkan anaknya. Mereka disebutkan Allah dalam Al-Qur’an.

Siapa sajakah mereka?

1Nabi Ibrahim AS

majalahembun.com

Nabi Ibrahim dijuluki sebagai Bapak Para Nabi, karena dari garis keturunan beliau lah para nabi dan rasul banyak yang lahir.

Mulai dari Nabi Ishak AS, Nabi Ismail AS, Nabi Yakub AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Isa AS, bahkan Nabi Muhammad SAW.

Nabi Ibrahim adalah orang yang sibuk. Beliau sibuk untuk mencari nafkan bagi isteri dan anak-anaknya, serta berdakwah menyeru manusia untuk menyembah Allah SWT.

Namun kesibukan beliau tak lantas membuat beliau lupa pada tugasnya sebagai suami dan ayah.

Dari pendidikan beliau yang luar biasa, Ishak dan Ismail tumbuh sholih menjadi Rasul Allah.

Selain itu, beliau adalah seseorang yang taat kepada Allah, sehingga membuat Allah ridho dan mengabulkan do’a-do’anya.

Dalam QS. Ibrahim banyak kita baca kisahnya, tentang do’a-do’a kebaikan beliau bagi anak-anak dan keturunannya, dan itu adalah hikmah orangtua teladan yang sungguh luar biasa.

2Maryam

haziqnazmi.wordpress.com

Maryam adalah seorang perawan anak dari keluarga Imran yang diasuh oleh Nabi Zakaria AS. Dalam QS. Ali Imran dan QS. Maryam banyak diceritakan kisah tentangnya.

Dia lah Ibu dari Nabi Isa AS, nabi yang tidak dimatikan Allah, namun pada usia 40 tahun beliau diangkat oleh Allah ke langit dan akan diturunkan lagi ke bumi saat kiamat akan tiba kelak.

Maryam adalah perempuan shalihah yang selalu taat menjalankan perintah Allah, serta sangat santun kepada orangtua dan gurunya.

Hingga saat usianya telah matang, Malaikat Jibril AS mendatanginya dan meniupkan ruh bayi yang kemudian lahir sebagai Nabi Isa AS.

Dalam masa mengandung, demi melindungi Isa, Maryam rela berpuasa tidak berkomunikasi dengan siapapun bahkan sampai pergi meninggalkan kampong halamannya.

Setelah Isa lahir, Maryam mengasuhnya dengan penuh sayang, sebagai sosok seorang Ibu dengan nalurinya yang kuat.

Sehingga wajarlah jika Isa tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan sangat disegani oleh kaum dan para pengikutnya di masa itu.

3Luqman

kaosbapaksholeh.com

Luqman bukanlah seorang nabi atau rasul, beliau hanyalah hamba Allah biasa yang amat shalih sehingga Allah muliakan beliau dengan menjadikan namanya sebagai sebuah surat dalam Al-Qur’an.

Luqman banyak memberikan pendidikan dan nasehat kepada anaknya, dan itu tertuang dalam QS. Luqman. Banyak nasehat-nasehatnya yang luar biasa, sangat patut kita contoh.