Tahukah kamu,bahwa tumbuhan berbunga atau Angiospermae diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu tumbuhan monokotil dan dikotil. Keduanya mudah untuk dibedakan setelah melewati proses perkecambahan.

Hal ini disebabkan, karena pada monokotil tumbuh daun tunggal atau disebut juga dengan 1 kotiledon. Sedangkan pada dikotil tumbuh dua daun tunggal atau 2 kotiledon.

Kotiledon adalah daun lembaga yang mengandung nutrisi untuk embrio. Keberadaan kotiledon ini sampai embrio tersebut memiliki daun-daun dan dapat memproduksi makanannya sendiri melalui proses fotosintesis.

Jadi, secara pengertian, monokotil adalah tumbuhan berbunga yang menghasilkan biji dengan 1 kotiledon. Sedangkan pengertian dari dikotil adalah tumbuhan berbunga atau angispermae yang menghasilkan biji dengan 2 kotiledon.

Ditambahkan lagi, bahwa tumbuhan dikotil dapat mengalami pertumbuhan eksogen, seperti pertumbuhan pada batang akibat dari penebalan kambium. Selain itu, terdapat ciri-ciri lain untuk membedakan keduanya. Antara lain seperti berikut ini.

1Biji

Monokotil: Berkeping 1.

Dikotil: Berkeping 2.

2Tulang Daun

Monokotil: Sejajar atau melengkung.

Dikotil: Menjari atau menyirip.

3Bunga

Monokotil: Jumlah mahkota, kelopak, dan benang sari bunga berkelipatan 3.

Dikotil: Jumlah mahkota, kelopak, dan benang sari bunga berkelipatan 4 atau 5 serta dapat berbuah.

Hanya saja, jumlah bagian-bagian bunga dan tulang daun tidak selalu dapat dijadikan pembeda dari monokotil dan dikotil karena pada beberapa tumbuhan tidak mengikuti ciri-ciri umum keduanya.

4Akar

Monokotil: Berbentuk serabut. Ujung akar lembaga dilindungi oleh koleoriza. Terbentuk dari batang sebagai akar adventif.

Dikotil: Berbentuk tunggang. Terbentuk dari percabangan akar utama atau radikula.

Pada sebagian besar tumbuhan dikotil, akar terbentuk dari ujung bawah embrio atau disebut juga dengan radikula.

5Pertumbuhan Sekunder

Monokotil: Tidak ada pertumbuhan sekunder. Hanya pertumbuhan memanjang ke atas.

Dikotil: Biasanya terdapat pertumbuhan sekunder sehingga dapat tumbuh membesar dan bercabang ke samping.

Pertumbuhan sekunder pada tumbuhan dikotil menyebabkan terbentuknya kayu dan kulit pada pohon serta menambah diameter pohon. Pertumbuhan ini tidak terjadi pada tumbuhan monokotil.

6Berkas Pengangkut

Monokotil: Tersebar di seluruh batang tanpa susunan khusus. Tidak memiliki korteks.

Dikotil: Membentuk cincin yang melingkar. Tersusun atas korteks dan stele atau disebut juga dengan xilem dan floem.

Xilem terdiri atas pembuluh-pembuluh xilem yang panjang dan berbentuk tabung. Xilem mengangkut air dari akar hingga ke daun untuk menggantikan air yang hilang karena proses transpirasi.

Sedangkan floem mendistribusikan produk hasil fotosintesis dari daun ke batang dan seluruh bagian tumbuhan.

Xilem dan floem terbentuk dari sel-sel kambium meristematik. Jaringan yang terbentuk dari kambium dan tumbuh ke luar akan membentuk kulit pohon, sedangkan yang tumbuh ke dalam akan membentuk batang kayu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here