Pernahkah kamu melihat sebuah fragmen seorang anak yang masih asyik dengan gadget-nya di saat sang ayah baru saja pulang kerja? Jangankan mencium tangan ayahnya, bahkan melihat ke arah ayahnya pun ia tidak sempat.

www.rereresuper.wordpress.com
www.rereresuper.wordpress.com

Mereka sangat sibuk dengan balapan mobil, permainan berpakaian, permainan tembak-tembakan, dan lain-lain. Begitulah potret anak zaman sekarang. Mereka tidak peka dengan lingkungannya. Mereka tumbuh menjadi anak yang individualistis dan egois.

Kalaupun mereka tidak sibuk dengan gadget, biasanya orang tua memanjakan dengan televisi. Apapun perkataan dan perilaku tokoh utama di sinteron menjadi teladan baginya.

Bagaimana dengan permainan tradisional saat kamu masih kecil dahulu? Meskipun kamu disebut anak kampungan dan hanya bermain dengan benda-benda yang murah, namun kamu pernah hidup bahagia.

Berikut ini terdapat 4 permainan tradisional yang membuatmu tersenyum karena kamu pernah bahagia.

1Petak Umpet

www.harianaceh.co.id

Permainan ini mungkin masih sering di jumpai di masyarakat modern. Cara permainannya pun sederhana dan tidak membutuhkan peralatan kecuali tembok, pohon, atau tiang sebagai markas si penjaga.

Permainan biasanya diawali dengan hompimpah dimana pemain yang kalah harus menjaga markas. Penjaga markas harus menutup mata selama pemain lain mengumpet.

Pemain penjaga dan pengumpet bermain strategi untuk menyentuh markas seraya meneriakan kata kunci seperti, Pembela, Jelung, dan lain-lain.

Adapun pengumpet yang tak lebih cepat dari penjaga harus berbaris dibelakang untuk kemudian disebutkan nomor urutan dari penjaga. Pemain kalah yang disebutkan nomor urut oleh penjaga bergantian bertugas sebagai penjaga.

2Gateng

www.ngonoo.com

Permainan ini menggunakan batu-batu kecil. Masing-masing pemain memilih 1 batu favorit sebagai senjata.

Masing-masing anak menyumbangkan jumlah batu yang sama untuk dimainkan. Permainan dibatasi oleh kotakan. Pemain tidak boleh menggelar batu melebihi kotakan.

Batu yang keluar dari kotakan di sebut maling, dan pemain lain memasukannya ke dalam kotakan. Saat batu maling terambil pemain maka pemain harus menghentikan permainannya.

Permainan sangat mudah. Pemain melemparkan batu senjata untuk kemudian mengambil batu di dalam kotakan sebelum batu senjata jatuh ke lantai. Pemain yang menang adalah yang mendapatkan batu paling banyak.

3Jam Tangan dari Daun

www.azieazah-aa.blogspot.com

Masih ingatkah dengan film Power Ranger di mana si Ranger berubah saat kejahatan menyerang kota. Antara satu ranger dengan ranger yang lainnya berkomunikasi dengan jam tangan ajaib

Mereka juga dapat berubah menjadi manusia super dengan kostum berwarna-warni dengan jam tangan ini.

Di saat masih kecil, kamu pasti menginginkan menjadi ranger seperti mereka. Kamu dan teman-temanmu membuat jam tangan atau gelang ajaib dari daun kelapa yang masih hijau.

4Kereta Pelepah Pohon Kelapa

www.kakinakl.com

Biasanya pelepah pohon kelapa yang sudah tua akan jatuh ke tanah dengan sendirinya. Ini adalah kendaraan paling keren yang digunakan anak-anak.

Ada satu anak yang bertugas menarik pelepah pohon kelapa ini. Kemudian satu anak lagi sebagai penumpang. Mereka kemudian bergantian satu sama lain.

Permainan ini paling asyik jika dilakukan saat hujan turun. Cipratan air kotor menambah keseruan permainan. Penarik pelepah akan menariknya dengan kencang seperti ngebut.

Kemudian entah sengaja atau tidak sengaja, baik penarik pelepah maupun penumpang jatuh terpelanting ke tanah. Mereka sama-sama tertawa terbahak-bahak lantaran bahagia.

wwww.marlangen.wordpress.com
wwww.marlangen.wordpress.com

Kamu dulu saat masih kecil hitam dan dekil. Sangat jauh dibandingkan anakmu sekarang yang selalu berpenampilan bersih dan wangi. Namun permainan-permainan tradisional tersebut membuatmu belajar banyak nilai-nilai

Tak ada salahnya mengajari anak-anakmu dengan permainan kampungan seperti ini. Agar mereka juga merasakan betapa bahagianya hidup di zamanmu.

SHARE