wholemom.com

Posisi Duduk “W” dan Dampaknya Bagi Pertumbuhan Si Kecil

Posted on

Kamu pernah duduk ‘lesehan’ dengan posisi duduk “W”? Baguslah jika tidak, karena posisi duduk ini memang memiliki berbagai dampak untuk perumbahan manusia, terutama untuk pertumbuhan anak-anak.

Berikut beberapa hal yang berkaitan dengan posisi duduk “W”, ada beberapa hal umum yang tidak berdampak buruk. Namun, lebih banyak dampak buruk yang ditimbulkan. Jadi, perhatikan betul bagaimana posisi duduk buah hati kamu.

Posisi Duduk “W”

mothergoosedaynursery.com
mothergoosedaynursery.com

Posisi duduk “W” adalah posisi duduk yang menyerupai huruf “W”. Umumnya orang yang duduk dengan posisi ini duduk pada lantai atau tanpa tempat duduk seperti kursi, sofa, dan lainnya.

Mengapa Anak Duduk dengan Posisi Ini?

popsugar.com
popsugar.com

Duduk dengan posisi ini sangat mudah, hanya membutuhkan sedikit tenaga otot. Lebih dari itu, posisi duduk ini sangat memudahkan anak untuk mendapatkan keseimbangan pada saat duduk di lantai.

Namun, kamu sebagai orang tua perlu tahu bahwa dampak negatif dari posisi “W” ini lebih banyak dibandingkan “kemudahan” yang dirasakan anak saat duduk dengan posisi ini.

Kaku pada Otot

positivepotentialtherapy.wordpress.com
positivepotentialtherapy.wordpress.com

Dalam posisi duduk “W”, posisi paha, otot hyp adductors, otot pemutar bagian tubuh ke dalam dan ura keting (otot di atas tumit) saling berdekatan. Kondisi ini tidak baik untuk tubuh di kecil.

Dampak lanjutannya dapat terjadi pemendekan otot permanen dan kekakuan otot yang di alami oleh si kecil. Kamu tentu tidak ingin hal ini terjadi pada buah hati tercinta bukan? Oleh karena itu, lebih baik biasakan si kecil untuk tidak duduk dengan posisi “W”.

Hyp Dysplasia

en.wikipedia.org
en.wikipedia.org

Jika si kecil terlalu sering duduk dengan posisi ini, ia akan mengalami hyp dysplasia. Hyp dysplasia adalah kondisi sendi panggul yang lemah dan menyebabkan pinggul ‘keluar’ dari tempatnya. Kondisi ini juga disebut dislokasi pinggul.

Dislokasi pinggul ini sebenarnya adalah cacat bawaan, jadi bukan hanya kamu yang memiliki keluarga dengan riwayat hyp dysplasia yang harus menghindari cara duduk ini.

Namun, jika keluarga kamu tidak memiliki riwayat cacat bawaan ini juga tetap harus menghindarinya agar keturunan selanjutnya pada anak cucu kamu tidak ada yang mengalami hyp displasia.

Hypertonia

youtube.com
youtube.com

Hypertonia sebenarnya adalah gangguan syaraf yang dapat menyebabkan massa otot berlebih karena salah satu syaraf yang bertugas untuk mengatur regulasi pertumbuhan otot tidak berfungsi dengan baik.

Nah, jika anak yang mengalami hypertonia duduk dengan posisi “W”, hal tersebut justru semakin menambah parah pertumbuhan gerak anak menjadi semakin tidak normal.

Perbaiki Posisi Duduk “W” Anak

thebounce.ca
thebounce.ca

Kamu dan pasangan harus bekerja sama dalam menunjukkan posisi duduk yang baik demi perkembangan anak. Jelaslah bahwa posisi “W” bukanlah posisi duduk yang baik. Oleh karena itu, posisi duduk tersebut perlu diperbaiki dan dikoreksi.

Pertama, kamu harus mengikuti berbagai kegiatan yang dilakukan anak, terutama yang kemungkinan melibatkan anak duduk di lantai atau area bermain. Kamu harus ikut bermain dan ajari anak untuk duduk dengan benar, koreksi jika anak mulai duduk dalam posisi “W”.

Kedua, kamu bisa melakukan konsultasi dengan guru PAUD anak kamu untuk memita kerjasama dan bantuan untuk terus mengamati dan mengoreksi jika sewaktu-waktu anak duduk dalam posisi “W”.

Jangan lupa untuk bersabar dan terus memantau buah hati dengan pelan-pelan. Si kecil mungkin butuh waktu untuk terbiasa dengan cara duduk yang benar. Oleh karena itu kamu dan pasangan juga harus lebih telaten dalam menuntun tumbuh kembang anak.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *