youtube.com

Mengenal 5 Teori Proses Terbentuknya Bumi

Posted on

Sebagai penduduk bumi, kita perlu banyak-banyak bersyukur kepada yang menciptakan bumi ini, yaitu Allah. Kenapa? Karena dengan bumi dan segala isinya inilah, kita bisa menjalani hidup seperti sekarang.

Mungkin di antara kamu pernah bertanya-tanya dalam hati, sebenarnya bagaimana sih bumi ini bisa terbentuk. Nah, pertanyaan semacam ini bukan hanya kamu saja yang pernah memikirkannya, sejak beratus-ratus tahun yang lalu, sudah banyak ilmuwan yang meneliti tentang hal ini.

santrilucu.wordpress.com
santrilucu.wordpress.com

Dari hasil penelitian masing-masing ilmuwan itulah, kemudian muncul beraneka macam teori tentang terbentuknya bumi. Apakah teori-teori itu benar adanya?

Untuk kebenarannya, tentunya hanya Allah yang tahu, manusia termasuk ilmuwan hanya bisa membuat hipotesis berdasarkan fenomena alam yang ada.

Nah, daripada kamu penasaran mengenai teori-teori yang telah dicetuskan oleh ilmuwan zaman dahulu, ada baiknya kita lihat langsung yuk teori-teorinya seperti apa. Baca dan simak yang baik ya!

Teori Kabut (Nebula)

infoastronomi.wordpress.com
infoastronomi.wordpress.com

Salah satu teori yang mengemukakan proses terbentuknya bumi adalah Teori Kabut (Nebula). Teori ini dicetuskan oleh Immanuel Kant pada tahun 1755 dan Piere De Laplace pada tahun 1796.

Teori ini mengemukakan bahwa bumi ini terbentuk dari gas. Gas-gas ini awalnya memang sudah tersedia di alam raya, yang kemudian berkumpul membentuk kabut.

Karena gas-gas tersebut masing-masing memiliki daya tarik yang sama-sama besar, oleh karena itu gas-gas tersebut membentuk kumpulan kabut yang sama-sama besar dan terlempar ke arah khatulistiwa membentuk planet-planet termasuk bumi.

Wah, benarkah bumi terbentuk dengan cara seperti itu? Tentunya itu hanya sebatas hipotesisnya manusia saja. Kita lihat lagi yuk teori lainnya.

Teori Planetesimal

iqbalzonecoolz.wordpress.com
iqbalzonecoolz.wordpress.com

Teori yang kedua yaitu teori planetisimal. Teori ini dikemukakan oleh Forest Ray Moulton dan Thomas C. Chamberlain yang merupakan seorang pakar astronomi.

Teori ini dikemukakan pada abad ke 20. Inti dari teori ini, bumi dan planet-planet lainnya terbentuk dari gas yang terlempar dari bagian tepi matahari, yang kemudian menjadi dingin dan padat.

Teori Pasang Surut Gas (Tidal)

geograph88.blogspot.com
geograph88.blogspot.com

Teori pasang surut gas dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1918. Teori ini berawal dari kisah ketika matahari masih berbentuk gas. Bagaimana kemudian bumi bisa terbentuk seperti sekarang?

Menurut teori ini, saat matahari masih berwujud gas tersebut, sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak yang cukup dekat, sehingga terjadi pasang surut gas di matahari.

Pasang surut yang dimaksud, seperti pasang surut air laut yang terjadi di bumi. Lalu, karena kejadian itu, maka ada partikel-partikel matahari yang terlempar dan pada akhirnya membentuk bumi dan planet lainnya.

Teori Bintang Kembar

ruangkabar.com
ruangkabar.com

Seorang ahli astronomi bernama R.A Lyttleton, mengemukakan bahwa galaksi dan seluruh isinya, termasuk bumi berasal dari kombinasi bintang kembar. Kemudian salah satu dari bintang kembar itu pun meledak.

Nah, bintang yang meledak itu, akhirnya membentuk planet-planet, yang pada akhirnya mengelilingi bintang yang tidak meledak. Kalian tahu apa nama bintang yang tidak meledak itu? Bintang itu bernama matahari.

Wah, kalau memang benar bumi terbentuk dari bintang yang meledak, berarti seharusnya bumi ini juga bercahaya seperti matahari dong ya!

Teori Big Bang

baitulmaqdis.com
baitulmaqdis.com

Teori yang terakhir adalah teori big bang. Teori ini mengungkapkan bahwa bumi terbentuk mulai dari puluhan milyar tahun yang lalu. Wow! sudah sangat lama sekali ya!

Awalnya, bumi terbentuk dari gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Kemudian pada akhirnya gumpalan kabut itu meledak, mendingin dan memadat membentuk planet-planet.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *