Para peminat seni rupa biasanya rela mengantri sejak awal untuk datang dan melihat pameran yang biasanya menyuguhkan bermacam jenis karya seni yang tak hanya menampilkan keindahan saja, namun juga maknanya.

Memang, bagi sebagian orang yang tak begitu tertarik dan berminat terhadap kesenian ini, cenderung tidak paham dengan maksud dibuatnya karya tersebut. Contoh paling mudah yaitu lukisan.

Berikut ini 12 pengertian seni rupa yang akan membantumu lebih memahami bagaimana sebuah karya seni rupa dibuat dengan maksud dan tujuan. Bukan hanya sekadar seni hiburan biasa.

1Hasil Imajinasi

creatifina.blogspot.com

Ide dalam pembuatan karya seni rupa biasanya diperoleh beradasarkan imajinasi pembuatnya. Karya seni rupa bisa menjadi sarana untuk mengungkapkan ekspresi seseorang. Kehadirannya bisa diraba, dilihat dengan mata.

2Mengutamakan Estetika

suherlin.com

Seni Rupa murni adalah cabang dari seni rupa yang di buat tanpa mempertimbangkan fungsi dan kegunaanya akan tetapi lebih mengutamakan fungsi keindahaan atau estetika. Seni rupa murni memang cenderung lebih bebas dan biasanya memiliki nilai estetika yang sangat tinggi.

3Memenuhi Kebutuhan Praktis (Seni Terapan)

suherlin.com

Proses pembuatan karya seni rupa ini cenderung lebih sulit dibandingkan dengan karya seni rupa murni.kesulitan tersebut terjadi karena jika membuat karya seni rupa murni bisa lebih bebas berekspresi dibandingkan dengan kebutuhan praktis ini.

Membuat karya seni rupa terapan lebih mengedepankan fungsinya, dengan mengesampingkan keindahan atau estesika.

4Cabang Seni dengan Beragam Wujud

nasional.kompas.com

Seni rupa merupakan sebuah konsep atau nama dari salah satu cabang seni yang bentuk atau wujudnya terdiri dari unsur-unsur rupa yang berupa bidang, garis, tekstur, bentuk (bisa berbagai macam bentuknya), ruang, dan warna.

5Rancangan Pola

harajukushina.blogspot.com

Unsur-unsur dalam seni rupa tersebut disusun sedemikian rupa ke dalam pola tertentu yang dirancang oleh para seniman. Polanya bisa berbentuk bebas.

6Memiliki Makna

blogsuyono.com

Bentuk dari karya seni rupa merupakan rangkaian dari keseluruhan unsur-unsur rupa yang disusun dalam sebuah komposisi atau struktur yang bermakna.

Unsur-unsur tersebut tidak hanya sekedar kumpulan beberapa bagian tanpa makna, namun tetap dibuat dengan menggunakan prinsip tertentu.

7Dua Dimensi

sarungpreneur.com

Karya seni rupa ini merupakan sebuah karya yang hanya memiliki dimensi lebar dan panjang saja. Hanya bisa dilihat dari satu arah sudut pandang, seperti seni grafis, ilustrasi, seni lukis, relief, dan masih banyak lagi.

8Tiga Dimensi

kerajinangerabah.com

Karya seni rupa ini memiliki dimensi lebar, panjang, dan tinggi. Karya ini memiliki volume dan ruang yang membuatnya tampak seperti nyata. Contohnya seperti seni kriya, arsitektur, patung, dan keramik. Ada juga jenis desain produk lainnya yang berbentuk tiga dimensi.

9Tradisional

museumpurilukisan.com

Pengertian seni rupa yang masuk kategori tradisional adalah seni rupa yang dibuat dengan mengikuti pola-pola, aturan, atau pakem tertentu yang menjadi pedoman seni.

Seni rupa tradisional biasanya dibuat berulang-ulang tanpa merubah bentuk aslinya. Meskipun begitu, ia tetap saja memiliki nuansa keindahan dan kekhasan yang berbeda dari jenis modern.

