Komputer dalam menjalankan fungsinya  didukung oleh dua jenis perangkat. Jika salah satu perangkat rusak maka secara otomatis komputer tidak bisa digunakan kembali.

Kedua perangkat tersebut di Indonesia dikenal dengan perangkat keras atau hardware dan perangkat lunak atau software.

Pada kesempatan kali ini, kami akan berbagi informasi tentang jenis-jenis perangkat lunak yang bisa dijalankan di komputer pribadimu. Dengan mengetahui jenis-jenis perangkat lunak yang ada saat ini, kamu akan lebih mudah lagi memilih mana yang paling tepat untuk kamu gunakan.

Perangkat lunak komputer sendiri memiliki definisi sekumpulan data-data elektronik yang disimpan serta diatur oleh komputer. Data-data tersebut disimpan dalam bentuk program ataupun instruksi yang akan menjalankan berbagai macam perintah yang dapat dijalankan.

Berikut ini jenis-jenis software yang tersedia dan dapat kamu manfaatkan untuk menjalankan komputermu.

1Commercial Software

www.123rf.com

Salah satu jenis perangkat lunak komputer yang umum diketahui orang adalah perangkat lunak yang berbayar. Perangkat lunak ini dibuat untuk tujuan dan kebutuhan komersial.

Setiap pengguna yang ingin memanfaatkannya harus terlebih dahulu membelinya kepada pihak yang mendistribusikannya.

Selain membeli kepada yang mendistribusikan perangkat lunak tersebut, kamu juga bisa membelinya kepada pengembang yang membuatnya secara langsung.

Pengguna yang menggunakan perangkat lunak ini biasanya tidak diizinkan untuk menyebarluaskan ulang perangkat lunak tersebut.

Beberapa contoh perangkat lunak berbayar antara lain seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, Microsoft Office, dan lain sebagainya. Perangkat lunak berbayar dilindungi oleh undang-undang hak cipta sehingga distribusinya terbatas.

2Freeware

www.intertech.com

Freeware atau perangkat lunak gratis ini juga memiliki hak cipta dimana pengguna yang ingin memanfaatkannya diberikan kebebasan untuk mengunduh secara gratis dan tanpa batasan waktu.

Biasanya para pengembang parangkat lunak gratis ini membuatnya ditujukan untuk suatu komunitas. Namun pengembang tersebut tetap ingin mempertahankan hak ciptanya sekaligus tetap memiliki kontrol luas dalam pengembangan versi yang lebih update.

Salah satu contoh freeware yang dikenal luas masyarakat seperti Mozilla Firefox.

3Shareware

www.123rf.com

Perangkat lunak jenis ini menyediakan program gratis dengan batasan waktu tertentu dan fungsi serta kenyamanan yang lebih terbatas. Istilahnya program uji coba atau trial.

Jika pengguna ingin melanjutkan masa penggunanaan perangkat lunak atau ingin mendapatkan layanan yang lebih lengkap lagi, maka pengguna harus membayar sejumlah uang kepada distributor atau pengembang perangkat lunak tersebut.

4Firmware

www.smartphonefixes.com

Perangkat lunak jenis ini mengacu pada mode penyimpanan dalam Memory Read Only atau penyimpanan yang hanya bisa dibaca. Sifatnya lebih paten karena tidak akan melakukan pembaharuan secara otomatis walaupun ada permasalahan secara fungsionalitas.

Biasanya firmware telah tertanam dan menyatu dengan suatu perangkat keras seperti alat-alat elektronik, alat telekomunikasi dan komponen-komponen perangkat keras komputer. Sehingga firmware oleh sebagian ahli dianggap bukan perangkat lunak sepenuhnya.

5Free Software

sabarianathp.blogspot.com

Istilah free software atau perangkat lunak bebas dimunculkan dengan mengacu pada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari, diubah serta disalin dengan atau tanpa modifikasi.

Bebas di sini berarti pengguna tidak perlu meminta izin kepada siapapun untuk memanfaatkannya. Perangkat lunak bebas dalam arti free software ini berbeda dengan freeware.

Perangkat lunak ini biasanya memiliki sebuah lisensi dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi para pengguna. Pada umumnya free software dikembangkan dan dibangun oleh komunitas terbuka.

6Open Source Software

news.softpedia.com

Memiliki arti dalam bahasa Indonesia sebagai perangkat lunak sumber terbuka. Yaitu suatu jenis perangkat lunak yang kode sumbernya bersifat terbuka dan dapat digunakan untuk dipelajari, diubah, dikembangkan, ditingkatkan, serta juga dapat disebarluaskan.

Pada umumnya perangkat lunak jenis ini dikembangkan oleh komunitas terbuka yang memiliki tujuan mengembangkan perangkat lunak agar mudah dijalankan oleh para pengguna.

Distribusinya pun biasanya lebih banyak melalui para anggota di komunitas tersebut.