Beberapa orang memandang Amerika merupakan negara pencipta pertempuran. Sehingga banyak hal yang membuat negara ini dibenci. Amerika mencatatkan dirinya di dalam sejarah mengenai beberapa perang yang menewaskan banyak nyawa manusia.

Berikut ini adalah lima serangan keji Amerika ke beberapa negara yang tak terlupakan.

1My Lai Massacre

m.log.viva.co.id

Serangan Amerika di bawah pimpinan Charlie Company pada tanggal 16 Maret 1968 menuju ke desa My Lai, Vietnam Selatan. Mereka datang ke desa ini untuk menunaikan misi “cari dan musnahkan”. Tentara Amerika ini masuk ke desa dan melakukan penembakan.

Sungguh mengerikan ulah Amerika. Mereka datang tanpa menunjukkan tanda-tanda akan menyerang. Saat tiba mereka langsung melakukan perbuatan keji dengan menembaki warga biasa yang tidak bersenjata.

Banyak sekali korban dalam serangan ini, meliputi semua golongan dan jenis, mulai dari pria, wanita, orang tua, anak-anak, bahkan bayi. Kurang lebih 300 orang warga telah ditembak atau dibayoner hingga tewas hanya dalam beberapa jam.

Dalam pembantaian ini hanya ada satu tentara yang didakwa. Tentara itu bernama William Calley Jr., ia mendapat hukuman seumur hidup, namun pada kenyataannya ia hanya menjalani hukuman selama 3,5 tahun sebagai tahanan rumah.

Dalam serangan keji ini ternyata ada tiga orang prajurit yang menolak untuk ikut dalam pembantaian. Bahkan mereka berusaha menyelamatkan beberapa orang yang selamat. Akan tetapi perbuatan mereka justru dianggap sebagai pengkhianat.

Prajurit itu pun dikucilkan oleh beberapa anggota kongres Amerika. Hingga 30 tahun kemudian, barulah jasa mereka diakui karena telah menlindungi warga sipil dari konfilk peperangan.

2The Balangiga Massacre

en.wikipedia.org

Peperangan yang terjadi antara Filipina dan Amerika ini terjadi di masa perang Spanyol-Amerika tahun 1898. Pasukan Amerika menangkap warga Filipina yang berjuang melawan pendudukan dari kedua negara tersebut.

Karena itu terjadilah perang Filipina-Amerika. Pertempuran yang terjadi di tengah hutan. Dari peperangan ini banyak korban yang gugur dari Amerika karena pemberontakan Filipina di Provinsi Samar.

www.michaeldsellers.com
www.michaeldsellers.com

Jendral Jacob H. Smith dari Amerika pun tidak terima dengan kejadian ini. Kemudian ia membalaskan dendam kepada masyarakat biasa. Jendral Jacob berkata bahwa ia tidak ingin ada tahanan. Ia hanya ingin semua orang dibunuh dan di bakar.

Semakin banyak pasukannya membunuh dan membakar warga Filipina, maka mereka akan semakin membuat senang sang Jendral. Pasukan pun mulai melakukan kampanye genosida di desa-desa.

Ia memberikan perintah, warga yang berusia di atas 10 tahun dan bisa menggunakan senjata untuk dieksekusi dan menggiring ribuan orang lainnya menuju kamp konsentrasi. Dalam peperangan ini kurang lebih menewaskan 34.000 warga Filipina.

Di kamp konsentrasi pun setidaknya 200.000 orang meninggal akibat kolera.

3Gnadenhutten Massacre

en.wikipedia.org

Tepatnya pada tanggal 8 Maret 1782, desa Gnandenhutten, Ohio Timur dikepung oleh prajurit Pennsylvania. Walaupun penduduk negara ini adalah suku Indian penganut Kristen yang damai dan tidak memihak dalam peperangan.

Akan tetapi prajurit menuduh mereka melakukan penyerangan di Pennsylvania dan memutuskan untuk membunuh semua penduduk. Para Indian pun dipisahkan dalam gubuk. Pria dipisahkan dengan wanita dan anak-anak.

Kemudian mereka dipukul hingga tewas lalu dikuliti. Dalam kejadian ini setidaknya 96 dari 100 orang Indian dibunuh dan dikuliti. Tak sampai di situ, seluruh desa pun akhirnya dibakar. Satu orang Indian dapat selamat karena lari ke hutan.

Sedangkan warga yang lain berhasil selamat dari dikuliti kemudian kabur untuk memperingatkan desa di sekitarnya.

4Serangan Udara di Azizabad

boombastis.com

Afghanistan harus mengalami kejadian pahit sejak tahun 2001, karena mereka terus-menerus melihat tewasnya masyarakat biasa oleh pasukan Amerika. Serangan udara yang terjadi pada tanggal 22 Agustus 2008 menjadi salah satu kejadian tragis.

Serangan udara yang diluncurkan ke Azizabad itu dilakukan Amerika setelah mendengar kabar bahwa komandan Taliban yakni Mullah Sidiq sedang menuju Azizabad usai menyerang pasukan Amerika. Di malam harinya, pesawat Amerika AC-130 melakukan serangan.

Bom dijatuhkan di mana-mana hingga membunuh 90 orang warga yang kebanyakan adalah anak-anak. Setelah serangan itu, Amerika mengklaim bahwa mereka telah membunuh Sidiq dan beberapa militan.

Namun, Sidiq pun muncul tanpa luka sama sekali. Hasil investigasi pun menunjukkan bahwa di desa tersebut tidak ada militan.

Tidak satu pun warga Amerika yang diadili atas kejadian ini. Tetapi seorang warga desa bernama Mohammed Nader dihukum mati oleh pemerintahan Afghanistan karena memberi informasi ke NATO yang mengakibatkan terjadinya serangan di Azizabad.

5No Gun Ri Massacre

maghis.oxfordjournals.org

Pada tanggal 25 Juni 1950 Korea Utara melakukan serangan mendadak ke Korea Selatan. Tentara Amerika yang belum terlatih dari Tokyo pun segera menuju ke medan perang.

Serangan yang mengakibatkan krisis pengungsi besar-besaran ini membuat masyarakat segera kabur ke prajurit yang baru saja tiba.

Ketakutan akan adanya penyusup yang menyamar sebagai warga biasa membuat komando Amerika untuk menjaga garis peperangan.

Tidak boleh ada warga yang melewati dan pergi dari garis peperangan tersebut. Pada hari yang sama dengan dikeluarkannya perintah tersebut 400 orang pengungsi yang berada di jembatan dekat desa No Gun Ri dibunuh oleh pasukan Amerika.

Awalnya, pasukan Amerika mengelak keterlibatannya dalam kasus ini. Tetapi di tahun 1999 kasus ini terkuak saat korban yang selamat dan tentara yang melakukan penembakan memberikan pernyataan.

Salah seorang veteran Amerika mengingat bahwa Letnan Amerika berteriak seperti orang gila untuk menembak seluruh pengungsi di No Gun Ri.

Bukan lima serangan keji itu saja yang pernah dilakukan Amerika. Masih ada pemboman di Hiroshima dan Nagasaki yang benar-benar menjadi perbincangan dunia. Serta beberapa peperangan keji lain yang pernah dilakukan Amerika.

SHARE