infoapajah.blogspot.com

5 Keunggulan Pesawat Karya Habibie yang Melambungkan Nama Indonesia

Posted on

B.J. Habibie hingga kini terus berkarya dan berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia. Salah satu contohnya seperti rencana beliau untuk mengembangkan sebuah pesawat yang diberi nama Regio Prop 80 atau lebih dikenal dengan R80.

Seperti disebutkan oleh Ilham Habibie, putra beliau yang sekaligus sebagai komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) bahwa prototipe atau purwarupa pesawat terbang rancangan B.J. Habibie ditargetkan mulai dibuat pada pertengahan 2016.

Hingga saat ini, B.J. Habibie beserta tim RAI masih terus menyempurnakan pembuatan desain awal R80 yang terdiri dari beberapa komponen utama seperti mesin dan sistem pengendalian pesawat.

Walaupun belum secara resmi diluncurkan dalam bentuk pesawat terbang yang siap diterbangkan, namun sudah banyak maskapai penerbangan yang memesan pesawat terbang generasi lanjutan N250 ini.

Sudah ada sekitar 145 unit pesawat terbang yang dipesan dan itu hanya dari 3 perusahaan maskapai penerbangan saja. Yaitu Kalstar Indonesia, Nam Air dan Trigana Air.

Bagi kamu yang penasaran seperti apa gambaran rancangan R80 yang katanya bisa mengalahkan keunggulan Boeing. Berikut ini ulasannya.

Kapasitas Lebih Besar

id.wikipedia.org
id.wikipedia.org

R80 merupakan hasil modifikasi dari N250 dengan badan yang dibuat lebih besar. Jika kapasitas N250 hanya bisa menampung 50 – 60 kursi maka R80 bisa menampung sampai 90 kursi. Tentunya hal ini akan menguntungkan bagi perusahaan maskapai penerbangan dalam melayani konsumennya.

Lebih Efisien dan Ekonomis

jamesprovost.com
jamesprovost.com

Keunggulan lainnya dari R80 yaitu lebih ekonomis. Baik dari segi harga yang lebih murah, biaya pemeliharaan lebih hemat, dan juga irit bahan bakar. Hal ini disebabkan karena R80 merupakan pesawat terbang yang menggunakan baling-baling atau turboprop.

Selain itu, pesawat R80 juga dapat dikendalikan secara elektronik yang dikenal dengan istilah fly by wire. Pesawat ini juga memiliki perbandingan antara angin dingin yang dihasilkkan dari udara di body pesawat dengan angin yang dikeluarkan pada engine di belakang pesawat atau bypass ratio lebih tinggi.

Artinya apa? Semakin tinggi by pass ratio sebuah pesawat, maka semakin sedikit konsumsi bahan bakar dan semakin cepat lajunya. Dibandingkan pesawat Boeing yang hanya memiliki by pass ratio 12, pesawat R80 ini bisa memiliki angka by pass ratio mencapai 40.

Baling-baling pesawat di sayap juga menggunakan teknologi terbaru yang bisa menentukan antara angin dingin dan angin panas dari mesin. Dengan teknologi tersebut, pesawat dapat melaju dengan kecepatan tinggi.

Desain untuk Rute Pendek

garuda-indonesia.com
garuda-indonesia.com

Uniknya lagi, R80 juga didesain untuk rute pendek dengan jarak tempuh kurang dari 600 kilometer. Artinya pesawat ini memang mengakomodir bandara-bandara yang memiliki landasan pendek. Sangat cocok digunakan untuk negara kepulauan seperti Indonesia.

Asli Buatan Anak Bangsa

indonesiaproud.wordpress.com
indonesiaproud.wordpress.com

Orang-orang yang memiliki andil di balik pembuatan dan penyelesaian pesawat R80 sepenuhnya adalah anak bangsa asli Indonesia. Ada sekitar 50 ahli, termasuk di dalamnya para ahli dari PT Dirgantara Indonesia. Metaformosa dari IPTN yang dulu dibekukan.

Saat ini pengembangan R80 sudah memasuki fase akhir pengembangan. Dan pesawat ini rencananya akan diproduksi secara massal bersama PT Dirgantara Indonesia yang saat ini juga tengah mengembangkan pesawat baru N219.

Dengan adanya pesawat R80 ini, nantinya diharapkan dapat mengangkat kembali pamor industri dirgantara nusantara yang pernah tenggelam hampir 17 tahun lebih.

Terbang Perdana di Majalengka

bijb.co.id
bijb.co.id

Rencananya, pesawat R80 akan terbang perdana dari Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. Habibie mengatakan bahwa dirinya memilih menerbangkan pesawatnya secara perdana di Majalengka karena pemerintah Jawa Barat sedang menyiapkan bandara baru di sana.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *