alimanews.blogspot.com

Makin Terlupakan! Permainan Tradisional Lebih Banyak Manfaat Ketimbang yang Modern

Posted on

Perubahan zaman memang selalu mengandung konsekuensi. Sekarang orang semakin mudah dan nyaman karena dimanjakan dengan berbagai fasilitas teknologi canggih.

Komunikasi jarak jauh, ada handphone dan internet siap membantu. Perjalanan antar negara dan benua, setiap hari pasti ada jadwalnya di bandara. Bahkan saat ini sudah ada mobil yang bisa berjalan otomatis tanpa supir.

Menuju sesuatu yang baru pasti meninggalkan yang lama, padahal yang baru belum tentu banyak manfaatnya dan yang lama belum tentu tidak berguna. Kini, salah satu yang ditinggalkan itu adalah permainan tradisional.

Ya, anak-anak saat ini lebih akrab dengan permainan game konsol atau permainan gadget ketimbang dengan permainan tradisional. Padahal banyak pakar yang menilai mainan tradisional jauh lebih banyak manfaatnya ketimbang mainan sekarang.

Mirisnya, kalau dulu permainan modern hanya merambah perkotaan, kini di pelosok-pelosok desa anak-anak mulai demam dengan permainan elektronik tersebut. Akibatnya permainan tradisional semakin ditinggalkan dan terancam hilang kemudian hari.

Untuk itu penting bagi orang tua untuk menanamkan kecintaan pada permainan tradisional. Dan orang tua juga harus paham betapa banyak manfaat dari permainan tradisional bagi buah hatinya.

Berikut ini manfaat permainan tradisional yang perlu kamu ketahui.

Melatih Anak Bersosialisasi

iniadalahblogku.wordp

Hampir semua permainan tradisional dimainkan secara bersama-sama. Itulah mengapa permainan tradisional lebih mendorong anak untuk belajar bagaimana berhubungan dengan teman.

Bagaimana anak diajarkan untuk mementingkan sosial ketimbang individual. Anak juga dibiasakan untuk belajar jujur, belajar berbagi dengan teman, juga sabar menunggu giliran.

Permainan modern lebih sedikit menekankan interaksi sosial. Kalaupun ada game online yang menghubungkan ke banyak teman, sebetulnya si anak tetap asyik fokus pada permainan ketimbang berbincang dengan teman.

Melatih Kemampuan Fisik Anak

yogyakarta.panduanwisata.id

Salah satu manfaat besar dari permainan tradisional adalah melatih kemampuan fisik dari anak. Banyak permainan tradisional yang menguras tenaga seperti petak umpet, lompat tali, betengan, dan lain-lain.

Beda jauh dengan permainan modern yang tidak banyak menggunakan fisik. Padahal aktivitas yang menguras fisik penting bagi anak untuk pertumbuhan fisik kuat. Selain itu anak juga akan terhindar dari kegemukan karena kurang gerak

Menanamkan Sportifitas

kaskus.co.id

Jika bermain game elektronik semua sudah diatur oleh program komputer, dan tidak mungkin ada yang curang. Sedangkan pada permainan tradisional sangatlah dinamis, dibutuhkan sportifitas yang tinggi dari anak-anak yang memainkannya.

Apakah anak akan jujur atau tidak mungkin kembali ke pendidikan orang tua. Namun dalam permainan tradisional, mau nggak mau semua anak harus bermain sportif kalau tidak ingin dikucilkan dari teman-temannya.

Karena itulah secara bertahap anak akan biasa dengan aturan yang sportif untuk bermain dalam permainan seperti congklak, betengan, adu gangsing, dan adu layangan. Mereka akan belajar menerima kekalahan dan tidak jumawa dengan kemenangan.

Meningkatkan Kreatifitas

kelas-fisika.com

Permainan modern yang semuanya sudah diatur dan anak tinggal pakai saja, tentu tidak membuat anak menjadi lebih kreatif. Sedangkan permainan tradisional banyak sekali aspek yang mengembangkan kreatifitas anak.

Dalam permainan tradisional anak-anak terdorong untuk ‘mengutak-atik’ mainannya agar memenangkan lomba dengan teman, atau bahkan membuat mainan anyar agar waktu main bersamanya lebih seru lagi.

Mungkin ada dari kita ada yang pernah modifikasi layangan dengan banyak cara agar layangan bisa menang duel. Atau mengembangkan teknik gasing agar berputar lebih lama.

Membuat Anak Makin Percaya Diri

swayanaka.org

Sering berinteraksi, berbincang banyak hal dengan teman dan orang luar tentu akan membuat anak semakin percaya diri.

Banyak kasus anak yang terisolir bermain hanya di kamarnya saja akan bermasalah pada sisi psikogis, entah rasa malu atau kesulitan berkomunikasi.

Melatih Kemampuan Kerjasama

arsegalor67.wordpress.com

Dalam dunia kerja dan manajemen, kemampuan untuk menyatu dalam kerjasama tim adalah kemampuan mendasar. Jadi, anak sudah mulai belajar bekerjasama dari masa kanak-kanak dengan memainkan permainan tradisional.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *