Bencana tsunami yang cukup besar dan meluluh lantakkan banyak bangunan pernah dialami Indonesia, tepatnya di Aceh pada Desember 2004 silam. Semenjak itulah nama tsunami tak lagi asing di telinga masyarakat kita.

Tsunami pun lantas menjadi salah satu bencana yang cukup diwaspadai oleh semua kalangan di negara ini, khususnya warga Aceh. Banyaknya korban jiwa atas tragedi memilukan ini menimbulkan trauma tersendiri bagi sebagian orang.

sambeltumpangpedes.wordpress.com
sambeltumpangpedes.wordpress.com

Sedangkan, tsunami itu sendiri berasal dari bahasa Jepang. Dan Jepang merupakan salah satu negara yang beberapa kali mendapat terjangan ombak besar dari lautan itu. Bahkan, gelombang tsunami terbesar pun terjadi di negeri sakura tersebut.

Nah, semenjak itulah, banyak orang yang mulai mempertanyakan bagaimana tsunami itu bisa terjadi. Faktor-faktor apa saja yang memicu terjadinya tsunami besar itu? Jawabannya akan kamu dapatkan dari penjelasan berikut ini.

1Gempa Bumi Bawah Laut

www.jendelasarjana.com

Gempa bumi yang terjadi di dasar laut lah yang menjadi penyebab utama munculnya gelombang besar tsunami menuju daratan. Tetapi, ada kriteria lain lho yang bisa membuat gempa bumi di dasar laut itu menjadi penyebab tsunami.

Kriteria gempa bumi tersebut antara lain: pusat gempa kurang dari 30 km dari permukaan laut, magnitudo gempa lebih besar dari 6.0 SR, jenis pensesaran gempa tergolong sesar vertikal.

Hal itu lah yang terjadi dengan tsunami yang menerjang Aceh di tahun 2004 lalu. Gempa bumi dengan kekuatan 9.1 SR yang berpusat di bawah laut itu menjadi pemicu terjadinya tsunami yang besar dan meratakan sebagian besar bangunan di bumi Mekkah itu.

2Letusan Gunung Berapi

slatemka.wordpress.com

Letusan gunung berapi yang menyebabkan gempa vulkanik pun dapat menjadi salah satu pemicu munculnya gelombang besar tsunami. Di tahun 1883, tsunami besar pernah terjadi akibar letusan Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda.

Selain tiu, Gunung Tambora di NTB yang pernah meletus di tahun 1815 pun memicu terjadinya tsunami di daerah Jawa Timur dan Maluku.

3Longsor Bawah Laut

www.zulkarnainazis.com

Ternyata di bawah laut itu bisa juga terjadi longsor. Hal ini disebabkan karena adanya tabrakan antara lempeng samudera dan lempeng benua yang mengakibatkan terjadinya palung laut dan pegunungan.

Tsunamic subrimarine landslide adalah nama lain yang menyebutkan peristiwa tsunami akibat longsor bawah laut ini.

4Meteor yang Menghantam Laut

zayoscleron12ta7jajangzaenudin.blogspot.com

Meteor berukuran besar yang jatuh dan menghantam lautan pun bisa menyebabkan terjadinya tsunami. Perumpaan yang dilakukan untuk menggambarkan hal ini sama dengan bola bowling yang dijatuhkan ke dalam kolam renang.

Saat bola menghantam permukaan air dan masuk ke dalam kolam, maka muncullah gelombang-gelombang yang cukup besar di kolam renang itu. Sama halnya apabila meteor yang besar menghantam ke lautan luas.

Meteor panas yang tak habis terbakar oleh atmosfer bumi akan mengikuti gaya gravitasi bumi dan kemudian jatuh. Nah, bila menghujam daratan, meteor bisa membuat cekungan yang sangat amat besar.

Namun, jika meteor itu jatuh ke laut, bukan hanya gelombang besar saja yang dihasilkan, tetapi, lempeng bawah laut pun akan mengalami ketidakseimbangan.

Itu tadi adalah beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab timbulnya bencana tsunami. Tetapi, kecepatan rambat gelombang tsunami itu berbeda-beda lho, tergantung pada kedalaman air laut.

Di laut dalam, kecepatan rambat tsunami sekitar 500-1.000 km/jam setara dengan kecepatan pesawat terbang, akan tetapi, ketinggian gelombangnya hanya sekitar 1 meter. Saat gelombang tsunami sudah mendekati pantai, kecepatan rambatnya akan berubah.

www.porink.com
www.porink.com

Gelombang tsunami memiliki kecepatan 30 km/jam dengan ketinggian hingga puluhan meter. Hal inilah yang membuat para pelayar tak menyadari jika tsunami akan datang menerjang. Mereka baru tau jika ada tsunami setelah mencapai daratan.

Saat menyaksikan sendiri dampak besar yang diakibatkan oleh gelombang tsunami. Bangunan-bangunan yang hancur, pohon-pohon yang tumbang dan banyak orang yang menjadi korban dari gelombang dahsyat bernama tsunami itu.

SHARE