Orang boleh bilang menjadi dokter adalah kebanggaan, menjadi guru yang mengajarkan banyak ilmu adalah banyak pahala, tapi perlu diketahui ada profesi yang lebih baik dari semua itu.

Yup, ibu rumah tangga merupakan profesi diantara profesi yang terbaik. Para wanita seharusnya sangat bangga dengan profesi ini, mereka sekolah tinggi dan cerdas bukan untuk mencari uang yang banyak tapi untuk mendidik anak agar cerdas.

Tapi sayang di sayang banyak para wanita justru memilih berkarir, mencari uang bersama suami, akhirnya anak dititipkan pembantu dan didik oleh pembantu, iya kalau pembantu itu baik kalau tidak malah jadi masalah besar nantinya.

Untuk para wanita, kalau memang tidak mendesak butuh uang dan suami masih cukup memberi nafkah untuk kebutuhan, lebih baik kamu jadi ibu rumah tangga saja, itu profesi terbaik kok, ini buktinya.

1Profesi yang Menuntut Semua Harus Bisa

akuadalahwanita.blogspot.com

Ibu rumah tangga merupakan profesi yang menuntut semua bisa. Lihat saja ibu rumah tangga harus bisa memasak layaknya seorang koki, harus bisa mengajari anak layaknya seorang guru, harus bisa mengatur uang layaknya seorang akuntan.

Ibu rumah tangga juga harus menjadi seorang ibu bagi anak, menjadi istri bagi seorang suami, menjadi tukang bersih-bersih rumah layaknya seorang tukang kebun, mencuci dan menyiapkan baju layaknya seorang pegawai laundry.

Padahal itu belum ditambah jika ibu rumah tangga juga bekerja mencari uang dari rumah, entah jualan pulsa, warung kelontong atau jualan online.

Semua pekerjaan itu harus dilakukannya dalam satu profesi, tidak bisa tidak, harus kelas dan bisa semua.

2Tidak Hanya Waktu, Tapi Juga Butuh Tenaga Setiap Saat

butikdeha.com

Waktu dan tenaga harus siap setiap saat, tidak adajam istirahat, jam meeting, kunjungan kerja dan sebagainya. Bahkan satu pekerjaan belum selesai harus mengerjakan yang lain.

Ibu rumah tangga kadang mengerjakan 2-3 pekerjaan dalam satu waktu, di saat die mencuci sambil gendong anak yang rewel, saat menyetrika sambil menidurkan anak yang ngantuk, bahkan saat ia makan pun harus sambil menyuapi anaknya.

Tidak ada waktu buat dia bersantai, tenaganya harus selalu siap, pekerjaan ini tidak akan ada habisnya, habis mengerjakan ini mengerjakan itu, selalu dan selalu bekerja.

3Tidak Kenal Jam Kerja

eritazurahmi.com

Ingat! Seorang dokter punya jam kerja, guru punya, pegawai toko punya, karyawan bank juga punya, tapi ibu rumah tangga tidak punya jam kerja, setiap saat dan setiap waktu adalah jam bekerja.

Kadang jam 10 malam anak rewel minta makan karena lapar, kadang jam 02.00 pagi anak minta diantar ke kamar mandi. Sungguh tidak jam kerja bagi ibu rumah tangga, setiap saat adalah jam bekerjanya.

4Tidak Ada Ijin, Cuti Apalagi Gaji

syafiyahluv.com

Ibu rumah tangga tidak seperti layaknya pegawai yang bisa ijin, ibu rumah tangga tidak ada, bahkan tidak bisa ijin. Tidak juga seperti karyawan bisa cuti tahunan, dapat insentif dan gaji dari pekerjaannya.

Yang ada ibu rumah tangga hanya mendapat nafkah dan cinta dari suaminya, itupun kalau ada.

5Profesi yang Berpahala

abiummi.com

Memang ibu rumah tangga tidak mendapat gaji, tidak dapat cuti, tapi ibu rumah tangga mendapat pahal yang luar biasa jika menjalankan dengan ikhlas semua pekerjaanya.

Pekerjaan dilakukan karena cinta, karena amanah dan tanggung jawab akan menjadikan profesinya adalah profesi yang terbaik di dunia, sungguh benar-benar mulia dan surga adalah balasannya.

Wallahu’alam