Kamu pernah tidak merasakan sulit tidur pada malam hari. Padahal segala sesuatunya tidak ada masalah. Kamu tidak lagi sakit, cuaca juga enak, tempat tidur hangat, perut sudah kenyang dan lampu sudah dipadamkan.

Parahnya sulit tidur ini kerap berulang beberapa hari. Nah kamu mesti hati-hati. Bisa jadi kamu menderita insomnia.

Menurut para pakar, insomnia adalah keadaan berupa gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu.

Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun. Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis.

Pada tahap yang mungkin sedikit lebih parah, penderita insomnia harus dibantu dengan obat tidur agar nyenyak dan lelap dalam tidurnya.

Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat itu memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologisĀ  yakni timbulnya keyakinan tanpa sadar jika mereka tidak akan bisa tidur tanpa bantuan obat.

Menurut para ahli ada bebera jenis insomnia. Pertama adalah gangguang susah tidur atau sleep onset insomnia. Kedua yakni selalu terbangun di tengah malamĀ  atau sleep maintenance insomnia. Terakhir
selalu bangun jauh lebih cepat dari yang diinginkan atau early awakening insomnia.

Nah salah satu cara untuk mengetahui atau menghindari insomnia adalah dengan mengetahui penyebabnya. Mari kita simak apa saja penyebab insomnia tersebut.

1Akan Bepergian Jauh

http://www.brilio.net/

Beberapa dokter spesialis kejiwaan menyebut seseorang yang akan melakukan perjalanan jauh biasanya kerap merasa khawatir, cemas, atau bahkan bahagia. Masalah ini dialami orang-orang usia berapapun, dari anak kecil hingga lansia.

Orang yang bepergian jauh ada rasa khawatir harus berpisah dengan orang terkasih seperti orang tua, suami atau istrinya.

Bahkan jika perasaannya bahagia pun orang yang akan bepergian jauh akan kerap sulit tidur karena ia akan mendapat sesuatu hal menarik di sebuah destinasi liburan pilihannya.

Melihat fakta tersebut, artinya perasaan kita sangat berkaitan erat dengan gangguan tidur, seperti halnya insomnia. Hal ini sangat wajar dan hanya terjadi sesekali waktu saja.

2Kecanduan Gadget

www.hitfix.com

Saran kita kalau akan bernajak tidur, jauhkan gadget seperti smartphone atau tablet dari tempat tidur. Soalnya, terlalu sering menggunakan gadget juga membuat insomnia.

Paparan radiasi pada cahaya gadget akan mengganggu produksi hormon melatonin yang merupakan hormon pengontrol tidur di otak. Inilah yang membuat kita sulit tidur.

Kita mungkin akan sebentar-sebantar memeriksa gagdet padahal tidak ada sesuatu yang baru. Kerap terbangun itu yang akan membuat metabolisme tubuh terganggu.

Pancaran sinar dari gadget juga akan merusak mata saat dinyalakan di lingkungan yang gelap.

3Gaya Hidup yang Salah

source: zululandobserver.co.za

Gaya hidup yang salah bisa lho menyebabkan seseorang menderita insomnia. Pola makan buruk, seperti mengonsumsi makanan berat sebelum tidur menyebabkan kekenyangan dan mengganggu proses pencernaan.

Kelainan kronis serta efek samping pengobatan penyakit tertentu juga mengakibatkan insomnia. Selain itu, kafein dalam kopi yang dikonsumsi terus menerus dan kurang berolahraga juga mempengaruhi kualitas tidur.

4Banyak Pikiran

source: oldhookmedical.com

Ini lebih ke masalah psikis namun mayoritas yang mengalami insomnia bisa jadi mengalami masalah jiwa.Beban pikiran yang terlalu banyak kita bisa bikin stres dan insomnia.

Penyebab lainnya adalah rasa takut dan cemas berlebihan terhadap suatu masalah. Biasanya ada masalah di tempat kerja atau sekolah atau bahkan di rumah yang terus menggangu pikiran sebelum tidur.

5Manajemen Waktu

nahwa.co.id

Manajemen waktu yang berantakan bisa menjadi salah satu penyebab insomnia. Ketika punya terlalu banyak aktivitas, kita jadi kesulitan membagi waktu antara antara banyak pekerjaan yang ini dan itu.

Akibatnya, waktu istirahat berkurang karena harus begadang. Jadwal tidur yang terganggu dapat berlanjut hingga beberapa hari berikutnya. Pada akhirnya yang muncul adalah insomnia