Secara alamiah, setiap manusia pasti memiliki rasa takut. Ketakutan akan sesuatu yang akan membahayakan dirinya atau membuatnya menderita. Namun, ketakutan setiap orang berbeda-beda kadarnya, dan obyek ketakutannya juga tidak sama.

Para ilmuwan psikologi mulai meneliti gejala takut pada manusia yang disebut phobia. Umumnya phobia yang dialami manusia adalah sesuatu yang cukup beralasan dan masuk diakal, ini disebut dengan phobia sederhana.

Contohnya seperti takut akan tempat ketinggian dan tempat gelap, akalnya memberi informasi berlebihan bahwa tempat ketinggian dan tempat gelap akan mencelakai dirinya. Mungkin phobia ini berdasarkan pengalaman traumatik yang pernah dialaminya.

Namun pada tingkatan lebih lanjut, ada phobia yang ekstrim, ketakutan yang sama sekali bisa dinalar oleh kebanyakan orang. Bahkan pada puncaknya, phobia ini justru membahayakan jiwa penderitanya.

Mereka lebih takut dengan sesuatu obyek yang tidak lazim ditakuti. Padahal jika dinalar, dampak phobia itu lebih berbahaya ketimbang obyek yang ditakutkan.

Apa saja bentuk phobia ekstrim yang bisa membahayakan jiwa penderitanya, berikut uraiannya.

1Cibophobia

worth1000.com

Makan adalah kebutuhan paling mendasar manusia. Bisa dibayangkan jika seseorang tidak makan dalam beberapa hari, atau lebih dari satu minggu, tentu nyawa jadi taruhannya.

Namun anehnya, ketika semua orang berebut makanan untuk bertahan hidup, pengidap cibophobia justru takut dengan makan, dan sengaja menghindari makanan.

Bisa jadi ini dikarenakan pengalaman traumatik waktu ia mengalami penderitaan saat makan, seperti tersedak berat, atau pernah keracunan makanan. Sehingga ia akan melihat makanan sebagai ancaman terhadap dirinya.

Sangat tidak masuk akal bukan? Padahal justru tidak makan itulah yang lebih amat berbahaya dan mengancam nyawa. Kasus ini pernah terjadi pada seorang gadis remaja bernama Charlotte Robinson.

Pada tahun 2007 ia mulai menderita phobia ini, dan dalam satu tahun berat tubuhnya turun derastis sampai hanya 38 kg saja. Tak lama kemudian, ia meninggal pada tahun 2008 di usia 18 tahun.

2Somniphobia

medicinalmarijuanaassociation.com

Somniphobia adalah bentuk insomnia yang ekstrim. Gejala insomnia biasanya dikarenakan kebiasaan atau gaya hidup dari seseorang. Jadi bukannya tidak mau tidur, tapi tidak bisa tidur, terutama pada jam malam.

Berbeda dengan somniphobia, penderitanya memang tidak mau tidur karena takut akan hal-hal buruk dalam tidurnya. Tidur memang kondisi dimana kita sudah out of control dari tubuh kita, itulah yang ditakutkan oleh penderita phobia ini.

Dalam kondisi out of control, bisa jadi ada yang mencelakainnya, atau tidak bisa bangun lagi dan meninggal. Atau lebih banyak dari pengidap somniphobia, takut akan hal yang mengerikan dalam mimpinya.

ayobuka.com
ayobuka.com

Mimpi-mimpi buruk yang terus berulang, tentu akan menjadi sisi traumatik tersendiri bagi seseorang. Ingat film Freddy Krueger? Makhluk misterius yang membunuh orang dalam mimpi orang yang tidur. Mungkin ini turut menginspirasi para somniphobia.

Parahnya, penderita somniphobia ini bisa tidak tidur sama sekali selama lebih dari satu hari. Kurang tidur bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan yang bisa mematikan seperti tekanan darah tinggi, sakit jantung, dan stroke.

3Rhypopobhia

pemmzchannel.com

Ini tidak kalah fatalnya dengan yang di atas. Rhypopobhia adalah rasa takut berlebihan terhadap toilet. Mungkin banyak orang yang takut dengan toilet umum, tapi kalau takut dengan toilet rumah sendiri, lantas bagaimana?

Kejadian ini dialami seorang gadis remaja kembali, bernama Emily Titterington. Ketakutannya pada toilet membuatnya seringkali menahan buang air besar.

Dalam waktu 2 bulan semenjak ia mengidap phobia itu, ususnya makin membesar dan memberikan merusak organ tubuh lain. Gadis ini akhirnya meninggal dunia karena serangan jantung di umur 16 tahun.

4Iatrophobia

beyondmylabel.net

Setiap orang yang sakit tentu harus berobat entah itu ke dokter atau ahli pengobatan lainnya. Tapi bagaimana jadinya jika seseorang saat takut berlebihan dengan yang namanya dokter.

John Dart, yang merasa dirinya mengidap kanker, memilih untuk mengakhiri nyawanya sendiri pada tahun 2007 ketimbang harus pergi ke dokter. Padahal setelah ditelisik, dia tidak ada mengidap penyakit kanker tersebut.

5Pantophobia

soktau.com

Ini adalah phobi paling banyak membunuh orang. Tidak ada kaitannya dengan gangguan kesehatan tubuh, tapi justru lebih berbahaya karena phobia ini membuat seseorang mengalami ketakutan terhadap apa saja yang ada di sekitarnya.

Bayangkan, bukan hanya pada satu atau dua obyek, tapi semua obyek yang bergerak dan mengejutkan dirinya adalah sinyal ancaman yang membuat ia menderita. Akhirnya 60% dari penderita phobia ini lebih memilih untuk bunuh diri.