Sebelum memasuki akad nikah seseorang harus melalui fase yang namanya melamar. Melamar ini memang sich tidak harus pria tapi siapapun yang melamar harus tahu bagaimana adab melamar.

Karena tidak hanya menikah saja, melamar pun ada aturan yang harus di patuhi agar aman dan selamat, jika tidak maka resiko yang diterima juga akan menyakitkan.

Seperti yang dicontohkan Rasulullah, ada melamar itu ada beberapa macam. Bagi kamu yang ingin atau mau melamar pasangan kamu, sebaiknya kamu harus perhatikan beberapa adab melamar wanita di bawah ini

1Melihat Calon

fau2i.blogspot.com

Hal yang pertama yang harus kamu perhatikan adalah kamu harus melihat wajahnya, kadang yang dilamar itu pakai cadar atau kamu jarang sekali melihat wajahnya karena memang jarang berjumpa. Seusai hadist yang diriwayatkan oleh  Ibnu Majah.

Dari Anas bin Malik, ia berkata, ”Mughirah bin Syu’bah berkeinginan menikahi seorang perempuan.

Lalu Rasulullah bersabda, “Lihatlah ia (wanita yang kau lamar tersebut) karena hal itu akan lebih menimbulkan kasih sayang dan kedekatan diantara kalian berdua.”

Imam Ibnul Qoththon Al-Fasy berkata, “Jika sang pelamar telah mengetahui bahwa wanita tersebut tidak mau menikah dengannya dan walinya juga tidak menerima lamarannya, ketika itu ia tidak boleh (melanjutkan) memandang, walaupun dia tadi telah melamar.

Karena dia hanya boleh memandang sebagai sebab dari berlangsungnya pernikahan. Jika dia sudah yakin akan penolakannya (wanita atau walinya), hukum memandang kembali kepada hukum asal.”

2Sholat Istikharoh

fsifkui.org

Disunnahkan bagi kedua orang yang telah melakukan lamaran tersebut, khususnya bagi wanita yang dilamar untuk sholat istikharoh.

Rasulullah mengutus Zaid bin Haritsah untuk melamar Zainab, maka Zainab berkata, “Saya tidak akan melakukan sesuatu apapun kecuali dengan perintah Tuhanku.” Maka beliaupun (Zainab) berdiri dan melaksanakan shalat di masjidnya. (Riwayat Muslim)

3Tidak Melamar Wanita yang Telah Dilamar

nikahmudanikah.blogspot.com

Dari Abu Hurairah, ia berkata, ”Rasulullah bersabda, ‘Seorang lelaki tidak boleh meminang perempuan yang telah dipinang saudaranya.” (HR. Ibnu Majah).

Sudah jelas aturannya, bahwa kamu tidak boleh melamar wanita yang sudah dilamar pria lain, wanita yang sedang dilamar dan si pria menunggu dengan batas waktu yang ditentukan.

Kamu baru boleh melamar wnaita tersebut ketika sudha jelas bahwa wanita tersebut menolak lamaran pria lain.seperti yang dijelaskan dalam hadist berikut.

Dari Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Janganlah seorang laki-laki meminang pinangan saudaranya, sehingga peminang pertama itu meninggalkan (membatalkan) atau mengizinkannya.” (HR Bukhari

4Melamar Wanita yang Telah Bebas

sumsel.tribunnews.com

Maksud wanita bebas disini adalah wanita yang sudah bebas dari suaminya, cerai. Atau juga wanita yang ditinggal suaminya meninggal dan habis masa iddah nya.kecuali kalau wanita tersebut memang bujang.

Memperhatikan dan mengenali wanita yang akan dilamar memang perlu, takutnya wanita tersebut ternyata masih menjadi istri orang atau wanita tersebut mahram kita sendiri, tentu hal ini tidak diperbolehkan dalam agama.

5Merahasiakan Lamaran

madina.or.id

Dari Ummu Salamah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Kumandangkanlah pernikahan dan rahasiakanlah peminangan.

Lamaran ini memang dianjurkan tertutup dan terbatas, hanya orang-orang dekat dan terpercaya saja yang boleh tahu. Hal ini dimaksudkan agar menjaga nama baik, kehormatan dan kerahasiaan agar tidak timbul fitnah.

Karena dalam lamaram tersebut belum tentu ada penerimaan, belum tentu disetujui keluarga maupun disetujui wanita itu sendiri.

Mungkin agak berbeda dengan jaman sekarang dimana lamaran sudah terang-terangan, itu dilakukan karena memang mereka sudah diterima, sudah tahu sebelumnya.

Itulah adab yang perlu kamu perhatikan ketika kamu ingin melamar wanita, semoga bermanfaat ya.