Jumlah manusia di bumi terus bertambah. Jumlah kematian yang jauh lebih rendah dibandingkan jumlah kelahiran menyebabkan peningkatan jumlah penduduk bumi hampir tak terkendali.

Beberapa ilmuwan memiliki mimpi agar manusia pindah ke planet lain di ruang angkasa. Penelitian-penelitian terus dilakukan hingga mengirimkan pesawat luar angkasa yang melibatkan astronot.

Teknologi-teknologi juga terus dikembangkan agar manusia dapat bertahan hidup di planet lain terkait belum ditemukannya planet yang memiliki kenyamanan seperti bumi.

Salah satu planet dari sistem tata surya yang terlihat pada waktu maghrib atau subuh adalah Planet Merkurius. Bersama dengan Planet Venus, dan Bumi, Merkurius merupakan planet dalam karena orbitnya berada dalam sabuk asteroid.

Merkurius memiliki masa orbit mengelilingi Matahari lebih cepat daripada Bumi. Merkurius hanya membutuhkan 88 hari untuk satu kali orbit.

Merkurius juga tidak memiliki satelit alam seperti bumi yang memiliki bulan. Sumbu orbit Merkurius hampir tegak lurus dengan bidang orbit. Hal ini menyebaban Merkurius tidak mengalami perubahan musim seperti Bumi.

www.kafeastronomi.com
www.kafeastronomi.com

Terdapat 2 pesawat ruang angkasa yang pernah berkunjung ke Planet Merkurius. Pesawat ruang angkasa yang pertama bernama Mariner 10 pada tahun 1974. Tahun 2013 Pesawat ruang angkasa milik NASA bernama Messenger kembali mengambil foto Planet Merkurius.

Dari hasil jepretan foto kedua pesawat tersebut, terdapat beberapa fakta menarik yang menyebabkan tidak mungkin ditinggali manusia.

1Terdapat Kandungan Es di Kutub Planet Merkurius

www.solarviews.com

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa pada planet tersebut terdapat kandungan es dibagian kutubnya. Ini merupakan kabar yang menggemberikan.

Namun, menurut David Blewett yang dilansir space.com dalam National Geographic mengungkapkan kandungan es di kutub mungkin dapat menjadi bekal kehidupan.

Akan tetapi tambahnya bukanlah ide yang baik untuk memulai kehidupan di bagian kutub.

2Suhu Siang dan Malam Sungguh Sangat Ekstrim

www.intanmaulina-intan.blogspot.com

Suhu di permukaan Planet Merkurius pada siang hari mencapai 430oC, sedangkan pada malam hari mencapai -180oC. Alat canggih apakah yang bisa dibuat manusia agar bisa bertahan di suhu ekstrim seperti ini?

3Planet Merkurius Tidak Memiliki Atmosfer

www.intisari-online.com

Planet yang dijuluki utusan dari dewa Romawi ini tak memiliki atmosfer. Selain itu, di Planet Merkurius juga tidak ditemukan Gunung Berapi.

Kabar baiknya jika kamu tinggal di sana kamu tidak perlu khawatir ada badai, letusan gunung berapi, atau bencana alam lainnya. Namun, bayangkan apa yang akan terjadi jika tidak ada atmosfer.

Planet ini akan sangat rentah tertimpa benda-benda ruang angkasa lantaran tak ada yang melindungi.

4Tidak di Temukan Air

www.misimars.wordpress.com

Di Planet Mars juga tidak ditemukan air. Bagaimana mungkin manusia dapat bertahan hidup tanpa air? Apakah suplai air bersih dapat dilakukan dari bumi?

Waaah bisa mahal itu harga air ketika sampai di Planet Mars.

5Planet Merkurius Paling Dekat dengan Matahari

id.wikipedia.org

Jarak Planet Merkurius dengan Matahari yaitu 36.000.000 Mil atau 57.936.384 Km. Di antara 7 planet yang lainnya, Planet Merkurius paling dekat dengan pusat tata surya. Selain itu Merkurius merupakan Planet yang paling kecil.

Jarak yang sangat dekat dengan matahari inilah yang membuat suhu di permukaan Merkurius sangat ekstrim.

Berbagai fakta tersebut semakin menguatkan bahwa bumi adalah planet yang paling layak dihuni manusia. Secanggih apapun teknologi yang diciptakan manusia, tak akan pernah mampu menandingi ciptaan Allah.

Tak perlu khawatir akan kurangnya lahan kehidupan di bumi. Hal yang perlu dikhwatirkan adalah banyaknya manusia serakah yang ingin menguasai sebanyak-banyaknya permukaan bumi.

SHARE