Kamu pasti sering melihat pertunjukan seni tari bukan? Seni tari di Indonesia sangat beragam jenisnya. Setiap suku bangsa Indonesia memiliki berbagai tariannya sendiri. Terdapat lebih dari 700 suku bangsa di Indonesia. Bisa kamu bayangkan, berapa banyak jenis seni tari di Indonesia.

Selain berasal dari Indonesia, seni tari juga bisa meminjam pengaruh dari luar. Bukan hanya dari wilayah Asia, derasnya pengaruh budaya pop dari Amerika Serikat dan Korea Selatan juga memengaruhi tarian di Indonesia.

Sebenarnya apa sih pengertian seni tari? dan apa jenis-jenis seni tari yang berkembang di Indonesia?

Seni tari merupakan seni gerak tubuh yang dilakukan secara berirama. Seni dilakukan pada waktu dan tempat tertentu yang difungsikan untuk mengungkapkan perasaan, pikiran, maksud, serta pergaulan. Seni tari biasanya diiringi musik guna mengatur gerakan dan mengungkapkan maksud yang ingin disampaikan.

Menurut Hawkins, tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah oleh imajinasi dan diberi bentuk melalui media gerak sehingga menjadi bentuk gerak yang simbolis dan sebagai ungkapan si pencipta

Tarian pada umumnya merupakan perpaduan dari beberapa unsur yakni raga, rasa, dan irama. Ketiganya dilebur jadi satu membentuk tarian yang ciamik untuk dinikmati.

Adapun unsur utama dalam sebuah tari adalah gerak. Gerak dalam tarian selalu melibatkan semua anggota badan si penari. Unsur-unsur tersebut dipadukan menjadi sebuah gerakan yang enak dipandang.

Sebenarnya ada beberapa macam jenis tari. Berikut ini beberap macam jenis tari yang berkembang di Indonesia:

1Tari Tradisional

ovieputri54.wordpress.com

Jenis tarian ini biasanya tarian yang turun temurun sejak zaman dahulu. Tarian ini biasanya mempunyai nilai-nilai filosofis juga simbolis serta religius. Tidak banyak perubahan dalam gerak tari, busana, formasi hingga tata riasnya.

2Tari Tradisional Klasik

www.kidnesia.com

Pernah menyaksikan tari topeng kelana asal Jawa Barat. Nah, tarian ini termasuk tarian tradisional klasik.

Tarian yang dikembangkan oleh penari dari istana ini pada umumnya bersifat saklek dan baku. Ciri khas dari tarian ni biasanya gerakannya anggun serta busana yang cukup mewah.

Ini menambah nilai tersendiri pada jenis tarian ini. Beberapa contoh tari tradisional klasik yang difungsikan untuk menyambut tamu kehormatan diantaranya Bedhaya Srimpi (Jawa Tengah), Pakarena dan pajaga (Sulawesi Selatan), Sang Hyang (Bali).

3Tari Tradisional Kerakyatan

beritadaerah.co.id

Tarian ini lahir dan berkembang di kalangan rakyat jelata. Ciri khasnya lenih mudah ditarikan secara bersama-sama dan iringan musik lebih bertalu-talu. Tidak ada busana mewah yang ditampilkan. Busana hanya ditampilkan sangat sederhana.

Biasanya, tarian ini dilakukan untuk bersosialisasi. Contoh dari tarian ini adalah tari payung (Melayu), Jaipongan (Jawa Barat), Lilin (Sumatera Barat)

4Tari Kreasi Baru

www.wiendunuryanti.com

Tarian ini tidaklah baku dibanding tarian sebelumnya. Namun, tarian ini tetap memelihara nilai artistik. Tarian ini terus dikembangkan dengan iringan musik yang lebih bervariasi.

Tarian ini terdiri dari dua jenis, yakni tari kreasi baru yang berpola tradisi seperti karawitan, koreografi, dan tata rias serta busananya, juga tari kreasi baru tidak berpola tradisi yakni lepas dari pola tradisi yang ada.

 

5Tari Kontemporer

www.djarumfoundation.org

Adapun gerakan dari tari kontemporer biasanya berbentuk simbolik dan juga terkait pada koreografi yang bercerita dengan gaya yang unik dan penuh penafsiran.

Pada umumnya diperlukan wawasan khusus untuk menikmati jenis tari yang satu ini. iringan musik yang digunakan juga banyak yang kuarang lazim digunakan sebagai lagu pengiring, baik lagu yang sederhana samapi lagu yang menggunakan program musik komputer seperti Flutyloops.

kalau kita lihat segi koreografinya, jenis tari dibedakan menjadi beberapa macam seperti tari solo (tunggal), tari duet/berpasangan, tari kelompok ( group choreography).

 

SHARE