Adapun aturan aturan yang dimaksud berhubungan dengan bentuk, pola, corak, penggunaan warna, bahan, dan ukuran.Aspek aspek dalam berkarya seni rupa tradisional seperti pengertian seni rupa tradisional diatas masih bertahan hingga saat ini.

10Modern

radartegal.com

Berkebalikan dengan tradisional, pengertian seni rupa modern adalah seni rupa yang mengutamakan kreativitas dan inovasi sehingga karya seni rupa jenis ini biasa menciptakan sesuatu yang baru.

Seni rupa modern meninggalkan aturan-aturan yang ada sebelumnya pada seni rupa tradisional. Seni rupa modern seolah muncul sebagai alternatif baru bagi seni rupa tradisional. Dua-duanya sama-sama indah.

11Kontemporer

sumberilmu.info

Sedangkan pengertian seni rupa kontemporer adalah seni rupa yang dipengaruhi oleh kreativitas dan kekinian. Seni rupa kontemporer seolah hadir sebagai pembaharu dari seni rupa tradisional dan modern.

Seni rupa kontemporer biasanya dibuat dengan tema yang disesuaikan dengan kondisi sekitar. Bisa bertemakan keadaan politik, kisruh ekonomi (harga melambung tinggi), wabah penyakit yang menyerang warga, bencana alam, dan lainnya.

12Sarana Pendidikan

senirupabumiartyou.blogspot.com

Seni rupa dapa dipahami juga sebagai alat untuk menyampaikan kebenaran, seperti sastra yang berbicara lantang melalui pena dan kertas. Seni rupa juga bisa melakukan hal yang sama. Hanya saja, ia bisa berupa lukisan maupun bentuk yang bisa diraba.

13Unsur-Unsur Seni Rupa

ekaoktwn.blogspot.com

Seni rupa dibangun dari beberapa unsur yang saling membentuk suatu kesatuan yang terpadu sehingga bisa kamu nikmati secara utuh. Unsur-unsur seni rupa merupakan unsur yang digunakan untuk mewujudkan sebuah karya seni rupa.

Titik, adalah unsur seni rupa yang paling dasar yang melahirkan suatu wujud dari ide-ide atau gagasan yang melahirkan garis, bentuk, atau bidang.

Teknik lukisan yang menggunakan kombinasi dari berbagai variasi ukuran dan warna titik dikenal dengan sebutan Pointilisme.

Garis, adalah unsur seni rupa sebagai hasil dari penggabungan unsur titik. Berdasarkan jenisnya, garis dibedakan menjai garis lurus, panjang, lengkung, pendek, vertikal, horizontal, diagonal, berombak, patah-patah, siral, putus-putus dll.

Macam-macam garis tersebut akan menimbulkan kesan-kesan tertentu seperti garis lurus berkesan tegak dan keras, garis patah-patah terkesan kaku, garis lengkung berkesan lembut dan lentur, dan garis spiral berkesan lentur.

Selain itu, garis juga memberikan kesan watak. Garis tegak melambangkan keagungan, kestabilan.

Garis halus, melengkung-melengkung berirama mengesankan kelembutan kewanitaan. Garis miring, melambangkan akan kegoncangan, gerak, tidak stabil.

Garis tegas, kuat, terpatah-patah mengesankan atau melangmbangkan kekuasaan. Garis nyata, ialah garis yang dihasilkan dari coretan atau goresan lengkung. Garis semu, yaitu garis yang muncul karena terdapat kesan balance pada bidang, warna atau ruang.

Bidang, adalah pengembangan garis yang membatasi suatu bentuk sehingga dapat membentuk bidang yang melingkupi dari beberapa sisi. Bidang memiliki sisi panjang, dan lebar dengan memiliki ukuran.

Bentuk, adalah unsur seni rupa dari gabungan berbagai bidang. Bentuk dikelompokkan dalam 2 macam yaitu bentuk geografis dan silindris.

