Terbayangkah di benakmu bahwa perjuangan para pahlawan bangsa zaman dahulu, beberapa di antaranya mengalami pengkhianatan dari pihak-pihak yang seharusnya mendukung penuh?

Sebut saja konspirasi. Seringkali perjuangan para pahlawan ini berakhir di tangan bangsa sendiri karena banyak hal. Yuk simak beberapa kisah konspirasi yang melibatkan pahlawan Indonesia.

1Pangeran Diponegoro

sarasvati.co.id

Selama ini mungkin kamu pernah mendengar bahwa Perang Jawa yang terkenal itu dimulai karena Belanda membuka lahan melintasi makam leluhur Pangeran Diponegoro. Benarkah begitu?

Konon katanya, justru sang Pangeran yang sebenarnya sudah sejak lama mempersiapkan perang terhadap penjajah Belanda. Pangeran Diponegoro sudah menahan kesal terhadap pihak Keraton yang bersekongkol dengan Belanda karena membawa gaya hidup Eropa yang urakan.

Maka ketika Belanda mulai memasuki daerahnya, dimulailah Perang Jawa yang terkenal itu. Meskipun hanya berlangsung sebentar, Perang Jawa menjadi perang terbesar yang pernah dihadapi Hindia Belanda selama masa penjajahan mereka di Nusantara.

Perang ini menewaskan sekitar 200.000 orang warga pribumi. Sementara korban tewas di pihak Belanda berjumlah 8.000.

Ada yang menarik di sini. Sebuah fakta terkuak kalau Perang Jawa berakhir bukan hanya karena Pangeran Diponegoro berhasil didesak mundur. Tetapi, Pangeran Diponegoro dijebak oleh kerajaannya sendiri.

arrahmah.co.id
arrahmah.co.id

Alkisah, Diponegoro berkunjung ke wisma milik Jenderal De Kock untuk sekedar bersilaturahmi. Di saat gencatan senjata pun Diponegoro tetap menunjukkan karakter seorang pemimpin berakhlak mulia. Maka ketika itulah De Kock menangkapnya.

Setelah itu Pangeran Diponegoro diasingkan ke Fort Amsterdam di Makassar dan Fort Rotterdam di Manado. Pangeran Diponegoro kemudian meninggal di usia 69 Tahun.

2Tan Malaka

mimihideung.tumblr.com

Satu lagi pahlawan yang berkisah tragis adalah Tan Malaka. Sosok yang membangun dan mendefinisikan Indonesia di masa awal kemerdekaannya ini seakan terlupakan. Namanya tak ada di buku sejarah. Padahal gelar pahlawan nasional sudah dia dapatkan sejak tahun 1963.

Hidup Tan Malaka memang unik. Di saat orang-orang yang berperan untuk kemerdekaan mengambil posisi di atas, menjadi sorotan utama para petinggi, dia malah memilih untuk bersentuhan dengan rakyat Indonesia.

Tan Malaka berkeliling ke berbagai tempat untuk membantu rakyat Indonesia secara langsung. Meski begitu, perannya sangat disadari oleh para pemimpin negeri.

Hal ini terutama berkat buah pemikirannya yang terkenal seperti Madilog yang benar-benar menginspirasi banyak anak negeri untuk merebut kemerdekaannya.

selasar.com
selasar.com

Justru, setelah Indonesia merdeka, Tan Malaka masih melanjutkan perjuangannya dan malah ditangkap tanpa diadili karena dianggap membelot negara. Pada tahun 1949, tiba-tiba Tan Malaka hilang begitu saja.

Menurut informasi dari sejarawan peneliti Tan Malaka, ia diadili di lereng Gunung Wilis, Kediri, justru oleh pemerintah Indonesia sendiri. Peristiwa menyedihkan itu terjadi pada tahun 1963.

Walaupun dibunuh oleh pemerintah negaranya sendiri, dia tetap mendapatkan pengakuan pahlawan dari negara. Presiden Soekarno saat itu memang banyak memberikan gelar pahlawan ke orang-orang yang berlawanan dengan pemerintahnya.

Ternyata, Soekarno masih menganggap sosoknya begitu berjasa bagi bangsa meskipun mereka memiliki ideologi politik yang berseberangan.

3Supersemar

news.okezone.com

Salah satu peristiwa sejarah yang sampai sekarang masih diperdebatkan adalah misteri Supersemar. Masalah utamanya adalah keaslian dan keabsahan Supersemar yang akhirnya memberikan kekuasaan kepada Soeharto untuk mengambil alih negara.

Kabarnya, Soekarno ketika itu hanya memberikan perintah yang sifatnya teknis atau administratif, dan bukan politis.

Satu tahun setelah Surat Perintah Sebelas Maret dikeluarkan, Soeharto langsung dilantik sebagai Presiden tanpa proses pemilu. Hal inilah yang kemudian mengubah sejarah Indonesia sampai sekarang.

Malah kabarnya surat perintah yang kontroversial itu dengan terpaksa ditandatangani oleh Soekarno dibawah todongan pistol salah satu prajurit.

Hingga saat ini, hanya segelintir orang yang tahu keberadaan Supersemar. Bahkan, tak pernah ada yang benar-benar yakin bahwa surat tersebut ada.

Nasib Soekarno setelah itu tersingkirkan dan benar-benar diisolasi dari kekuasaannya. Seorang bapak bangsa ditinggalkan begitu saja dalam riuhnya kegiatan politik Indonesia. Dengan segala sumbangsihnya, Soekarno baru diakui sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2012.

4Guru: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

quotesgram.com

Guru adalah pahlawan yang perannya tak pernah habis diceritakan. Kamu tak mungkin bisa seperti sekarang, bisa membaca, menulis, hidup dengan segala pengetahuan, tanpa peran seorang guru. Betul?

Sekarang coba bayangkan kenapa guru yang perannya besar untuk perkembangan anak Indonesia justru digaji murah dan hidupnya tak semewah orang-orang yang bekerja di bidang lain?

Kita tidak pernah tahu apakah alasan yang melatarbelakangi pendapatan para guru. Entah ini masuk ke dalam jenis konspirasi atau tidak, lebih baik kita terus doakan para guru agar ilmu yang mereka ajarkan akan terus mengalirkan pahala sampai akhirat. Aamiin.