Dalam kehidupan sosial yang semakin berkembang, semakin banyak peran perempuan pada berbagai bidang kehidupan. Mulai dari politik hingga bisnis. Bahkan pekerja bangunan hingga supir bus.

Tentu saja banyak juga perempuan single yang pintar telah mandiri. Banyak dari mereka yang bekerja kantoran, ada juga yang bekerja profesional seperti dokter, pengacara, dan menjadi konsultan perorangan atau perusahaan.

thenational.ae
thenational.ae

Namun, benarkah banyak diantara perempuan-perempuan yang pintar dan mandiri ini ternyata memendam problem percintaan? Mungkin mereka sendiri tidak menyadarinya.

Jika kamu salah satu dari perempuan mandiri dan pintar itu, beberapa hal di bawah ini mungkin bisa mengubah arah pemikiran kamu tentang hidup, cinta, dan perempuan yang ideal.

1Cinta dan Rasa Takut

irmanisedikit.blogspot.com

Mungkin kamu sebagai perempuan pintar memang dapat menciptakan kemandirianmu sendiri. Namun, semua orang tentu punya kekhawatiran dan rasa takut. Hal itu wajar, tetapi tidak perlu menjadi hal yang berlebihan.

Barangkali kamu tidak juga menjejaki hubungan yang serius karena membayangkan berata rumitnya sebuah hubungan. Atau mungkin saja kamu takut dikhianati setelah terlanjur menuju jenjang yang serius?

Lantas bagaimana mengatasinya?

2Bersungguh-sungguh dan Serius

tips-cewek.com

Jangan takut untuk segera masuk pada jenjang yang serius dan bersungguh-sungguh. Tidak perlulah kamu menghabiskan banyak waktu, tenaga, pikiran, dan uang hanya untuk berpacaran yang tidak pernah jelas juntrunganya.

Jika kamu ingin menguji laki-laki yang mendekatimu, tantanglah ia untuk datang ke rumah. Bertemu ayah dan ibumu, mengutarakan maksudnya pada ayah dan ibumu. Bukankah pada akhirnya seperti itu yang kamu inginkan?

3Cinta Itu Sederhana

kampungsedekah1.blogspot.com

Nah, jika ternyata banyak laki-laki yang berani mendatangi ayah dan ibu kamu. Disinilah kamu harus sedikit berpikir lebih jauh. Mereka para lelaki memang berhak memilih, tetapi kamu sebagai seorang perempuan juga berhak menolak.

Lakukanlah riset kecil-kecilan untuk menyelidiki para lelaki yang bersungguh-sungguh ini. Kamu harus memastikan bahwa calon suami kamu benar-benar taat beragama dan baik akhlaknya.

Tanyakan kepada teman-temannya bagaimana salat dan puasanya. Tanyakan bagaimana ia bersikap pada orang tua, tanyakan bagaimana hubungan kerukunannya dengan tetangga dan bagaimana perilakunya terhadap orang yang lemah dan miskin.

Bila semuanya sudah kamu ketahui, kini kamu tinggal memilih. Jika kamu telah yakin, tidak perlulah membebankan mahar yang terlalu berat padanya. Karena pada akhirnya semua miliknya juga menjadi hak kamu juga.

4Menjadi Perempuan

muslimasholeha.blogspot.com

Kamu mungkin masih belum bisa melepaskan kesibukan kerja dan karir yang entah mengapa membuatmu senang. Jangan lupa untuk mengomunikasikan hal ini pada suamimu nanti.

Sebagai pertimbangan, cobalah untuk berhenti sejenak. Berpikirlah lebih dalam. Bukankah menjadi seorang ibu adalah impian semua perempuan di dunia? Kamu mungkin belum dapat memahami impian ini.

Tentu masih banyak hal rumit dan tidak terbayangkan lainnya. Dan seluruh kerumitan itu selalu kamu bayangkan sebagai hal yang jauh lebih rumit daripada bekerja kantoran atau membangun karir kamu.

Namun, cobalah berhenti, berpikirlah dengan tenang.

5Full Time Mom

majelismuslimah.web.id

Cobalah lihat ibumu. Ia memang mungkin repot, susah, payah, tetapi pernahkah ia tidak bahagia melihat anak-anaknya? Menjadi seorang ibu bukanlah momok yang menakutkan.

Percayalah bahwa menjadi seorang ibu adalah kebahagiaan tertinggi dari semua kebahagiaan yang mungkin diraih oleh perempuan selama hidup di dunia. Maka jangan pernah berpikir untuk menjadi part time mom.

Bukankah saat menjadi wanita yang pintar dan mandiri kamu selalu bersikap profesional? Maka apa bedanya sekarang? Belajarlah untuk bersikap profesional sebagai seorang istri, sebagai ibu dari anak-anak kamu.

Maka disitulah akan kamu dapatkan cinta. Menikahlah, jadilah seorang ibu, dan dapatkan cinta kamu di sana. Karena cinta itu sederhana. Selamat belajar mendapatkan cinta!

SHARE