Bentuk geografis ialah bentuk yang terkait ilmu ukur seperti bentuk kubistis, contohnya kubus dan balok. Bentuk silindris, contohnya tabung, bola dan kerucut.

Bentuk Non-geometris, adalah bentuk yang meniru bentuk alam, seperti hewan, manusia dan tumbuhan.

Ruang, adalah unsur seni rupa dengan dua sifat. Dalam seni rupa dua dimensi, ruang besifat semu sedangkan dalam seni rupa tiga dimensi, ruang bersifat nyata.

Ruang juga digolongkan menjadi dua yaitu Ruang dalam bentuk nyata, seperti ruangan kamar, ruangan patung. Ruangan dalam bentuk khayalan (ilusi) seperti ruangan yang terkesan dari lukisan.

Warna, adalah unsur seni rupa yang menimbulkan kesan dari pantulan cahaya pada mata. Warna Primer, adalah warna dasar yang tidak diperoleh dari campuran warna lain. Warna primer terdiri dari warna merah, kuning dan biru.

Warna Sekunder, adalah warna yang dapatkan dari campuran dua warna primer dalam takaran tertentu. Warna Tersier, adalah warna yang didapatkan dari pencampuran warna sekunder

Warna Analogus, adalah deretan warna yang letaknya berdampingan dalam satu lingkaran warna atau berdekatan, seperti deretan warna hijau ke warna kuning.

Warna Komplementer, adalah warna yang kontras dan letaknya bersebrangan yang dibentuk dalam satu lingkaran warna, misalnya warna merah dengan hijau, warna kuning dengan warna ungu.

Tekstur, adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda memiliki sifat permukaan yang berbeda. Tekstur dapat dibedakan menjadi tekstur nyata dan tekstur semu.

Tekstur nyata adalah nilai raba yang sama antara penglihatan dan rabaan. Sedangkan teksur semu adalah kesan yang tidak sama antara penglihatan dan perabaan.

Gelap Terang, adalah unsur yang bergantung dari intensitas cahaya. Semakin besar intensitassuatu cahaya maka semakin terang, sedangkan semakin kecil intensitas cahaya, maka akan semakin gelap.

Dalam karya seni rupa dua dimensi, unsur gelap terang dibuat menurut gradiensi dan pemilihan warna yang ada.

14Fungsi Seni Rupa

carajuki.com

Seni rupa memiliki fungsi sebagai karya seni individu, yaitu untuk memenuhi kebutuhan fisik dan pemenuhan kebutuhan emosional. Ada pula fungsi sosialnya, yaitu di bidang Rohani, pendidikan, komunikasi, dan rekreasi.

Dalam fungsi pemenuhan kebutuhan fisik, pada dasarnya, manusia adalah makhluk homofaber yang memiliki kecakapan untuk mengapresiasi keindahan dan dominan pada pemakaian benda-benda.

Seni terapan memang mengacu pada pemuasan kebutuhan fisik sehingga dari segi kenyamanan menjadi hal yang penting. Sebagai contoh seni bangunan, seni furniture, seni pakaian/textile, seni kerajinan, dll.

Sedangkan pada fungsi pemenuhan kebutuhan emosional, biasanya setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda dengan manusia lain. Pengalaman dari setiap orang sangatlah berbeda untuk mempengaruhisisi emosional atau perasaannya.

Contohnya, perasaan sedih, gembira, letif-lelah, kasihan, cinta, benci, dll. Manusia mampu merasakan semua itu karena pada dirinya terdapat dorongan emosional

Untuk memenuhi kebutuhan emosional, manusia memerlukan dorongan dari luar dirinya yang sifatnya menyenangkan, dan memuaskan kebutuhan batinnya.

Di sinilah fungsi seni rupa. Beberapa di antaranya seni teater, pameran lukisan, pagelaran musik, dan pameran bonsai.

Dalam fungsi sosial seni bidang komunikasi, setiap manusia pasti berkomunikasi dengan bahasa karena merupakan sarana komunikasi paling efektif dapat dengan mudah dimengerti.

