Menikah adalah sebuah momen yang sangat luar biasa dalam kehidupan.

Bagaimana pada akhirnya para lajang menemukan belahan jiwa yang akan menemaninya menjalani kehidupan ini.

Tentunya menikah tak bisa dimaknai hanya tentang cinta. Namun nilai pengorbanan, suka, duka, tangis, tawa, bahkan kadang pertengkaran pun juga ada dalam pernikahan.

Pernikahan ibarat roller coaster yang kadang menanjak naik kadang juga menukik turun. Seperti kadang cinta menjadi amat besar, namun kadang rasa bosan juga bisa mewarnai.

Berbicara tentang pernikahan. Proses menuju kehidupan baru tersebut tentunya memiliki setiap cerita bagi masing-masing pasangan.

Namun ada beberapa hal dari perjuangan menuju pernikahan yang ternyata hanya bisa dirasakan bagi mereka yang benar-benar serius siap menikah lho!

Jadi bagi kalian yang akan menikah karena sekedar ‘ingin’ tanpa persiapan yang matang, sepertinya perjuangan-perjuangan ini tak akan pernah sanggup kamu lewati.

Percaya tak percaya, yuk buktikan sendiri!

1Perjuangan Menemukan yang Cocok

www.ummi-online.com

Tentunya menikah itu adalah ‘dengan siapa’.

Karena ketika kita sudah merasa siap membangun sebuah rumah tangga, yang harus kita dapatkan terlebih dulu adalah calon pendamping kita.

Ada milyaran orang di bumi ini, lalu bagaimana kah cara kita untuk dapat menemukan yang cocok di hati kita?

Banyak cara yang dilakukan para single yang sudah mengaku siap membangun rumah tangga, beberapa ada yang minta dikenalkan oleh orangtua, teman, sahabat, guru, atau kenalan sendiri.

Nah, perjuangan pemantapan calon ternyata sama sekali tidak bisa kamu lakukan dengan pacaran!

Karena proses pacaran selain hanya akan membawa pada tingkat kegalauan lebih tinggi, juga kamu kadang lebih terbawa menjadi pribadi lain demi terlihat baik di depan pacarmu.

Alhasil saat menikah akan timbul kekecewaan karena ternyata pasangan tak seindah yang dilihat di awal. Aih!

2Perjuangan Meyakinkan Orangtua

Ya, orangtua adalah mereka yang mengasuh kita dari kita lahir sampai sedewasa sekarang ini. Beberapa dari mereka mungkin masih melihat kita sebagai sosok anak yang belum dewasa.

Nah, untuk meyakinkan orangtua bahwa kamu sudah cukup siap untuk menikah, selain dengan meminta izin secara tulus dan sungguh-sungguh, buktikan juga dengan tingkah lakumu.

Kalau kamu masih bersikap kekanakan dan malas-malsan, bagaimana orangtua percaya kalau kamu sudah siap membangun rumah tangga?

Itu namanya kamu belum siap menikah dan belum bisa merasakan bagaimana perjuangan merebut restu dan izin orangtua untuk menikah yang sesungguhnya. Hehehe.

3Perjuangan Mengumpulkan Modal

yaniasaisyah.wordpress.com

Modal tak hanya tentang masalah uang atau finansial, tapi juga modal kekuatan rohani dan fisik, serta kecerdasan ilmu dan wawasan dalam membangun rumah tangga yang bahagia.

Dan perjuangan mengumpulkan modal sedikit demi sedikit hingga mencapai bukit, hanya akan dirasakan dan kemudian dapat diraih bagi mereka yang serius siap menikah.

Percaya tidak?

Ya, karena mereka yang tidak betul-betul siap menikah pasti akan menyerah duluan dengan perjuangan yang satu ini.

4Perjuangan Merebut Restu Calon Mertua

nduttyroom.blogspot.com

Dan yang terakhir, inilah perjuangan yang sering dikatakan berat bagi para ‘pejuang nikah’. Hehehe.

Ada cerita-cerita unik dan bahkan mengharukan dari berbagai pasangan di dunia ini tentang bagaimana bisa menikah setelah melewati proses meminta izin yang rumit pada calon mertua.

Memang kebanyakan hal ini dirasakan oleh kaum adam, karena mereka lah yang mendatangi rumah orangtua kaum hawa untuk meminta restu menikahi anak gadisnya.

Namun ternyata beberapa calon mertua dari kaum adam juga ada yang sedikit mempersulit untuk masalah izin anaknya menikah dengan gadis pilihan si Anak.

Nah kalau sudah sampai tahap ini kamu menyerah kalah sebelum benar-benar berjuang keras, maka mungkin saja kamu belum begitu siap menikah. Betul tidak?

SHARE