Siapa tak kenal Soeharto? Setelah wafatnya beliau keluarga cendana masih menjadi sorotan publik. Presiden kedua Republik Indonesia ini tak habis-habisnya diperbincangkan lantaran sosoknya yang memang kontroversial.

www.flickr.com
www.flickr.com

Di balik ketegasan beliau dalam memimpin Indonesia, terdapat beberapa fakta yang menarik. Berikut fakta menarik di balik kontroversialnya sosok Presiden Soeharto.

1Lahir dari Keluarga Petani

www.wego.co.id

Sampai sekarang banyak anggapan bahwa kesuksesan seorang anak pasti berangkat dari keluarga yang berkecukupan. Namun tak demikian dengan Presiden Soeharto.

Anak laki-laki yang lahir di Kemusuk, Yogyakarta pada tanggal 8 Juni 1921 ini lahir dari ayah seorang pembantu lurah dalam bidang pengairan yang juga sekaligus sebagai petani.

Ibunya bernama Sukirah dan ayahnya bernama Kertosudiro. Soeharto tumbuh harus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Saat awal masa sekolah ia bersekolah di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean.

Kemudian orang tuanya pindah ke Kemusuk, Kidul sehingga ia harus berpindah ke SD Pedes. Pada akhirnya ia dititipkan pada mantri tani yang menikahi adik perempuan Soeharto di Wuryantoro.

2Sejak Kecil Bercita-cita Menjadi Militer

www.nobodycorpfound.wordpress.com

Soeharto kecil memiliki cita-cita ingin menjadi tentara atau militer. Karir militernya diawali dengan diterimanya Soeharto sebagai Prajurit Telatan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941.

Pada 5 Oktober 1945 Soeharto resmi menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bapak dari enam orang anak ini mengalami karir yang berliku di bidang militer sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.

Pertama kali Soeharto memiliki pangkat sersan tentara KNIL. Kemudian karirnya meningkat menjadi Komandan tentara PETA pada masa penjajahan Jepang. Karir meningkat menjadi komandan resimen berpangkat mayor.

Kemudian meningkat menjadi komandan batalyon dengan pangkat Letnan Kolonel.

Pada saat peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 banyak versi yang mengatakan Soeharto sangat berperan sebagai pimpinan dalam merebut ibu kota Republik Indonesia yang kala itu berada di Yogyakarta dari cengkeraman penjajah Belanda.

Serangan Umum 1 Maret 1949 adalah pembuktian pada dunia Internasional bahwa TNI mampu membela tanah air.

Jasanya dalam bidang militer tak hanya berhenti di sini. Soeharto menjabat sebagai panglima Mandala yang dipusatkan di Makassar pada operasi Pembebasan Irian Barat.

Peristiwa G-30-S/PKI pada tanggal 1 Oktober 1965 merupakan masa gonjang-ganjing bangsa Indonesia. Soeharto bergerak cepat mengambil kendali pimpinan Angkatan Darat dan mengendalikan situasi.

www.penasoekarno.wordpress.com
www.penasoekarno.wordpress.com

Setelah Jendral Ahmad Yani wafat di tangan PKI, Soeharto diangkat sebagai Panglima Angkatan Darat. Soeharto juga ditunjuk Presiden Soekarno sebagai Pengkopkamtib.

Supersemar atau Surat Perintah Sebelas Maret dari Presiden Soekarno menandai puncak karir Soeharto. Soeharto bertugas mengendalikan keamanan dan ketertiban negara setelah kudeta PKI dan mengamalkan ajaran besar Bung Karno.

Surat perintah ini diturunkan pada bulan Maret 1966.

3Paling Lama Menjabat sebagai Presiden

www.jejakindonesia.com

Keadaan politik dan pemerintahan Indonesia semakin memburuk paska pemberontakan G-30-S/PKI. Pada Maret 1967 sidang istimewa MPRS menunjuk Soeharto sebagai presiden kedua Republik Indonesia. Pengukuhan dilakukan pada bulan Maret 1968.

Masa berkuasanya Soeharto dikenal sebagai orde baru. Presiden Soeharto mengubah kebijakan politik baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Indonesia kembali bergabung dengan PBB pada September 1966.

Masa berkuasanya Presiden Soeharto baru berakhir setelah mahasiswa seluruh Indonesia demo besar-besaran lantaran kondisi politik dan stabilitas ekonomi Indonesia semakin tidak terkendali.

Pada tanggal 21 Mei 1998 pukul 09.05 WIB membacakan pidato “Pernyataan berhenti sebagai presiden RI.” Soeharto mengakhiri rezim Soeharto selama 32 tahun.

4Mendapatkan Penghargaan sebagai Bapak Pembangunan

www.beritalima.com

Pada masa pemerintahan Soeharto, Indonesia pernah menerapkan swasembada beras dan memutus mata rantai impor beras. Harga bahan-bahan kebutuhan pokok pada masa orde lama sangat murah.

Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) I sampai Repelita VI dianggap sebagai tonggak keberhasilan pembangunan masa orde lama.

Soeharto kemudian mendapatkan julukan Bapak Pembangunan meskipun terdapat kontroversi di dalam masyarakat.

SHARE