Namun bahasa memiliki keterbatasan karena tidak semua bahasa dapat dimengerti seluruh orang didunia ini karena bahasa setiap negara berbeda-beda, maka dari itu dibutuhkan bahasa universal yang digunakan untuk berkomunikasi di seluruh dunia ini.

Berdasarkan pernyataan tersebut, seni diyakini dapat berperan sebagai bahasa universal. seperti affandi yang berkomunikasi ke seluruh dunia dengan lukisannya, Shakespare berkomunikasi dengan puisi-puisinya.

Berdasarkan dari contoh nyata tersebut, seni dapat menembus batasan-batasan verbal, maupun perbedaan lahiriah setiap orang.

Pada fungsi sosial di bidang pendidikan, dalam arti luas, pendidikan adalah suatu kondisi yang bertransformasi yang mengakitkan kondisi tertentu menjadi lebih maju.

Seni dapat memberikan pendidikan karena dari setiap pertunjukan seni terdapat makna dan nilai-nilai yang  hendak disampaikan.

Seni bermanfaat untuk membimbing dan mendidik mental serta tingkah laku seseorang agar berubah menjadi kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.

Jelas sekali bahwa seni rupa memiliki peran untuk menumbuhkan pengalaman estetika dan etika.

Sedangkan untuk fungsi sosial seni dibidang rohani, menurut salah satu pakar seni rupa yaitu Kar Barth, menyatakan bahwa keindahan bersumber dari Tuhan.

Agama merupakan salah satu sumber inspirasi seni yang berfungsi sebagai kepentingan keagamaan. Pengalaman-pengalaman religi menggambarkan bentuk nilai estetika.

Fungsi seni rupa pun ditujukan sebagai upaya untuk memuaskan batin seniman penciptanya atau memberikan kepuasan tersendiri, memberikan keindahan yang dinikmati secara luas berdasarkan penilaian yang berbeda.

Menyampaikan nilai-nilai budaya dan ekspresi seniman, sebagai benda kebutuhan sehari-hari atau benda praktis, sebagai media atau alat untuk mengenang suatu peristiwa tertentu, sebagai sarana ritual keagamaan.

15Seni Rupa Berdasarkan Wujudnya

suararakyatindonesia.org

Seni Rupa Dua Dimensi, adalah seni rupa dengan karya dua ukuran, yaitu panjang dan lebar. Seni rupa dua dimensi hanya dapat dilihat dari satu arah yaitu dari arah depan. Contoh seni rupa dua dimensi adalah seni lukis, seni batik, sketsa, dan seni ilustrasi.

Seni Rupa Tiga Dimensi, adalah seni rupa yang yang memiliki tiga ukuran panjang, lebar dan tinggi atau tebal (memiliki volume).

Hasil dari karya seni dapat dinikmati atau dihayati dari sembarang arah pandang. Contoh seni rupa tiga dimensi adalah seni kriya, seni taman, seni bangunan, dekorasi dan lain-lain.

16Seni Rupa Berdasarkan Massanya

rafdianto.blogspot.com

Seni rupa tradisional adalah seni rupa yang dibuat dengan pola, aturan, atau pakem tertentu sebagai pedoman dalam berkarya seni dan dibuat berulang-ulang tanpa merubah bentuk aslinya.

Aspek-aspek berkarya seni rupa tradisional seperti bentuk, pola, corak, penggunaan warna, bahan, dan ukuran masih dipertahankan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi sampai sekarang.

Sehingga seni rupa bersifat statis, sejak dulu hingga sekarang bentuk dan coraknya tidak mengalami perubahan.

Seni rupa modern, adalah karya seni yang ditandai dengan munculnya kreativitas untuk mencitakan hal yang baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Unsur kebaharuan menjadi sangat penting dan harus ada untuk memberikan karya seni rupa modern yang mengutamakan aspek kreativitas dalam berkarya sehingga tercipta suatu karya yang baru.

