Pacaran sehat dan awet adalah impian bagi sepasang kekasih yang sedang membangun sebuah hubungan pacaran. Pada kalangan remaja kata pacaran merupakan hal yang tidak asing dan justru menjadi sebuah trend. Seiring berjalannya waktu, konsep mengenai pacaran itu sendiri telah berubah.

Seharusnya pacaran adalah proses awal menuju jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan akan tetapi, pacaran telah menjadi sebuah aktivitas yang dilakukan untuk mengisi waktu luang sehingga ada istilah pacaran hanya untuk main-main yang pada akhirnya membuat salah satu pihak atau kedua pihak merasakan sakit hati.

Pacaran sehat memperhatikan nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat pada umumnya, walaupun nilai dan norma masyarakat bersifat dinamis, berubah seiring berjalannya waktu. Setidaknya, kita memiliki nilai minimal tentang apa saja yang tidak boleh dilakukan dan yang boleh dilakukan.

Penasaran dengan tips pacaran sehat? Yuk, simak dibawah ini:

1. Bedakan antara cinta atau nafsu

Pacaran Sehat dan Awet, Bukan Mimpi Lagi http://thehappydept.com/pacaran-sehat-dan-awet-bukan-mimpi-lagi/

Cinta dan nafsu itu jelas berbeda jika kita bisa melihat sampai sisi paling dalam. Nafsu hanya memberikan kesenangan dan kepuasan sesaat dan akhirnya akan menyisakan penyesalan.

Sedangkan cinta, adalah saat kita dengan kekasih saling menjaga, saling mengerti dan saling memahami.

Pria yang baik akan menjaga wanitanya dari hal-hal yang buruk seperti ia menjaga dirinya sendiri, wanita yang baik adalah wanita yang mengerti dan bisa menolong kekasihnya dalam keadaan apapun.

2. Jaga Dirimu

Pacaran Sehat dan Awet, Bukan Mimpi Lagi http://thehappydept.com/pacaran-sehat-dan-awet-bukan-mimpi-lagi/

Banyak wanita yang mau berubah demi menyenangkan hati pacarnya. Sesungguhnya kamu memaksakan dirimu untuk berubah.

Namun, cinta adalah ketika kamu dan dia saling menerima, bukan saling mengubah. Tidak ada larangan untuk berubah jika itu memang mendewasakan karakter kamu tapi, jangan mengubah dirimu menuju arah yang negatif.

3. Kenali Keluarganya

Pacaran Sehat dan Awet, Bukan Mimpi Lagi http://thehappydept.com/pacaran-sehat-dan-awet-bukan-mimpi-lagi/

Pacaran bukan hanya hubungan antara kamu dan dia, namun masing – masing mempunyai keluarga yang harus saling mengenal.Kadang wanita takut bahwa si dia bukan tipe pria yang akan diterima keluarga.

Apapun rasa takut dan kekhawatiran itu, akan lebih baik jika kamu segera mengenalkannya. Keputusan orang tua setuju atau tidak menjadi patokan keseriusan kamu dan dia untuk berjuang.

4. Kebebasan adalah bagian dari pacaran sehat

Pacaran Sehat dan Awet, Bukan Mimpi Lagi http://thehappydept.com/pacaran-sehat-dan-awet-bukan-mimpi-lagi/

Kebebasan untuk menikmati kehidupan masing-masing , kamu mungkin merasa khawatir tentang pergaulan di sekitarnya.

Namun, kamu juga harus memberi kebebasan untuk dirinya karena hidupnya tidak hanya tentang kamu, jika kamu tetap bersikeras untuk mengekangnya siap-siap untuk mengalami akibat buruk.

5. Rasa Sakit adalah sebagian kecil dari cinta, tapi bukan sepenuhnya

Pacaran Sehat dan Awet, Bukan Mimpi Lagi http://thehappydept.com/pacaran-sehat-dan-awet-bukan-mimpi-lagi/

Rasa sakit ketika mencintai memang akan muncul pada pasangan yang sudah semakin dekat dan mengenal satu sama lain. Mencintai terkadang kita mengorbankan sesuatu yang membuat hati kita terasa sakit.

Namun, Jangan sampai cinta membutakan mata kamu jika pasanganmu sudah berani menyakitimu secara fisik apapun kesalahan kamu padanya, itu menandakan bahwa ia masih belum dewasa dan belum mampu mengendalikan dirinya.

Jangan terpaku dengan angan-angan cinta yang akan mengubah sikapnya karena perubahan dilakukan oleh dirinya sendiri bukan karena kita mengubahnya.

Inilah tips dan prinsip terkait pacaran yang sehat dan awet, terapkan prinsip ini dalam hubungan pacaranmu dan lihat perbedaannya. Selamat menjalani hubungan pacaran yang sehat dan awet sampai jenjang yang lebih serius.

Temukan konten inspiratif lain seputar kunci kebahagiaan hidup, meliputi relationship, parenting, financial, health, dan lifestyle hanya di http://thehappydept.com/