Sehingga seni rupa modern bersifat lebih individualis. Contoh seni rupa modern berupa lukisan, grafis, patung dan kriya.

Seni rupa kontemporer, adalah karya seni yang pemunculannya dipengaruhi oleh waktu dimana karya seni tersebut diciptakan.

Seni rupa kontemporer bersifat kekinian dan temporer yang diangkat dari seni rupa kontemporer mengenai situasi dan kondisi saat karya tersebut diciptakan.

Biasa digunakan sebagai bentuk ekspresi pribadi seniman dan mengungkapkan daya fantasi, imajinasi, maupun dengan cita-cita harapan yang dikaitkan mengenai situasi dan kondisi kapan karya tersebut diciptakan.

Seni rupa berdasarkan fungsinya, ada seni rupa terapan dan seni rupa murni. Seni rupa terapan adalah seni rupa yang dihadirkan dari tujuan praktis.

Karya yang digunakan dari benda-benda dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti senjata, poster, keramik, rumah, dll.

Seni rupa murni adalah karya seni rupa yang diciptakan bukan untuk digunakan sebagaimana benda yang memiliki fungsi, melainkan untuk mengungkapkan ide dari penciptanya.

Jenis seni rupa murni hanya mengutamakan nilai keindahan sedangkan seni rupa terapan, bebas untuk semua orang dalam mengungkapkan keinginan, harapan, impian, khayalan dalam karya seninya.

17Seni Rupa Zaman Prasejarah

duduul.com

Seni rupa dapat dikatakan sebagai bagian budaya yang usianya sudah tua. Seni rupa telah ada sejak manusia mengenal peradaban.

Karya-karya yang dimaksud, ditemukan dalam bentuk gerabah yang diberi ornament hias tertentu, patung-patung leluhur masyarakat prasejarah, serta catatan-catatan (dalam bentuk gambar) yang digoreskan pada dinding-dinding goa.

Pada akhir abad ke-19 dan permulaan abad ke-20, ditemukan pada beberapa tempat bahwa ada hasil seni yang dianggap orang-orang adalah yang paling tua hingga saat ini.

Penemuan tersebut merupakan lukisan-lukisan pada dinding gua-gua yang terdapat di Perancis Selatan dan Spanyol Utara seperti di Combaralles, Font de Gaume, Altamira, dan Alpera.

Lukisan-lukisan yang dibuat pada dinding-dinding dan langit-langit gua tersebut dibuat dengan digurat atau dicukil dengan batu tajam.

Cukilan ini diberi warna memakai batu dangklik dicampur dengan lemak binatang sebagai perekatnya. Kebanyakan terdapat gambar-gambar binatang bison atau sapi hutan. Ada juga beruang, rusa kutub, kuda liar, dan babi hutan.

18Peradaban Bangsa-bangsa Kuno

animationmovie14.weebly.com

Bangsa-bangsa timur yang mendiami daerah Timur Tengah dan Asia Kecil serta daerah Mesir dikenal sebagai bangsa-bangsa yang memiliki peradaban tinggi.

Di mesir kita dapat menyaksikan sisa-sisa peradaban tinggi dalam bentuk karya seni arsitektur, patung, serta lukisan dinding yang bernilai tinggi seperti piramida, spinx serta relief-relief dan lukisan pada dinding bagian dalamnya.

Selain bangsa Mesir, bangsa Babilonia, Asiria, dan Persia merupakan bangsa-bangsa yang memiliki kebudayaan yang tinggi.

Bangsa Yunani dan Romawi sering dijadikan titik awal perkembangan seni rupa di dunia. Lukisan-lukisan karya pelukis Yunani kuno menampilkan bentuk-bentuk geometris yang diterakan pada permukaan keramik, jambangan, serta benda-benda kerajinan tangan lainnya.

Sementara itu, bangsa Romawi karyanya dapat kita saksikan di dalam rumah-rumah bangsawan di kota Pompei.

19Seni Rupa Zaman Abad Pertengahan

flickr.com

Periode ini berlangsung mulai tahun 476 Masehi yakni pada awal perkembngan agama Nasrani di Romawi, dan berakhir pada tahun 1492, yakni pada saat ditemukannya benua Amerika.

Karya-karya seni rupa abad pertengahan banyak dipengaruhi oleh corak budaya Yuani Purba dan Romawi yang menganut kepercayaan politheisme (menyembah banyak dewa) dan dicampur dengan ajaran-ajaran Nasrani.

Pada zaman ini gereja memiliki pengaruh yang sangat besar.

20Seni Rupa Zaman Renaissance

storyofsenirupa.blogspot.com

Zaman renaissance merupakan zaman perubahan besar-besaran dalam berbagai bidang keilmuan dan seni budaya. Kemapanan gereja mulai terusik oleh berbagai pertentangan serta penemuan dalam bidang-bidang keilmuan.

Penemuan-penemuan baru dalam bidang geografi, fisika, astronomi telah dianggap sebagai hal yang menentang keberaddan dan kemapanan agama.

Galileo (1564-1642), seorang ahli fisika, ahli astronomi dan juga filsuf, ditangkap dan dipenjara dengan tanpa ditentukan batas waktunya karena penemuannya bertentangan dengan hokum-hukum yang dipercayai gereja.

Tokoh-tokoh seni rupa yang terkenal pada periode ini adalah Leonardo da Vinci, Michelangelo, dan Rafael Santi.

Karya-karya penting pada masa ini terdapat pada bentuk-bentuk bangunan gereja, lukisan-lukisan dinding, relief pada pintu-pintu rumah dan bangunan gereja, serta patung-patung perunggu yang menghiasi hampir seluruh gereja di Italia serta seluruh Eropa Barat dan Eropa Timur.

21Seni Rupa Zaman Barok dan Rokoko

mas-daof.blogspot.co.id

Kata Barok (baroque) berasal dari bahasa Romawi yang berarti “tidak beraturan” atau “menyimpang”. Michelangelo dan Palladio dianggap sebagai pelopor dari gerakan ini.

Zaman Barok terlahir pada pertengahan abad ke-16 sebagai awal mula pengaruh seni Italia di seluruh daratan Eropa.

Jika misi renaissance adalah melepaskan diri dari cara berpikir zaman pertengahan dan dipenuhi pola pikir gereja, maka barok melepaskan diri dari keterikatan tema-tema serta nuasnsa-nuansa yang terkandung pada masa renaissance.

Lukisan-lukisan pada zaman barok terkesan berlebihan dari keadaan sebenarnya. Peter Paul Rubens (1577-1640), seorang seniman Belanda, melukiskan tubuh-tubuh orang penuh dengan otot-otot serta tokoh-tokoh perkasa.

Rococo diambil dari kata “rocaile” yang berarti seni kulit kerang, sejenis kesenian yang sangat digemari pada saat itu di Italia. Pada zaman inilah bentuk-bentuk penyelewengan kaidah seni tampil meluas.

Lukisan-lukisan dibuat menjadi lebih indah dari aslinya, lebih hebat, dan agak menyimpang dari sebenarnya.

Karya seni menjadi barang pesanan kaum bangsawan dan saudagar yang memiliki banyak uang. Pada zaman ini karya seni diperjualbelikan secara salah dan menjadi komoditas yang tidak berharga.

22Seni Rupa Abad ke-19

ragamseni.com

Seni rupa pada era ini kembali corak-corak lama, seperti yang terdapat pada gaya-gaya Yunani Purba dan Romawi.

Seni rupa abad ini telah melahirkan aliran-aliran baru yang dikenal sebagai alisan klasik dan neo klasisme dalam seni lukis dan seni patung.

Beberapa catatan penting yang dapat disajikan dalam perkembangan seni rupa pada abad ke-19 ini adalah munculnya berbagai aliran seni rupa seperti romaantisme, impresionisme, realism, simbolisme, munumentalisme, dll.

Terlepasnya pengaruh agama, terutama gereja, dari corak, gaya serta nafas kesenian secara umum, menjadi ciri khas seni rupa yang lahir pada zaman ini.

Para pelukis semakin berani melakukan percobaan dengan berbagai penggunaan warna cerah sebagai pencurahan emosi dan pemikiran.

Seniman bukan lagi dari kalangan bangsawan atau yang memiliki status sosial tinggi, melainkan juga banyak yang berasal dari kalangan bawah.

Beberapa tokoh seniman yang terlahir di abad ke-19 dan mewakili aliran-aliran yang dianutnya adalah Klasisisme yaitu arsitek Bartholome Vignon (1762-1846), pelukis Jacques Louis David (1748-1825).

Romantisme yaitu Raden Saleh Sjarif Bastaman, Ludwig Richter, Kasper Friederich. Impresionisme yaitu Jean Claude Monet, Eduard Manet dll. Neo Impresioniesme yaitu Paul Cezanne, Paul Gauguin, dll.

Realisme yaitu George Hendrik Breitner, Auguste Rodin, dll. Simbolisme dan Monumentalisme yaitu Willian Blake, Pierre Puvis de Chavannes, dll. Ekspresionisme yaitu Vincent van Gogh, Eduard Munch, dll.

23Seni Rupa Abad ke-20

etismegasari.wordpress.com

Akibat pecahnya Perang Dunia I, timbullah berbagai gerakan perbaikan dalam bidang seni rupa yang meliputi fisik, material, mental, dan spiritual.

Berdirinya Negara-negara baru sebagai hasil perjuangan negeri-negeri jajahan bangsa Eropa, telah membangkitkan semangat baru dalam bidang seni rupa.

Aliran-aliran yang bermunculan pada abad ke-20 ini antara lain fauvism yang dimotori oleh Henri Matisse, dll. Kubisme menampilkan pelukis Pablo Picasso, Leo Getel, dll.

Futurisme menampilkan tokoh-tokoh peuis Carlo Carra dan Buido Severini. Absolutisme menampilakan pelukis Wassily Kadinsky.

24Seni Rupa Pada Zaman Islam

kinerjaaktif.com

Seni rupa Islam adalah seni rupa yang berkembang pada masa awal-awal kejayaan hingga akhir masa keemasan Islam. Seni rupa berkembang sampai wilayah Jazirah Arab, Afrika Utara, Timur Tengah, dan Eropa

Sebenarnya Islam dan keseniannya tersebar jauh lebih luas daripada itu dan tetap bertahan hingga sekarang.

Seni rupa Islam memiliki peran tersendiri yang cukup besar dalam perkembangan seni rupa modern di seluruh dunia.

Misalnya, dalam pemunculan unsur kontemporer seperti abstraksi dan filsafat keindahan. Seni rupa Islam juga memunculkan inspirasi pengolahan kaligrafi menjadi motif hias.

Dekorasi dalam seni rupa Islam dikenal dengan istilah arabesque. Peninggalan seni rupa Islam banyak berbentuk masjid, istana, ilustrasi buku, dan permadani.

Seni rupa Islam tidak berdiri sendiri seperti Seni rupa Buddha ataupun Barat. Ia merupakan gabungan dari kesenian daerah-daerah taklukan akibat adanya ekspansi oleh kerajaan bercorak Islam di sekitar Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Kecil, Eropa dan penaklukan oleh bangsa Mongol.

Daerah taklukan tersebut misalnya saja Persia, Mesir, Moor, Spanyol, Bizantium, India, Mongolia, dan Seljuk. Selain itu, ditemukan pula pengaruh akibat hubungan dagang, seperti hubungan dengan negara Tiongkok.

Keberagaman pengaruh inilah yang membuat seni rupa Islam sangat kaya, terutama jika dilihat dari arsitektur Islam yang memperlihatkan gabungan corak dari berbagai daerah.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here